Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Mengubah Anestesi Bisa Membantu Rumah Sakit Mengurangi Emisi Secara Drastis

Mengubah Anestesi Bisa Membantu Rumah Sakit Mengurangi Emisi Secara Drastis

11 Desember 2017 | Dibaca : 291x | Penulis : Slesta

Ruang operasi rumah sakit menghasilkan ribuan ton gas rumah kaca setiap tahun, namun mengganti jenis anestesi yang digunakan dalam operasi dapat membantu menurunkan emisi tersebut, lapor para peneliti.

Untuk penelitian ini, para peneliti menilai jejak karbon ruang operasi di tiga rumah sakit: Rumah Sakit Umum Vancouver di Kanada; University of Minnesota Medical Center di Amerika Serikat; dan Rumah Sakit John Radcliffe di Oxford, Inggris.

Jejak karbon tahunan ruang operasi di setiap rumah sakit dalam penelitian ini berkisar antara 3.200 metrik ton setara CO2 (CO2e) menjadi lebih dari 5.000 metrik ton CO2e. Sebuah metrik ton adalah 204 kg lebih berat dari satu ton.

Gas-gas anestesi menyumbang 63 persen dan 51 persen dari semua emisi terkait operasi di Vancouver dan Minnesota, masing-masing, namun hanya untuk 4 persen emisi semacam itu di Oxford. Sumber lain termasuk penggunaan energi seperti pemanasan, penyejuk udara dan ventilasi.

Gas-gas anestesi menyumbang sekitar 2.000 metrik ton CO2e di setiap situs Amerika Utara, 10 kali lebih tinggi dari pada rumah sakit di Inggris Raya. Perbedaannya sebagian besar disebabkan oleh penggunaan yang lebih besar dari desriguran gas anestesi di dua rumah sakit Amerika Utara, kata periset.

Perubahan dari desfluran menjadi alternatif murah dan rendah karbon bisa membuat perbedaan yang signifikan, menurut penelitian yang diterbitkan pada 7 Desember di The Lancet Planetary Health.

"Tidak hanya desfluran merupakan penyumbang utama emisi gas anestesi global, ini juga salah satu gas anestesi yang paling mahal," penulis studi Dr. Andrea MacNeill, dari Vancouver General Hospital di Kanada, mengatakan dalam sebuah rilis berita jurnalis.

"Salah satu penghalang terbesar untuk penerapan praktik-praktik rendah karbon secara luas adalah kurangnya kesadaran mengenai dampak lingkungan dari pilihan anestesi," tambahnya.

"Studi kami menunjukkan bahwa mungkin mengurangi jejak karbon operasi, yang juga mengurangi biaya, tanpa mengurangi perawatan pasien," kata MacNeill.

Sektor kesehatan memiliki jejak karbon yang besar. Ini menghasilkan 8 persen sampai 10 persen dari semua emisi gas rumah kaca di Amerika Serikat dan 25 persen dari semua emisi sektor publik di Inggris Raya, menurut para periset.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

[BREAKING NEWS] Soekmawati Akhirnya Meminta Maaf kepada Umat Islam, Ini Penjelasannya
4 April 2018, by Zeal
Tampang.com - Setelah sempat membuat gaduh melalui bait-bait puisi yang dibacakan, Sukmawati Soekarnoputri akhirnya melakukan konferensi pers untuk ...
8 Tips Merawat Baterai Handphone Tetap Awet
24 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Di era digital seperti saat ini, kebutuhan smartphone telah menjadi kebutuhan yang bisa dikatakan tidak bisa ditinggalkan oleh setiap orang tanpa terkecuali. ...
Awet Muda dengan Manfaatkan Jahe
2 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Salah satu herbal paling bermanfaat adalah jahe. Tumbuhan ini kaya akan nutrisi seperti vitamin B dan C, serat, zinc, dan senyawa bioaktif ...
Dunia Hiburan Kembali Berduka, Gogon Meninggal Dunia
16 Mei 2018, by oteli w
Dunia Hiburan Kembali Berduka, Gogon Meninggal Dunia Pelawak Gogon Srimulat meninggal dunia pada pagi hari tadi, Selasa, 15 Mei 2018, di ...
Tips Agar Sukses Di 10 Hari Terakhir Di Bulan Suci Ramadhan
18 Juni 2017, by Dony Prattiwa
Ada beberapa kiat yang dijelaskan oleh para ulama, agar kita benar benar bisa memaksimalkan hari hari terakhir kita dengan Ramadhan: Sebelum kita ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab