Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
reklamasi jakarta

Luhut: Teruskan Reklamasi; Anies-Sandi: Hah?!

11 Mei 2017 | Dibaca : 8049x | Penulis : Tonton Taufik

TAMPANG.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan menginginkan reklamasi terus dilanjutkan oleh gubernur dan wakil gubernur yang baru.

"Saya ngga liat ada alasan, tapi kalau distop, ya, bikin saja distop, tapi nanti kalau Jakarta tenggelam atau menurun daratannya, ya harus tanggung jawab. Jadi, jangan lari dari tanggung jawab di kemudian hari," ujar Luhut.

Persoalan reklamasi, menurut Sandi, sedang dibahas oleh tim sinkronisasi di Rumah Partisipasi di rumah Boy Sadikin. Saat ini, Sandi belum mengetahui detail hasilnya, namun dia menegaskan Anies-Sandi tetap pada komitmen awal tentang reklamasi.

"Mari kita sama-sama tidak mendahului. Kita tunggu prosesnya dan kita pastikan apa yang menjadi janji dan rencana kerja Anies-Sandi tetap diwujudkan," kata Sandi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (11/5).

Sebelumnya, Djarot sudah mengatakan bahwa kebijakan reklamasi adalah hak dari gubernur baru, namun ia mengingatkan kontribusi tambahan sebesar 15% dari pihak pengembang harus diberlakukan, jika reklamasi dilanjutkan.

Menurut ahli kelautan, 30-50 tahun kedepan, jika reklamasi dilanjutkan maka Jakarta akan cepat tenggelam, berbeda dengan hal yang diungkapkan oleh Luhut Binsar Pandjaitan. Karena akan terjadi bencana ekologi, sehingga akan sering terjadi banjir, karena hulu dibangun daratan, maka banjir akan meluas, makin menjauh air menuju laut.

Menurut Luhut, jika tidak ada reklamasi, maka Jakarta akan tenggelam, sedangkan menurut ahli kelautan, yang di wawancara Aiman, dengan adanya reklamasi akan ada bencana ekologi sehingga Jakarta akan tenggelam, berlawan hasil antara Luhut sebagai Menko Kemaritiman dengan Ahli Kelautan. Menurut ahli kelautan, struktur tanah kita berbeda dengan struktur tanah di negara lain. Saat ini saja sudah banjir, jika ada reklamasi, banjir akan meluas dan akan menenggelamkan Jakarta.

Menurut desas-desus penjualan pulau G reklamasi sudah terjual ke Hongkong oleh pengembang Podomoro, sehingga proyek reklamasi itu harus dilaksanakan, apapun yang terjadi.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Komentar Manajer Tim Yamaha Mengenai Sosok Maverick Vinales
7 Juli 2018, by Rachmiamy
Pembalap tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales sudah lama tidak menaiki podium tertinggi. Pembalap yang kini berusia 23 tahun tersebut terakhir meraih podium ...
4 Tanda Hubungan Cinta Telah Berakhir
19 April 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Kisah asmara tentunya akan sangat bahagia jika kedua belah pihak memiliki rasa yang sama dan saling pengertian satu sama lain. Namun hubungan ...
Fakta Tokoh Anime VS Member NCT 127 yang Mirip Baget
20 Februari 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Guys, kalian pecinta K-pop? Pasti taukan boyband Korea Selatan yang tergabung dalam idol dan bermemberkan 9 orang. Yes boyband garapan SM ...
Tak Hanya Sebagai Pewangi Makanan, Ini Manfaat Minyak Wijen
3 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Minyak wijen biasa digunakan pada masakan Cina. Minyak hasil ekstraksi biji wijen ini digunakan untuk memberikan aroma sehingga dapat menggugah ...
Bupati Bandung Gagas Program Pramuka Seribu Kampung
1 November 2017, by Admin
    Tampang.com - Untuk menyukseskan program seribu kampung yang digagas Bupati Kabupaten Bandung Dadang M. Naser. Keberadaan pramuka akan ikit ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab