Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Mengenal Mixed Reality, Konsep Realitas Baru dari Microsoft

Mengenal Mixed Reality, Konsep Realitas Baru dari Microsoft

10 Agustus 2017 | Dibaca : 1077x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Teknologi yang sedang populer akhir-akhir ini adalah Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR). Banyak perusahaan teknologi yang berlomba-lomba kembangkan teknologi ini, seperti Oculus dan Sony.

Tidak mau kalah dengan dua perusahaan raksasa itu, Microsoft juga memunculkan produknya dengan konsep yang berbeda. Produk tersebut bernama HoloLens. HoloLens memanfaatkan teknologi hologram untuk menyatukan lingkungan digital dengan lingkungan nyata. Lingkungan tersebut diberi nama Mixed Reality (MR). Dengan ini, pengguna dapat memvisualisasikan objek digital seolah-olah ada di depan pengguna.

Dilansir dari OkeZone, Technical Advisor Microsoft Indonesia, Yugie Nugraha dari Microsoft Indonesia menceritakan beberapa hal menarik di balik pengembangan HoloLens serta cara kerja perangkat tersebut.

Mengisi Kekurangan VR dan AR

Teknologi VR dan AR memang menarik, namun masih memiliki kekurangan yang cukup berpengaruh.

Dalam VR, indra-indra manusia terisolasi dalam sebuah head-mounted. Pengguna seolah-olah berada di dunia berbeda dan tidak bisa berhubungan dengan dunia luar.

Sebaliknya dalam AR, objek digital bisa berinteraksi dengan lingkungan fisik, tetapi terbatas lokasi tertentu atau harus menggunakan marker.

Microsoft berpendapat bahwa seharusnya ketiga realitas ini (fisik, augmented, dan virtual) bisa saling berinteraksi satu sama lain. MR menawarkan cara interaksi dengan obyek dan informasi secara natural, sebab hologram yang ditampilkan bersifat responsif terhadap diri pengguna dan lingkungan di sekitarnya.

Menyelam ke Mixed Reality

HoloLens memiliki konsep berbeda dari perangkat yang biasa digunakan oleh VR. Perangkat VR seperti Oculus Rift atau HTC Vive hanya berfungsi sebagai peranti display, tetapi HoloLens bisa diibaratkan seperti komputer lengkap.

HoloLens bisa berfungsi secara independen tanpa perlu disambungkan ke perangkat lain. Pengguna juga bisa menjalankan berbagai aplikasi layaknya komputer biasa, bedanya kamu tidak menggunakan mouse dan keyboard. Input dalam aplikasi HoloLens memanfaatkan gerakan natural manusia, seperti pandangan, gerakan tangan, serta voice command.

Proyeksi hologram di lingkungan fisik secara akurat dapat terjadi berkat keberadaan sensor kompleks di HoloLens. Dimotori prosesor khusus bernama Holographic Processing Unit (HPU), sensor-sensor ini melakukan pemetaan ruang (spatial mapping) terhadap lingkungan sekitar terus-menerus secara real time. “Itulah penyebab kenapa dia tahu bahwa sebuah lantai adalah lantai dan kita bisa meletakkan objek di sana,” ujar Yugie.

HoloLens juga menghindari penggunaan earphone supaya pengguna tidak terisolasi dari lingkungan fisik. Sebagai gantinya, Microsoft menanamkan empat mikrofon dan spatial speaker 3D untuk memberi output suara realistis.

Ketersediaan dan Kendala

Di Indonesia sendiri, penyediaan HoloLens masih terkendala beberapa hal, salah satunya karena di sini belum ada service center yang memadai. Jadi apabila ingin memperolehnya, pengguna harus memesan dari negara penyedia terdekat yaitu Australia.

Ke depannya, Microsoft akan menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan lain agar bisa menyediakan solusi MR yang lebih murah bagi kalangan umum. Sejauh ini mereka sudah bekerja sama dengan Acer.

Terakhir, Yugie menjelaskan bahwa saat ini Unity sudah mendukung pengembangan aplikasi untuk HoloLens. Jadi apabila Anda developer Unity, otomatis artinya kamu sudah jadi developer HoloLens juga. Demikian dilaporkan Techinasia.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Tak Melulu untuk Si Kecil, Bedak Bayi Juga Dapat Digunakan Untuk Ini
15 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Bedak bayi umumnya ya digunakan untuk urusan si kecil, agar kulitnya tak iritasi akibat keringat. Namun, ternyata bedak bayi miliki manfaat lain ...
Asam Lemak Omega-3 Tunjukan Efek Antiinflamasi
27 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Asam lemak omega-3, yang terutama kita dapatkan melalui makan ikan berlemak, sudah lama dianggap baik untuk kesehatan kita. Uji klinis menunjukkan efek ...
Setelah AS, Guatemala Membuka Kedutaan di Yerusalem
17 Mei 2018, by Slesta
Guatemala pada hari Rabu menjadi negara kedua untuk membuka kedutaan di Yerusalem, beberapa hari setelah relokasi kontroversial konsulat AS di ...
foto kompas kupang
15 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Kapolres Kota Kupang, AKBP Anton Cristian Nugroho, dipaksa terima uang sebesar 50 ribu dari seorang pengendara motor yang diketahui bernama ...
Tumpahan Minyak Mengekspos Masyarakat Adat ke Logam Beracun
10 Februari 2018, by Slesta
Para ilmuwan telah mengidentifikasi peningkatan kadar logam berbahaya pada penduduk asli yang tinggal di dekat tumpahan minyak. Temuan - yang diterbitkan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab