Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Menjelang Mudik, Ini Hari Terbaik dan Terburuk untuk Melakukan Perjalanan

Menjelang Mudik, Ini Hari Terbaik dan Terburuk untuk Melakukan Perjalanan

18 Juni 2017 | Dibaca : 486x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Jika bicara tentang mudik, pasti terbersit pada benak kita masalah yang utama saat mudik yakni jalanan pasti macet.

Tak bisa dipungkiri, besarnya volume kendaraan di jalan menuju kota-kota tujuan menjadi pemandangan yang tidak asing lagi pada saat mudik. Antrean kendaraan di ruas tol, kemacetan-kemacetan yang terjadi dipersimpangan jalan akan Anda temui saat mudik ke kampung halaman.

Waze, salah satu aplikasi yang bisa membantu Anda mencari jalan terbaik untuk menghindari macet, pada Kamis (15/6/2017) merilis waktu-waktu terbaik kapan Anda harus melakukan perjalanan agar terhindar dari macet.

Survei yang dirilis oleh Waze ini menganalisa kemacetan lalu lintas di Indonesia dengan menggunakan informasi yang dimasukkan Wazers ke dalam aplikasi pada bulan Ramadhan tahun lalu. Untuk mendapatkan data dan temuan yang sebanding, Waze merekam data dari empat minggu sebelum dan empat minggu sesudah Lebaran

Menurut survey tersebut, waktu terbaik untuk bepergian adalah di hari Selasa. Berdasarkan temuan Waze, di hari Selasa 27 persen kendaraan lebih sedikit dibandingkan hari lainnya. Ini tidak hanya terjadi pada saat momen mudik tetapi pada saat hari-hari besar lainnya.

Selain Selasa, hari Sabtu juga menjadi hari yang bagus untuk Anda bepergian. Di hari Sabtu sekitar 16 persen kendaraan lebih sedikit dibandingkan hari lainnya. Namun dengan catatan, jika Anda berpergian di hari Sabtu, sebaiknya Anda jalan sebelum pukul 12.00 WIB.

Jika Selasa dan Sabtu adalah waktu terbaik untuk melakukan perjalanan, maka hari Senin dan Minggu adalah hari terburuk untuk Anda jika ingin melakukan bepergian.

Di hari Minggu ada 16 persen kendaraan lebih banyak dari hari biasanya mulai pukul 10.00 WIB sampai 22.00 WIB. Hari Senin juga menjadi hari terburuk karena ada 21 persen kendaraan lebih banyak di hari ini, namun kepadatannya tak bertahan lama, hanya berlangsung selama empat jam mulai pukul 10.00WIB sampai 14.00WIB.

Dalam survey tersebut Waze juga menemukan bahwat tingkat kecelakaan saat Ramadhan meningkat sebesar 80 persen, notifikasi gangguan perjalanan meningkat sebesar 65 persen, kemacetan lalu lintas meningkat sebesar 64 persen, dan jumlah polisi di jalanan berkurang sebesar 19 persen.

Selain itu, saat musim libur, jam sibuk dimulai lebih awal (sekitar pukul 10 pagi, dimana biasanya dimulai pukul 12 siang). Tingkat lalu lintas di beberapa kota di Indonesia juga meningkat, seperti di Bandung, Cirebon, Denpasar, Malang, Semarang, Surakarta, dan Yogyakarta. Biasanya tingkat lalu lintas mulai menanjak sehari sebelum mudik Lebaran

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Barcelona Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Liga Spanyol 2017/2018 dengan Raihan 31 poin
5 November 2017, by Rachmiamy
Barcelona memperkokoh posisinya di puncak klasemen sementara Liga Spanyol 2017/2018. Bermain di Stadion Camp Nou, Barcelona berhasil mengalahkan tamunya ...
hormon kemarahan
19 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Tak sedikit orang yang menganggap jika kita lapar maka akan mudah marah, mudah tersinggung dan yang lainnya. Kaitan antara lapar dan emosi ...
Vitamin Pada Daun Kelor Sangat baik Untuk Kulit.
24 Mei 2018, by oteli w
Vitamin Pada Daun Kelor Sangat baik Untuk Kulit.   Kelor dengan nama ilmiah Moringa oleifera sudah menjadi salah satu bahan sayuran yang paling ...
Trump Memperpanjang Sanksi yang Diberlakukan Obama Terhadap Libya
10 Februari 2018, by Slesta
Presiden Donald Trump pada hari Jumat memperpanjang keadaan darurat yang memberlakukan sanksi sepihak terhadap Libya, sebuah tindakan yang diperintahkan oleh ...
Manfaat Jamur Tiram yang Wajib Diketahui
14 Juni 2018, by oteli w
Manfaat Jamur Tiram yang Wajib Diketahui   Jamur tiram tidak hanya bermanfaat untuk mengenyangkan dan memanjakan lidah tetapi juga baik untuk ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab