Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
kapuspen mabes tni

Mayjen TNI Wuryanto: Selama Belum Ada Aturan Baru, Amunisi SAGL Kami Tahan!

11 Oktober 2017 | Dibaca : 2991x | Penulis : Tonton Taufik

TAMPANG.COM, JAKARTA – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Wuryanto, menyampaikan  bahwa 5.932 amunisi untuk senjata Stand-alone Grenade Launcher (SAGL) telah diamankan oleh TNI, karena tidak memiliki payung hukumnya.

“Aturan kepemilikan amunisi berikut kalibernya sudah jelas diatur dalam Inpres Nomor 9/1976 tentang peningkatan, pengawasan dan pengendalian senjata api”, ujar Mayjen TNI Wuryanto.

“Standar kaliber untuk non-militer sudah sangat jelas. Dalam Inpres nomor 9 untuk militer itu di atas 5,56 milimeter, kemudian standar non-militer di bawah kaliber itu, kita hanya menerapkan aturan saja," pungkas Mayjen TNI Wuryanto.

Mabes TNI saat ini hanya menyimpan amunisi SAGL saja, sedangkan 280 pucuk senjata sudah diserahkan ke MAbes Polri, itupun sempat tertahan di Bea-Cukai Bandara Soekarno Hatta.

Senjata SAGL adalah senjata kelas penghancur yang TNI saja tidak memilikinya. Karena amunisinya bisa meledak 2x, yang pertama ledakan dan selanjutnya percikan-percikan logamnya menyebar dengan tingkat penyebaran yang luas.

Polri sudah mengimpor 3 kali senjata SAGL, tetapi amunisi dengan daya ledak tinggi sebanyak 5.932 ditahan oleh TNI karena menyalahi ketentuan dan kepentingan kepolisian.

Menurut Mayjen Wuryanto, masalah ini sudah dikoordinasikan dengan Kemenkopolhukam, Wiranto. Jika ke depannya ada perbaruan aturan tentang persenjataan kepolisian yang membolehkan menggunakan senjata berat, laras panjang, maka amunisi ini akan diberikan ke Polri. Perpres no. 9/1976 harus dirubah dahulu, sehingga kepolisian bisa dipersenjatai dengan senjata laras panjang dengan daya ledak amunisi yang tinggi.

Wuryanto menyatakan hanya menjalankan tugas sesuai peraturan Perpres. Amunis SAGL akan ditahan oleh Mabes TNI sambal menunggu aturan baru, jika tidak ada aturan baru, amunisi SAGL akan tetap ditahan oleh Mabes TNI, karena amunisi ini memiliki daya ledak yang sangat tinggi.

Walaupun amunisi yang berjumlah 5.932 buah dengan daya ledak tinggi tidak diberikan ke Mabes Polri, sejata SAGL tetap bisa digunakan menggunakan gas air mata. Sehingga senjata SAGL masih bisa bermanfaat untuk kepolisian.

 

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Menjadi Lebih Cerdas dengan Konsumsi Es Krim di Pagi Hari
21 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Es krim menjadi salah satu sajian yang digemari orang-orang. Tak pandang usia, mulai yang muda hingga dewasa sangat menggemari sajian ini. Dengan ...
Hindari Kebiasaan Ini, Jika Kamu Ingin Tinggalkan Perut Buncit
28 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Setiap orang tentunya tak mengharapkan perut buncit. Tak hanya mengganggu pada penampilan, namun juga pengaruh pada kepercayaan diri. Jika kamu ...
5 Manfaat Jahe Bagi Kesehatan
29 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Jahe merupakan jenis tanaman herbal yang sudah sangat terpercaya, khususnya oleh masyarakat Indonesia. Hal ini dapat terlihat pada olahan jahe yang biasa ...
Tips Hubungan Awet Jarak Jauh (LDR)
25 April 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Menjalin LDR atau hubungan jarak jauh memang memerlukan kepercayaan ekstra. LDR tidak akan mudah dilakukan karena banyak faktor yang akan ...
Tips Sukses Jual Pakaian Bekas Lewat Medsos
24 Juli 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Baju tidak terpakai yang menumpuk di lemari ternyata bisa menjadi sumber untuk mendapatkan uang tambahan. Baju bekas yang masih layak pakai bisa ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih