Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Meski Gatal, Bentol Akibat Serangga Ternyata Tak Boleh Digaruk

Meski Gatal, Bentol Akibat Serangga Ternyata Tak Boleh Digaruk

13 Maret 2018 | Dibaca : 318x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Tinggal di negara beriklim tropis, gigitan serangga adalah gangguan yang kita temukan hampir setiap hari. Wajar memang, karena suhu panas yang dikeluarkan tubuh seperti undangan yang mengajak serangga datang.

Ketika terkena gigitan serangga, terutama nyamuk, tangan otomatis menggaruk bagian yang terserang itu. Hal ini karena munculnya rasa gatal pada daerah tersebut yang tak tertahankan.

Serangga biasanya tertarik pada kita ketika kita tengah berkeringat. Sebenarnya, alasan serangga mendekat bukan karena keringat, namun karena kandungan karbon dioksida didalamnya.

Gigitan serangga biasanya menimbulkan rasa gatal yang hanya akan terpuaskan degan menggaruknya. Kenapa ya bisa seperti itu?

Ketika digigit serangga, misalnya nyamuk, moncongnya yang panjang dan menyerupai sedotan akan menusuk kulit. Saat ini terjadi, serangga akan memasukkan ludahnya ke dalam kulit, jelas Jorge Parada MD, penasihat medis di National Pest Management Association, dikutip dari laman Reader's Digest.

Ludah nyamuk mengandung berbagai protein yang akan dianggap sebagai penyusup oleh tubuh. Hal ini akan memposisikan sistem imun dalam kodisi siaga, dan melepaskan senyawa yang dikenal sebagai "histamin".

Histamin membantu sel sistem imun untuk mengalir lancar ke titik gigitan. Hal ini terjadi baik Anda digigit atau disengat serangga.

Dan ternyata, rasa gatal yang timbul ketika akibat gigitan serangga adalah hal yang sehat. Jika Anda memiliki sistem imun yang rendah, tubuh tidak akan memberikan respons, ujar Jennifer T. Haley, MD, dan hal ini membuka risiko terkena infeksi.

Namun sesehat apapun sistem imun, histamin tadilah yang menyebabkan timbulnya rasa gatal. Mereka juga bertanggungjawab atas munculnya bentol atau bengkak di tempat gigitan, jelas Dheeraj Taranath, DO, Direktur Regional Medis dari MedExpress.

Namun sayangnya, menggaruk gigitan serangga bukanlah hal yan baik. Pertama-tama, menggaruk hanya akan merangsang ludah nyamuk tadi, sehingga akan meningkatkan respons histamin.

Kedua, menggaruk bisa menggores kulit, yang kemudian membuat bakteri dari permukaan kulit dan kuku jari masuk ke dalam tubuh. Hal ini bisa berujung pada infeksi bakteri.

Jika Anda tidak bisa menekan dorongan untuk menggaruk, setidaknya cobalah pilihan yang lebih aman seperti menggosok area yang gatal dengan telapak tangan, saran Dr. Taranath. Dia juga merekomendasikan untuk mencuci gigitan nyamuk dengan sabun untuk membasuh bakteri dan mengurangi rasa gatal.

Jika Anda menggaruk sampai berdarah, waspadai tanda-tanda infeksi. Jika ini terjadi, Anda mungkin akan memerlukan antibiotik.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Badai Maria di Puerto Riko Menewaskan 34 Orang dan Mengakibatkan Kerugian 1200 Trilyun
5 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Korban tewas resmi dari Badai Maria di Puerto Riko meningkat menjadi 34 dari semula 16, kata gubernur wilayah A.S. pada hari Selasa lalu. Gubernur Ricardo ...
Ini Alasan Mengapa Menikah Tak Lagi Prioritas Utama
9 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika kita menjalin hubungan cinta, tentunya menikah menjadi tujuan utama dari hubungan tersebut. Namun, dalam survei yang dilakukan, saat ini ...
Restoran Mengembalikan Cincin Tunangan, Pria Ini Menggratiskan 5000 Mangkuk Mie untuk Orang-Orang
19 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Seorang pengusaha China menggratiskan 5.000 mangkuk gratis mie kepada orang-orang karena sebuah cincin pertunangan seharga $ 45.000 yang hilang di restoran mie ...
Lagi Jalan-Jalan? Hindari 5 Makanan Ini!
9 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Meskipun dalam perjalanan, tentunya makan tetap menjadi salah satu hal penting untuk dilakukan. Dengan memenuhi nutrisi dalam tubuh, tentunya ...
Kompetisi Basket Indonesia Bakal Diramaikan Pemain Asing
4 November 2017, by Admin
Tampang.com - Indonesian Basketball League (IBL) Pertalite musim 2017-2018 mulai bergulir pada Desember mendatang. Kompetisi bola basket kasta tertinggi di ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab