Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Kim Jong Un Bertemu Lagi dengan Presiden Korea Selatan

Kim Jong Un Bertemu Lagi dengan Presiden Korea Selatan

27 Mei 2018 | Dibaca : 395x | Penulis : Slesta

Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in mengadakan pertemuan kedua yang mengejutkan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada hari Sabtu, kantor kepresidenan Cheong Wa Dae mengatakan, dalam sebuah langkah nyata untuk meyakinkan Kim untuk mengadakan pertemuan puncak dengan Presiden AS Donald Trump.

"Presiden Moon Jae-in mengadakan KTT kedua dengan Ketua Kim Jong-un di Tongil-gak di sisi Korea Utara Panmunjom dari jam 3 sore sampai jam 5 sore pada (Mei) 26," kata sekretaris pers Moon Yoon Young-chan di pernyataan yang dirilis.

KTT yang sebelumnya tidak diumumkan itu terjadi sekitar satu bulan setelah para pemimpin mengadakan pertemuan pertama mereka di daerah keamanan gabungan Panmunjom, yang duduk langsung di perbatasan antar-Korea, pada tanggal 27 April.

"Kedua pemimpin itu saling bertukar pandangan tentang penerapan Deklarasi Panmunjom 27 April dan pembukaan sukses KTT Utara-AS," kata pernyataan itu.

Pertemuan kedua juga terjadi dua hari setelah presiden AS membatalkan pertemuan yang dijadwalkan dengan Kim di Singapura, mengutip "kemarahan luar biasa dan permusuhan terbuka" Utara terhadap Amerika Serikat.

KTT Korea Utara pertama yang pernah diadakan pada awalnya akan diadakan pada 12 Juni.

Sebelumnya Sabtu, Trump mengatakan pertemuannya dengan Kim masih bisa berlangsung sesuai jadwal setelah Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara Kim Kye-gwan mengatakan negaranya memiliki "keinginan untuk duduk dengan pihak AS untuk menyelesaikan masalah."

Cheong Wa Dae menolak untuk mengkonfirmasi rincian pertemuan puncak antar-Korea terbaru, mengatakan Presiden Moon sendiri akan menjelaskan hasilnya dalam konferensi pers dari jam 10 pagi pada hari Minggu.

Foto dan cuplikan pertemuan yang dirilis oleh Cheong Wa Dae menunjukkan bahwa Bulan didampingi oleh Suh Hoon, kepala badan intelijen Dinas Intelijen Nasional Korea Selatan. Kim didampingi oleh Kim Yong-chol, seorang wakil ketua komite pusat Partai Buruh yang berkuasa dan kepala Departemen Front Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menangani hubungan antar-Korea.

Kedua pemimpin saling berpelukan sebelum berpisah setelah pertemuan puncak kedua mereka, mungkin mengindikasikan hasil yang sukses untuk pembicaraan yang secara luas diperkirakan telah difokuskan pada KTT AS-Korea Utara.

Trump sebelumnya mengatakan negaranya juga sedang berbicara dengan Korea Utara tentang KTT mereka.

"Kami sedang berbicara dengan mereka sekarang. Mereka sangat ingin melakukannya. Kami ingin melakukannya. Kami akan melihat apa yang terjadi," katanya.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kejutan apa yang  di Siapkan Agnez Mo untuk Fansnya Selanjutnya
22 November 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Agnez Mo, artis yang bercita-cita go Internasional dan semua hasil kerja kerasnya sedikit – sedikit sudah dibuktikan, bahkan belum lama ini ...
Ternyata Persahabatan di Masa Remaja Pengaruhi Kesehatan Mental di Masa Dewasa
25 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Masa remaja adalah masa dimana tantangan sosial dan harapan berubah. Sementara hubungan dengan teman sebaya mungkin penting bagi kaum muda saat ini, apakah ...
Inilah Usia yang Pas untuk Wanita Karir Memiliki Anak
15 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Memiliki karir yang cemerlang tidak hanya dapat dimiliki oleh kaum laki – laki saja. Kini, perempuan pu, berhak mendapatkan karir ...
Jose Iglesias Mengumpulkan Tiga Hits saat Detroit Tigers berada di Puncak Cleveland Indians
10 Juli 2017, by Slesta
CLEVELAND - Michael Fulmer masuk ke inning ketujuh, dan Jose Iglesias mendapat tiga pukulan saat Detroit Tigers mengalahkan petenis Cleveland Indian 5-3 pada ...
Makanan Pedas Ternyata Mampu Tingkatkan Metabolisme Tubuh Kamu
11 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Melalui sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Obesity Open Access, ternyata makanan pedas mampu tingkatkan metabolisme tubuh ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab