Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
Kisah Pendaki yang Meninggal di Puncak Gunung Rinjani

Kisah Pendaki yang Meninggal di Puncak Gunung Rinjani

31 Juli 2018 | Dibaca : 515x | Penulis : Nur Atinal Khusna

Memang tak ada yang bisa mengetahui kapan dan di mana pun ajal menjemput seseorang. Hari ini, pendaki Gunung Rinjani yang meninggal di puncak gunung, Muhammad Ainul Taksim, berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan, Selasa (31/7/2018) dari pukul 06.00 WITA.

Mendiang diangkat dari angkatan jenazah dari lereng gunung yang menghubungkan Pelawangan dengan Danau Segara Anak itu, berlangsung sejak Pukul 06.00 WITA. Dalam proses evakuasi tersebut, tim SAR membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk menjangkau jenazah. Karena jenazah berada pada jarak 10 jembatan ke dua Pelawangan menuju Danau Segara Anak untuk dibawa turun ke Sembalun.

Tim SAR mengevakuasi pria asal perumahan Bumi Sudiang Raya, Makassar, Sulawesi Selatan menggunakan tandu yang kemudian diangkat melalui jalur terjal dengan kemiringan sekitar 30 derajat.

Dihimpun dari sejumlah informasi, mahasiswa asal Makassar tersebut meninggal karena panik dan sempat berlarian, nahas korban terkena material longsoran saat berada di puncak Gunung Rinjani ketika gempa mengguncang Lombok, NTB pada Minggu (28/7/2018) pukul 05.47 WITA.

Pasca gempa terjadi, rekan-rekan korban melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia akibat perdarahan di kepala.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan ada sekitar 689 orang terjebak di Gunung Rinjani, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Akibat peristiwa tersebut, tak jarang para pendaki mengalami luka-luka dan salah satunya meninggal dunia. Sejak hari Minggu, tim penyelamat memang sudah naik ke Gunung Rinjani untuk mengevakuasi para pendaki, namun Ainul baru sempat diturunkan jenazahnya pada hari ini.

Ainul di Mata Keluarga

Saat ditemui oleh wartawan, ayah korban, Haji Amrullah (59) terlihat tak bisa menyembunyikan kesedihannya. Ketua RW 4 Kelurahan Laikang, Kecamatan Biring Kanaya, Makassar itu sesekali terdengar perlahan-lahan serak nada suaranya, meski terlihat tegar.

Amrullah mengaku putranya tergolong anak yang perhatian kepada orang tuanya yang mulai menua. Sebelum Ainul berangkat ke Gunung Rinjani pada Rabu (25/7/2018) pukul 12.00 WITA, Amrullah mengatakan Ainul minta izin dan cium tangan terlebih dahulu dengannya.

"Dia memang pakai baju baru, sepatu baru, carel baru dan saat membelakang usai cium tangan, saya lihat Ainul begitu gagah. Saya sempat tanya ke ibunya kalau anaknya terlihat gagah beda dengan hari sebelumnya. Ibunya hanya tersenyum," tutur Amrullah saat ditemui di rumah duka, perumahan Bumi Sudiang Raya Blok J 14, Senin, (30/7/2018).

Bahkan, Amrullah telah berfirasat saat hari keberangkatan putranya itu adalah isyarat.

"Saat salat asar di masjid, tiba-tiba saya lihat bayangan Ainul anak saya itu. Saya sempat bertanya dalam hati. Setelah tiba di rumah, adiknya Ainul menangis karena katanya Ainul meninggal di Rinjani korban gempa, informasi dari media sosial. Saya coba diamkan adiknya itu dan berusaha cari tahu. Ternyata benar anak saya meninggal di Rinjani," jelasnya.

Cerita dari Rekan Ainul

Amrullah juga mengadu tentang kontak terakhir dari rekan-rekan Ainul di Rinjani. Mereka mengatakan  pesan Ainul saat melakukan pendakian Gunung Rinjani, sebelum ia mengembuskan napas terakhirnya.

"Katanya Ainul sempat berbisik bahwa mereka sama-sama naik gunung, tapi tidak akan sama-sama pulang. Ainul titip pesan untuk disampaikan salamnya ke orang tua," ungkap Amrullah.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Pengangguran? Mungkin Anda Lebih Baik dari Orang yang Stress Bekerja
20 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Ada banyak orang tanpa pekerjaan sekarang. Namun, mungkin itu bukan hal yang terburuk. Menurut sebuah studi baru, kesehatan Anda berkaitan langsung dengan ...
PhoneSoap, Mesin Cuci Khusus Smartphone
25 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Berbagai macam aksesoris dibuat untuk melengkapi dan mempercantik gawai alias gadget yang kamu punya. Dikutip dari laman Mashable pada Senin ...
Anda Freelancer? Inilah 3 Tips Penting untuk Freelancer
29 Maret 2018, by Slesta
Tampang.com – Menjadi pegawai kantoran memang sangat membosankan. Karena, setiap hari Anda ahrus menjalankan rutinitas pulang pergi ke kantor, terikat ...
Kepribadian Ternyata Pengaruhi Keberhasilan Diet
22 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Peneliti Australia menemukan bahwa ternyata kepribadian seseorang mempengaruhi program diet yang mereka lakukan. Penelitian yang dilakukan CSIRO ...
LAER, Tas Canggih yang Mampu Mengisi Daya Semua Perangkatmu di Perjalanan
8 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Bagi para pengguna Laptop pasti sering kesal apabila baterai laptop sudah low, padahal sedang penting-pentingnya. Kini, kalian tak perlu ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab