Tutup Iklan
hijab
  
login Register
partai penista agama

Partai Pendukung Penista Agama Islam Dibelakang Jokowi-Maruf Amin

7 Maret 2019 | Dibaca : 6045x | Penulis : Admin

Kejadian penistaan agama oleh Ahok (Basuki Tjahaya Purnama) menunjukkan siapa saja partai yang mendukung penista agama. Pada saat Ahok dipenjara, semua pendukung terlihat aslinya, beberapa yang terlihat:

  1. Megawati Soekarnoputri mengatakan ulama itu peramal masa depan, memakai ideologi tertutup, sambal dengan guyon, mereka yang menceritakan akherat belum tentu mengetahui, karena mereka belum pernah mengetahuinya.
  2. Sukmawati Soekarnoputri, mengatakan bahwa adzan tidak lebih baik dari kidung, hijab tidak pantas dipakai oleh orang Indonesia, dan dengan bangganya dihadapan para desainer Indonesia di acara Indonesia Fashion Week.
  3. Abu Janda/Permadi Arya, yang mengatakan bendera rosul itu bendera teroris. Sambil bilang “goblooook” yang masih percaya itu bendera rosul.
  4. Banser, yang membakar bendera rosul yang bertuliskan 2 kalimat syahadat, tidak ada respon yang serius dari pemerintah untuk pembakar bendera, malahan pembawa bendera yang ditahan.
  5. Ade Armando yang selalu menghina Islam, sebagai tanda perlawanan terhadap ditahannya Ahok.
  6. Guntur Romli, sampai men-twit bahwa Maruf Amin itu ulama su’ (jelek, buruk dan jahat) karena telah memberatkan Ahok dipersidangan penista agama.
  7. Grace Natalie, yang terus-terusan membela Ahok sebelum vonis dijatuhkan, dan setelah Ahok masuk penjarapun masih berusaha memperlihatkan sebagai anti-Islam.

Dan masih banyak lagi, kejadian di rezim ini, penistaan agama terhadap Islam makin menjamur di jaman Jokowi menjadi presiden 2014-2019.

Rakyat yang merasa tersakiti dengan ulah para pembela Ahok termasuk presiden Joko Widodo sendiri yang tidak melakukan apapun, terlihat membela sekali terhadap penahanan Ahok, sehingga menempatkan Ahok di penjara Mako Brimob (dipenjara ngga ya?).

Partai pendukung penista agama Islam pada kasus Ahok yaitu: PDIP, Golkar, Hanura, Nasdem, PPP, PKB dan PSI. Ternyata pendukung Ahok dan Joko Widodo, tidak ada perbedaan, tidak ada partai yang berpindah ke kubu yang lain.

Saat ini pemerintah sangat mengutamakan Kepolisian, sedangkan TNI tidak dianggap. Kepolisian Indonesia sudah dijadikan alat pemerintah untuk membantu teman atau partai pendukung pemerintah. Jika ada pihak oposisi melakukan kesalahan, langsung bergerak dan diproses secepat-cepatnya. Berbeda sekali jika ada masalah dengan pendukung pemerintah, walaupun dia menghina agama sekalipun, mereka tetap aman, walaupun sudah dilaporkan ke kepolisian. Semua laporan dianggap angin lalu yang tidak jelas kapan ditindaklanjuti.

Joko Widodo sengaja mengajak Maruf Amin untuk menarik suara umat Islam, karena merasa suara umat Islam banyak yang lepas sejak kejadian masjid di Tolikara dibakar dan yang diundang ke istana negara adalah orang-orang di organisasi pembakar masjid. Maruf Amin sebagai ketua MUI pada saat diajak menjadi cawapres, umur 76 tahun, memang sudah diinginkan oleh PDIP. Agar nanti jika Jokowi menang, wakil presidennya tidak bisa melanjutkan untuk mencalonkan menjadi presiden karena sudah sepuh, itu pun jika Maruf Amin bisa menyelesaikan jabatannya. Jika diperjalanan waktu, Maruf Amin meninggal dunia, wakil presiden pengganti bisa saja Ahok atau Luhut B Panjaitan.

 

 

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kecanggihan Gadget bisa Memandu Menemukan Wi-Fi Gratis
16 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Semakin banyak gadget bermunculan, semakin banyak kecanggihan diberikan saling bersaing satu sama lain. Belakaangan ini ada aplikasi-aplikasi ...
Kasih Sayang Orang Tua Sepanjang Masa
12 November 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Memiliki anak adalah suatu anugrah terindah yang telah Tuhan berikan kepada kita,dan sebagai orang tua kita tak lepas untuk selalu mendoakan yang ...
Golkar Tetap Mendukung Jokowi Sekalipun Bukan Airlangga Cawapresnya
26 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Seperti diketahui sebelumnya Jokowi merupakan calon terkuat hingga saat ini. Jokowi telah mendapatkan dukungan dari PDIP, Golkar, PPP, NasDem dan ...
Ibu, Mungkin Ini Penyebab Anak Tidak Mau Makan
14 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Anak yang sulit untuk makan mungkin menjadi salah satu masalah yang dialami orang tua. Biasanya, orangtua memaksakan anak mereka untuk makan, ...
Dua Tahun Menikah Belum Punya Anak, Ini Dia Penyebabnya!
8 Februari 2018, by Maman Soleman
Penyebab seseorang susah hamil atau disebut dengan infertilitas adalah jika sudah menikah lebih dari satu tahun dan berhubungan seksual secara teratur 3-4 kali ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab