Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Mengenal Lebih Dekat - Syekh Ali Jaber

Mengenal Lebih Dekat - Syekh Ali Jaber

2 September 2017 | Dibaca : 2296x | Penulis : Nur Atinal Khusna

       Mengenal lebih dekat dalam hal ini adalah senantiasa mempunyai hubungan ikatan persaudaraan antar sesama umat dengan anak kecil atau anak (untuk mengenang rasa dari masa kecilnya), dengan keluarganya terutama orang tua, dengan masyarakat Indonesia, dan memasyarakatkan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan. Itulah yang menjadi pedoman hidup Syek Ali sebagai pendakwah sekaligus khalifah di muka bumi ini.

       Masa kecil Syek Ali, dipenuhi dengan kasih sayang dari pihak keluarganya maupun orang-orang di sekitarnya. Ketika orang tuan Syek Ali hidup di Madinah, orang tua Syek Ali memiliki teman yang selalu membawa istri dan anak perempuannya (Nadia) berkunjung ke rumah. Tanpa disadari ternyata Syek Ali memiliki ketertarikan terhadap anak perempuan tersebut, hingga pihak keluarganya menangisi kepergian perpindahan keluarga Nadia ke tanah Indonesia. Pada akhirnya, Syeh Ali pun memutuskan untuk menjemput Nadi ke Indonesia dan menikahinya.

       Kedekatan Syek Ali berlanjut dengan rumah tangga yang telah dibangunnya atas restu Allah dan orang tuanya. Dengan seorang istri yang sabar dan selalu perhatian dalam mendukung dakwahnya. dan seorang putra tunggal bernama Hasan, yang sudah diajarkan akhlak yang terpuji dan dididik bersama dengan istrinya.

       Ibu Syek Ali berkata, "negaramu bukan yang melahirkanmu, akan tetapi tempat yang ada rezekimu di sana." Hal tersebut disampaikan oleh ibunya tercinta karena beliau merasa berat untuk melepaskan Syek Ali menetap di Indonesia. Pasalnya, Syeh Ali adalah anak pertama dari 13 bersaudara.

       Syek Ali mulai cinta dengan negara dan bangsa Indonesia dari kebiasaan hidupnya bersama istri dan putranya, serta telah menguasai dialek bahasa Indonesia yang sangat bagus. Di bulan Ramadhan tahun 2012, beliau ditawarkan menjadi WNI.

       Syek Ali memiliki visi dakwah memasyarakatkan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan masyarakat indonesia. Beliau berharap dari semua kalangan masyarakat Indonesia semuanya minimal bisa mengaji. Beliau juga ingin membawa Al-Quran masuk ke setiap rumah, serta menggerakkan generasi muda islam Indonesia sebagai masyarakat yang cinta Al-Quran.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Teknik 3D Scanning Gunakan Air dan Robotika
23 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Kelompok peneliti internasional mengembangkan teknik yang menghasilkan pemindaian 3-D yang lebih akurat untuk merekonstruksi objek kompleks daripada yang ada ...
Kewajiban Dan Tanggung Jawab Suami Dalam Keluarga
14 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Nafkah adalah pengeluaran atau sesuatu yang dikeluarkan oleh seseorang untuk orang-orang yang menjadi tanggungjawabnya. Nafkah meliputi tempat ...
Usai Divonis Oleh Hakim, Setya Novanto Seharian Tidak Makan
26 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Fredrich Yunadi mantan pengacara Setya Novanto mengatakan Setya Novanto tidak mau makan selama seharian setelah menerima vonis 15 tahun ...
manchester united
28 Mei 2017, by Tonton Taufik
Dari instagram tim sepakbola Manchester United (MU), mereka mengucapkan kepada seluruh fans muslim yang sedang melaksanakan ibadah puasa di bulan ...
Nilai Rupiah Tidak Stabil, BI Perlu Lakukan Terobosan
2 Juli 2018, by Slesta
Tampang.com – Pergerakan nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dinilai masih belum stabil dan cenderung menuju ke kondisi yang kurang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab