Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Memetakan Otak dari Neuron ke Neuron

Memetakan Otak dari Neuron ke Neuron

20 Agustus 2017 | Dibaca : 650x | Penulis : Rindang Riyanti

Seorang matematikawan dan ilmuwan komputer Universitas Johns Hopkins bergabung dengan tim ilmuwan syaraf internasional untuk membuat peta pembelajaran dan pusat ingatan otak larva lalat buah yang lengkap, sebuah langkah awal untuk memetakan bagaimana semua otak hewan bekerja.

Dalam sebuah makalah dalam jurnal Nature, tim tersebut melaporkan tentang pembuatan peta, yang dikenal sebagai "connectome."

Proyek ini bisa menjadi panduan karena para ilmuwan berhasil mengembangkan kerajaan hewan dan akhirnya memetakan hubungan antar neuron di otak mamalia. Bagian dari otak larva lalat buah yang digunakan dalam penelitian ini berhubungan kira-kira dengan korteks serebral pada mamalia.

"Tidak ada yang pernah melakukan koneksi yang lengkap" sebelumnya, selain untuk otak cacing gelang dengan sekitar 300 neuron, kata Carey E. Priebe, seorang profesor matematika dan statistik terapan di Sekolah Teknik Whiting Johns Hopkins.

Bagian dari otak larva lalat buah yang dipetakan dalam proyek ini mencakup sekitar 1.600 dari 10.000 neuron yang terkandung di seluruh otak larva. Otak lalat buah dewasa terdiri dari sekitar 100.000 neuron, dan lompatan dalam kompleksitas mamalia masih jauh lebih besar. Di bagian atas rantai, otak manusia mengandung 86 miliar sampai 100 miliar neuron.

Untuk penelitian yang baru diterbitkan, Priebe dan Youngser Park, seorang ilmuwan komputer di Whiting School's Center for Imaging Science, melakukan analisis statistik mengenai hubungan antar neuron yang dilakukan neuroscientists dengan mikroskop elektron yang ditemukan pada otak larva lalat buah. Priebe dan Park adalah bagian dari 17 ilmuwan dari delapan lembaga penelitian di Amerika Serikat, Inggris dan Jerman yang ambil bagian dalam karya ini.

Analisis Priebe dan Park menunjukkan pola koneksi di antara enam jenis neuron yang sebelumnya telah disalahpahami atau sama sekali tidak diketahui, berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana otak larva lalat buah bekerja. Tantangannya kira-kira sama dengan memilah hubungan semua bagian dari jaringan listrik yang kompleks.

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Wakil PM Belgia Puji Demokrasi dan Persatuan Indonesia
11 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Belgia Didier Reynders memuji sistem demokrasi yang berjalan di Indonesia. Menurut Didier Reynders, ...
Inilah Manfaat Tomat Untuk Menghilangkan Kanker Kulit
20 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Tomat yang sering kita temui di sekitar kita terutama di pasar. Tomat sendiri biasanya digunakan untuk melengkapi sayur. Namun , siapa ...
Kecelakaan Mobil, Aktor Korea Selatan Kim Joo-hyuk Meninggal
30 Oktober 2017, by Rachmiamy
Kabar duka datang dari dunia hiburan Korea Selatan. Aktor asal Korea Selatan Kim Joo-hyuk yang paling dikenal karena peran utamanya dalam film My Wife Got ...
ronaldo
5 Mei 2017, by Ayu
MegaBintang Milik Real Madrid, Cristiano Ronaldo dikabarkan akan dilepas oleh Presiden Real Madrid lantaran Ronaldo dimusim ini tampil kurang meyakinkan ...
Evolusi Hewan Laut ke Darat
23 Maret 2018, by Maman Soleman
Penelitian terbaru menemukan bahwa evolusi yang kompleks dari pinggul ikan menjadi pinggul hewan berkaki merupakan proses yang lebih sederhana daripada ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab