Tutup Iklan
hijab
  
login Register
partai penista agama

Partai Pendukung Penista Agama Islam Dibelakang Jokowi-Maruf Amin

7 Maret 2019 | Dibaca : 4036x | Penulis : Admin

Kejadian penistaan agama oleh Ahok (Basuki Tjahaya Purnama) menunjukkan siapa saja partai yang mendukung penista agama. Pada saat Ahok dipenjara, semua pendukung terlihat aslinya, beberapa yang terlihat:

  1. Megawati Soekarnoputri mengatakan ulama itu peramal masa depan, memakai ideologi tertutup, sambal dengan guyon, mereka yang menceritakan akherat belum tentu mengetahui, karena mereka belum pernah mengetahuinya.
  2. Sukmawati Soekarnoputri, mengatakan bahwa adzan tidak lebih baik dari kidung, hijab tidak pantas dipakai oleh orang Indonesia, dan dengan bangganya dihadapan para desainer Indonesia di acara Indonesia Fashion Week.
  3. Abu Janda/Permadi Arya, yang mengatakan bendera rosul itu bendera teroris. Sambil bilang “goblooook” yang masih percaya itu bendera rosul.
  4. Banser, yang membakar bendera rosul yang bertuliskan 2 kalimat syahadat, tidak ada respon yang serius dari pemerintah untuk pembakar bendera, malahan pembawa bendera yang ditahan.
  5. Ade Armando yang selalu menghina Islam, sebagai tanda perlawanan terhadap ditahannya Ahok.
  6. Guntur Romli, sampai men-twit bahwa Maruf Amin itu ulama su’ (jelek, buruk dan jahat) karena telah memberatkan Ahok dipersidangan penista agama.
  7. Grace Natalie, yang terus-terusan membela Ahok sebelum vonis dijatuhkan, dan setelah Ahok masuk penjarapun masih berusaha memperlihatkan sebagai anti-Islam.

Dan masih banyak lagi, kejadian di rezim ini, penistaan agama terhadap Islam makin menjamur di jaman Jokowi menjadi presiden 2014-2019.

Rakyat yang merasa tersakiti dengan ulah para pembela Ahok termasuk presiden Joko Widodo sendiri yang tidak melakukan apapun, terlihat membela sekali terhadap penahanan Ahok, sehingga menempatkan Ahok di penjara Mako Brimob (dipenjara ngga ya?).

Partai pendukung penista agama Islam pada kasus Ahok yaitu: PDIP, Golkar, Hanura, Nasdem, PPP, PKB dan PSI. Ternyata pendukung Ahok dan Joko Widodo, tidak ada perbedaan, tidak ada partai yang berpindah ke kubu yang lain.

Saat ini pemerintah sangat mengutamakan Kepolisian, sedangkan TNI tidak dianggap. Kepolisian Indonesia sudah dijadikan alat pemerintah untuk membantu teman atau partai pendukung pemerintah. Jika ada pihak oposisi melakukan kesalahan, langsung bergerak dan diproses secepat-cepatnya. Berbeda sekali jika ada masalah dengan pendukung pemerintah, walaupun dia menghina agama sekalipun, mereka tetap aman, walaupun sudah dilaporkan ke kepolisian. Semua laporan dianggap angin lalu yang tidak jelas kapan ditindaklanjuti.

Joko Widodo sengaja mengajak Maruf Amin untuk menarik suara umat Islam, karena merasa suara umat Islam banyak yang lepas sejak kejadian masjid di Tolikara dibakar dan yang diundang ke istana negara adalah orang-orang di organisasi pembakar masjid. Maruf Amin sebagai ketua MUI pada saat diajak menjadi cawapres, umur 76 tahun, memang sudah diinginkan oleh PDIP. Agar nanti jika Jokowi menang, wakil presidennya tidak bisa melanjutkan untuk mencalonkan menjadi presiden karena sudah sepuh, itu pun jika Maruf Amin bisa menyelesaikan jabatannya. Jika diperjalanan waktu, Maruf Amin meninggal dunia, wakil presiden pengganti bisa saja Ahok atau Luhut B Panjaitan.

 

 

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Dibalik Kecantikan Pramugari Tiongkok Ternyata Ada Ketangguhan yang Tersembunyi
4 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Di seluruh dunia, pastinya pramugari untuk pesawat haruslah cantikk. Mereka juga diwajibkan menyambut dan melayani penumpang maskapai dengan ...
JK Optimis Ekonomi Tahun 2018 Bakal lebih Baik
3 November 2017, by Admin
Tampang.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) optimistis prospek perekonomian Indonesia tahun 2018 bakal lebih baik. Kondisi itu didukung sejumlah indikator ...
Konsumsi Tahu Setiap Hari Bagus untuk Tubuh dan Aman bagi Keluarga
27 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Tahu jenis makanan kampung kata kebanyakan anak muda jaman sekarang, ayam,  daging,  burger, social, nugget dll adalah makanan kekinian ...
Solusi Serangan Ransomware pada Siber Perusahaan Indonesia 2018
9 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Dari data Kementerian Komunikasi dan Informatika yang diperkuat oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, dalam setiap ...
Trik Agar Program Diet di Bulan Puasa Berhasil
1 Juni 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Selain berguna untuk memenuhi kewajiban ibadah, berpuasa juga dapat menjadi kesempatan untuk menurunkan berat badan. Memang masuk akal, karena jika di ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab