Tutup Iklan
hijab
  
login Register
penamparan istri jenderal

Korban Penamparan Istri Jenderal Ingin Lanjutkan Proses Hukum

6 Juli 2017 | Dibaca : 1857x | Penulis : Retno Indriyani

Tampang.com - Petugas Aviation security (Avsec) Bandara Sam Ratulangi Manado, Elizabeth Wehantouw, tak menyangka jika dirinya akan menerima perlakuan kasar dari salah satu penumpang wanita bernama Joice Onsay Marouw. Elizabeth mendapatkan sebuah tamparan dipipinya saat ia sedang bertugas melakukan pemeriksaan terhadap penumpang pesawat.

Rabu, 5 Juli 2017 kekerasan tersebut terjadi dan telah diketahui bahwa perempuan yang melakukan tindak tersebut merupakan istri seorang jenderal bintang 1 di Kepolisian yang menjabat sebagai Direktur Materi Pendidikan Debiddikpimtknas Lemhanas RI. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol setyo Wasisto membenarkan informasi tersebut, “Iya betul, istri Brigjen Johan Sumampouw.”

Elizabeth sebagai korban mengungkapkan kronologi penamparan tersebut dengan mengatakan, “Saya sudah melakukan sesuai prosedur. Saya pastikan bahwa sikap saya profesional, sebagaimana harus memperlakukan penumpang tanpa harus melihat status sosial.” Ia pun sempat menghindar saat akan ditampar oleh Joice namun sudah terlambat. Kini Elizabeth menyerahkan semua kejadian ini ke pihak yang berwajib.

Tak mau kalah dengan Elizabeth, Joice pun melaporkan Elizabeth pada pihak kepolisian. Menurut Setyo, pihaknya sudah menerima laporan dari kedua belah pihak. “Keduanya bikin laporan polisi. Joice merasa tersinggung karena tidak terima ditegur. Tegurannya kurang pas atau bagaimana gitu. Petugas bandara lapor penganiayaan ringan,” ujar Setyo.

Peristiwa ini menjadi viral setelah aksi Joice yang melakukan kekerasan terhadap Elizabeth terekam dan diunggah ke sosial media. Dalam video tersebut terlihat seorang perempuan yang adu mulut dengan petugas Avsec, ia terlihat sangat emosional sampai akhirnya terjadi penamparan terhadap petugas Avsec.

Pihak Bandara Sam Ratulangi mengatakan kejadian berawal saat perempuan yang bernama Joice itu memasuki bagian pemeriksaan. Sesuai dengan prosedur seluruh penumpang pasti diperiksa termasuk meminta mereka untuk membuka jaket, ikat pinggang dan jam tangan. Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan investigasi terkait kejadian tersebut.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Demi Menjadi Pencetak Selfie Terbanyak, Pria India Ini Rela Keluar dari Pekerjaannya
4 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Hal yang melatar-belakangi mengapa orang mengundurkan diri dari pekerjaannya memang bermacam-macam. Misalnya saja karena tak betah dengan si bos, ...
Dishub Jabar Tegaskan Taksi Online Ikuti Kuota yang Ditetapkan Gubernur
22 November 2017, by Admin
Tampang.com –  Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat menegaskan, perusahaan Angkutan Sewa Khusus (ASK) atau taksi online harus mengikuti kuota yang ...
virgil van dijk
5 Juni 2017, by Tonton Taufik
Manchester City berhasil memenangkan persaingan untuk mendapatkan Virgil van Dijk, daripada Chelsea dan Liverpool. Nilai yang ditawarkan Manchester City sama ...
Bawaslu Tolak Larangan Terhadap Eks Narapidana Korupsi Jadi Caleg
6 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
 Anggota Badan Pengawas Pemilu (Fritz Edward Siregar) tidak setuju dengan rencana Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memberi larangan mantan narapidana ...
Puluhan Karyawan Nyonya Meneer di Rumahkan
5 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Akibat putusan Pengadilan Niaga Semarang itu, pabrik PT Nyonya Meneer yang terletak di Jl Raya Kaligawe, Semarang, itu tak lagi beroperasi. Para ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview