Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Naik Kereta Api di Zaman Now...

Naik Kereta Api di Zaman Now...

26 Juni 2018 | Dibaca : 464x | Penulis : Dika Mustika

Kapan terakhir kamu memesan tiket kereta api? Pernahkah kalian melihat di televisi atau mengalami sendiri betapa di zaman tahun 90-an akhir hingga sekitar 2000 awal terlihat barisan panjang orang mengantri tiket, khususnya ketika lebaran tiba. Tak sedikit orang yang mungkin terjepit, tertindih, dan kepanasan ketika mereka mengantri tiket untuk mudik lebaran. Masih terbayang ketika mereka yang hendak mudik kala itu membawa barang bawaan sekaligus mengantri tiketnya. Dan aku mendengar juga dari orangtuaku saat itu ada juga calo. Untuk yang tidak ingin berjejal-jejalan mengantri tiket, bisa membeli tiket di calo. Tentunya ada harga berbeda untuk membayar biaya ‘antriaannya’. Harga tiket yang dibeli dari calo bisa jauh lebih mahal daripada harga tiket yang sesungguhnya. Tapi itu adalah salah satu pilihan yang diambil oleh pemudik yang enggan mengantri. Mungkin adanya calo ini bisa menjawab masalah antrian dengan caranya sendiri. Namun dari adanya calo ini jugalah ada masalah bari, yakni beredarnya tiket palsu! Ketika di dalam kereta ada 1 tempat duduk dengan 2 penumpang dan masing-masing memegang tiket dengan nomor tempat duduk tersebut. Ketika diselidiki, ternyata dalah satu dari mereka membeli tiket di calo.

Nah, untungnya masalah antrian tersebut kini sudah terjawab dengan cara pembelian tiket kereta api online. Tak perlu juga ada masalah 1 tempat duduk dengan 2 penumpang yang berbeda. Masalah antrian dan ‘kesalahan tiket’ terjawab sudah. Kini para pemudik tinggal membuka situs resmi pemesanan tiket kereta api, pilih kota tujuan, pilih juga kereta yang diinginkan, menuliskan nama penumpang dan juga nomor identitasnya, membayar dengan cara transfer, dan akan mendapatkan kode tertentu setelah proses pembayaran dilakukan. Setelah itu kita bisa tenang hingga menunggu waktu keberangkatan. Tapi pastikan sebelum berangkat untuk mencetak boarding pass. Walau pun sudah mendapatkan kode booking tiket ketika kita membeli tiket secara online, kita belum mendapatkan wujud tiket fisiknya (boarding pass). Setelah mencetak boarding pass di check in counter, barulah kita bisa masuk ke kereta sesuai dengan yang kita pesan. Oh, bagi kalian yang masih ingin memesan tiket secara offline, jangan khawatir! Layanan memesan tiket offline tetap ada kok, hanya memang kini menjadi lebih tertib. Ketika memesan tiket wajib mencantumkan nomor identitas penumpang, jadi memang setiap tiket diperlakukan personal. Identitas ini juga lah yang nanti akan diperiksa di pemberangkatan dan juga di dalam kereta.

Kembali lagi ke zaman dulu. Dulu, di stasiun sungguh berjejal orang-orang. Semua berkumpul jadi satu di stasiun, entah itu penumpang, pengantar, porter, atau pun orang yang mungkin hanya ingin nongkrong di stasiun. Kini stasiun lebih teratur dan rapi. Yang ada di bagian dalam stasiun hanyalah para penumpang. Orang yang tidak berkepentingan tidak lagi memenuhi stasiun seperti zaman dahulu. Untuk masuk ke area dalam stasiun pun melalui pemeriksaan tiket. Jadi berjejalan di dalam stasiun tidak terjadi lagi dengan adanya pengaturan masuknya.

Tertarik memesan tiket dan naik kereta api zaman now?

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Tebing Misterius ini Menghasilkan 'Telur' Setiap 30 Tahun
13 September 2017, by Rachmiamy
Fenomena unik terjadi di Qiannan Buyei, Provinsi Guizhou, China. Para ahli geologi percaya bahwa mereka mungkin akhirnya akan berhasil memecahkan misteri di ...
Pemain U-22 ini Masuk ke Skuat Garuda Senior!
1 September 2017, by Akbar Gemilang Suzli
Dalam persiapan melawan timnas Fiji hari Sabtu (02/09/2017) di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Luis Milla memanggil 20 pemain senior. Namun, terdapat nama ...
Hindari 7 Kebiasaan ini yang Bikin Gampang Lupa dan Otak Lemot
31 Juli 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Memiliki teman yang susah diajak ngobrol karena ga nyambung sangat menyebalkan. Harus menjelaskan berulang kali agar dia paham hanya ...
Polusi Cahaya Menjadi Ancaman Baru terhadap Penyerbukan Tanaman
23 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Cahaya buatan mengganggu penyerbukan nokturnal dan menyebabkan berkurangnya jumlah buah yang dihasilkan tanaman. Hilangnya penyerbukan malam hari ini tidak ...
Mendapat Nomor Urut 19, Akhirnya PBB dapat Mengikuti Pemilu 2019
7 Maret 2018, by Zeal
Tampang.com - Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang, akhirnya Partai Bulan Bintang (PBB) yang dipimpin oleh Yusril Ihza Mahendra berhasil ditetapkan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview