Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Menikah Usia Dini Jadi Tren Generasi Millennial

Menikah Usia Dini Jadi Tren Generasi Millennial

27 September 2017 | Dibaca : 936x | Penulis : Retno Indriyani

Pernikahan merupakan acara sakral yang harus dipikirkan secara matang agar tidak menyesal dikemudian hari. Saat ini pernikahan usia dini menjadi tren bagi generasi millennial bukan lagi hanya terjadi di daerah pedesaan namun sedang marak terjadi di daerah ibu kota.

Anak muda di daerah ibu kota banyak yang melakukan nikah pada di usia dini, padahal nyatanya dapat membawa dampak buruk bagi anak maupun perempuan. Bukan hanya itu pernikahan di usia muda sangat berisiko terjadinya kekerasan dalam rumah tangga, mengganggu hingga terhentinya pendidikan dan gangguan psikologi jika pernikahan terjadi pada usia di bawah 18 tahun.

Terlebih jika pernikahan yang dilakukan hanya karena mengikuti tren, ikut-ikutan teman yang sudah menikah atau ingin menjadi teman bagi anaknya kelak karena usia ibu dan anak tidak terpaut jauh. Hal ini akan sangat berpengaruh pada keharmonisan keluarga.

Menurut Fatimah Huurin Jannah, salah seorang yang mendukung pencegahan perkawinan anak mengatakan jika terkadang para remaja tidak berpikir secara matang saat memutuskan untuk menikah. Mereka menganggap jika menikah merupakan hal yang mudah dan menyenangkan tanpa tahu apa dampak yang akan dihadapi setelah mereka menikah.

Jika pernikahan anak terus berlanjut maka akan sangat berpengaruh pada terhambatnya pertumbuhan sosial dan ekonomi negara karena bonus demopgrafi pada usia produktif di Indonesia yang berusia 15 tahun mencapai 70%.

Hal ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi ketika generasi muda memiliki kualitas yang baik dari berbagai aspek seperti pendidikan, pekerjaan dan juga kesehatan. Oleh karena itu, dibutuhkan berbagai pihak baik masyarakat, pemerintah, organisasi dan juga anak itu sendiri dalam mencegah perkawinan anak.

 

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Smartphone Ada di Lukisan Tua Ini, Mungkinkah Penjelajah Waktu?
29 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Seorang pelukis Italia, Umberto Romano pada tahun 1937 membuat lukisan dengan judul "Mr Pynchon and the Settling of Springfield". ...
Kepunahan Spesies dan Perubahan Iklim Diperkirakan Terjadi Pada Tahun 2100
21 Maret 2018, by Maman Soleman
Pemanasan global berdampak langsung terhadap kelangsungan kehidupan makhluk di Bumi. Kita kerap mengidentikkannya dengan bahaya kepunahan berbagai spesies di ...
Dedi Mulyadi : Margamulya Ingin Ia Jadikan Desa Kopi
2 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Dalam upaya memenangkan Pilkada Jawa Barat 2018 ini. Dedi Mulyadi sebagai calon wakil gubernur Jawa Barat menyampaikan gagasannya untuk ...
10 Tips Melindungi Kulit agar Tidak Kusam
7 Juli 2018, by Maman Soleman
Kulit kusam dan kering tentunya mesti secepatnya ditangani supaya kulit nampak indah. Kadang-kadang pemakaian kosmetik yang tak sesuai menyebabkan kulit kusam. ...
Ini Dia 6 Tipe Pria yang Wajib Dihindari
31 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Memiliki pasangan tentunya menjadi salah satu tujuan yang ingin kita dapatkan. Namun, untuk mendapatkan pasangan yang tepat tentunya kita harus ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab