Tutup Iklan
hijab
  
login Register
kapuspen mabes tni

Mayjen TNI Wuryanto: Selama Belum Ada Aturan Baru, Amunisi SAGL Kami Tahan!

11 Oktober 2017 | Dibaca : 2578x | Penulis : Tonton Taufik

TAMPANG.COM, JAKARTA – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Wuryanto, menyampaikan  bahwa 5.932 amunisi untuk senjata Stand-alone Grenade Launcher (SAGL) telah diamankan oleh TNI, karena tidak memiliki payung hukumnya.

“Aturan kepemilikan amunisi berikut kalibernya sudah jelas diatur dalam Inpres Nomor 9/1976 tentang peningkatan, pengawasan dan pengendalian senjata api”, ujar Mayjen TNI Wuryanto.

“Standar kaliber untuk non-militer sudah sangat jelas. Dalam Inpres nomor 9 untuk militer itu di atas 5,56 milimeter, kemudian standar non-militer di bawah kaliber itu, kita hanya menerapkan aturan saja," pungkas Mayjen TNI Wuryanto.

Mabes TNI saat ini hanya menyimpan amunisi SAGL saja, sedangkan 280 pucuk senjata sudah diserahkan ke MAbes Polri, itupun sempat tertahan di Bea-Cukai Bandara Soekarno Hatta.

Senjata SAGL adalah senjata kelas penghancur yang TNI saja tidak memilikinya. Karena amunisinya bisa meledak 2x, yang pertama ledakan dan selanjutnya percikan-percikan logamnya menyebar dengan tingkat penyebaran yang luas.

Polri sudah mengimpor 3 kali senjata SAGL, tetapi amunisi dengan daya ledak tinggi sebanyak 5.932 ditahan oleh TNI karena menyalahi ketentuan dan kepentingan kepolisian.

Menurut Mayjen Wuryanto, masalah ini sudah dikoordinasikan dengan Kemenkopolhukam, Wiranto. Jika ke depannya ada perbaruan aturan tentang persenjataan kepolisian yang membolehkan menggunakan senjata berat, laras panjang, maka amunisi ini akan diberikan ke Polri. Perpres no. 9/1976 harus dirubah dahulu, sehingga kepolisian bisa dipersenjatai dengan senjata laras panjang dengan daya ledak amunisi yang tinggi.

Wuryanto menyatakan hanya menjalankan tugas sesuai peraturan Perpres. Amunis SAGL akan ditahan oleh Mabes TNI sambal menunggu aturan baru, jika tidak ada aturan baru, amunisi SAGL akan tetap ditahan oleh Mabes TNI, karena amunisi ini memiliki daya ledak yang sangat tinggi.

Walaupun amunisi yang berjumlah 5.932 buah dengan daya ledak tinggi tidak diberikan ke Mabes Polri, sejata SAGL tetap bisa digunakan menggunakan gas air mata. Sehingga senjata SAGL masih bisa bermanfaat untuk kepolisian.

 

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Warga Boyolali Jatuh dari Puncak Merapi
23 September 2017, by Rindang Riyanti
Salah seorang pendaki gunung terjatuh saat turun dari Puncak Merapi. Pendaki tersebut adalah Musiri (30) seorang warga asal Dukuh Bulusari, Desa Kaligentong, ...
Manfaat Buah Sirsak Untuk Kesehatan Rambut dan Kulit
16 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Ada banyak sekali jenis buah yang tumbuh di Indonesia ini selain dapat dikonsumsi secara langsung untuk memenuhi vitamin dan gizi, juga dapat mengobati ...
Pembalap Mercedes Dominasi Formula 1, Juara 1 dan 2 GP Abu Dhabi
27 November 2017, by Admin
Tampang.com - Mercedes mengakhiri musim Formula 1 2017 dengan dominasi total. Valtteri Bottas menjuarai GP Abu Dhabi setelah memulai balapan dari pole ...
Akhirnya..Kisah Cinta Ilaria Bule Italia Ini Berbuah manis Menikah Dengan Zulfikar
15 Mei 2017, by Devi
Tentu Kita masih ingat bukan dengan kisah bule Italia yang rela jauh jauh pergi ke Batang Jawa Tengah demi menemui sang pujaan hati yang bernama ...
Spider-Man Akhirnya Dikalahkan oleh War for the Planet of the Apes
17 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Hingga Jumat, 14 Juli 2017, Film War for the Planet of the Apes mengungguli film Spider-Man: Homecoming di puncak box office Amerika Utara. Film ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman