Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Keuntungan Teknologi Waste-to-Energy

Keuntungan Teknologi Waste-to-Energy

29 Agustus 2017 | Dibaca : 977x | Penulis : Rindang Riyanti

Alih-alih mengangkut limbah makanan ke tempat pembuangan sampah, ternyata kita dapat menggunakan sampah organik itu untuk menjadi bahan bakar mobil, dan sekaligus dapat membantu lingkungan.

Sampah organik seperti kertas, kayu dan makanan menghasilkan jutaan ton emisi metana di tempat pembuangan sampah setiap tahun di AS, namun ternyata dapat menghasilkan gas alam dan bahan bakar cair terbarukan seperti bensin dan solar, menurut sebuah studi yang dipimpin oleh Uisung Lee dari Departemen Energi (DOE) Argonne National Laboratory. Makalahnya, yang diterbitkan dalam Journal of Cleaner Production, membantu menilai manfaat lingkungan dari berbagai jalur produksi limbah-ke-energi sambil menghindari emisi metana dan polutan udara berbahaya lainnya.

"Studi kami menunjukkan bahwa dengan menggunakan limbah yang menjadi bahan bakar akan  menghasilkan lebih sedikit gas rumah kaca daripada membiarkannya menjadi limbah," kata Lee, seorang wakil postdoctoral di Divisi Sistem Energi Argonne.

Ini karena gas dari limbah mengandung konsentrasi metana yang tinggi, yang memiliki dampak pemanasan global 30 kali lebih tinggi dibandingkan dengan karbon dioksida.

Metode untuk memproduksi bahan bakar dari sampah meliputi biokimia, seperti pencernaan anaerob dan fermentasi, dan termokimia, seperti pencairan hidrotermal, pirolisis dan gasifikasi. Produk energi yang dihasilkan meliputi bahan bakar gas alam terbarukan, bio-char, bio-oil dan hydrocarbon (bensin, solar dan bahan bakar jet).

"Dengan menggunakan limbah untuk menghasilkan energi, kita dapat menghindari emisi dari tempat pembuangan sampah dan berpotensi mengurangi kebutuhan akan tempat pembuangan sampah tambahan di seluruh negeri," kata Lee, menambahkan bahwa pada tahun 2014, kami mengumpulkan sekitar 32 juta metrik ton sumber limbah untuk makanan ke tempat pembuangan sampah, atau sekitar 70 triliun pon sampah. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kenaikan BBM yang Membuat Resah Masyarakat
10 Oktober 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Ya, baru saja beredar di masyarakat luas berita melalui broadchas di sejumlah sosial media tentang kenaikan harga BBM yang ditetapkan oleh ...
Strategi Kalut Kubu Jokowi Direspon Kalem Prabowo
25 April 2018, by Gatot Swandito
Gatot Nurmantyo bertemu dengan seseorang yang selama ini dikenal sebagai bagian dari Ring 1 Jokowi. Pertemuan keduanya digelar tertutup di suatu tempat. Begitu ...
Suzuki Ignis Tampil Beda Dengan Modifikasi Sederhana
8 Juli 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Kepopuleran Suzuki Ignis belakangan terus  mengalami tren positif. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), hingga Mei ...
Ternyata Minum Kopi Malah Bikin Ngantuk
5 Mei 2017, by Ayu
Semakin banyak aktivitas yang dilakukan maka akan semakin banyak energy yang akan hilang dari tubuh. Belum lagi jika harus melakukan lembur kerja, energy yang ...
Kebun Raya Baturaden, Wana Wisata yang Sejuk di Lereng Gunung Slamet
28 Juni 2018, by Maman Soleman
Berswafoto atau selfie dengan latar belakang pemandangan indah sudah lama menjadi tren. Oleh karena itu, banyak penyuka swafoto berusaha mencari tempat atau ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview