Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Keuntungan Teknologi Waste-to-Energy

Keuntungan Teknologi Waste-to-Energy

29 Agustus 2017 | Dibaca : 690x | Penulis : Rindang Riyanti

Alih-alih mengangkut limbah makanan ke tempat pembuangan sampah, ternyata kita dapat menggunakan sampah organik itu untuk menjadi bahan bakar mobil, dan sekaligus dapat membantu lingkungan.

Sampah organik seperti kertas, kayu dan makanan menghasilkan jutaan ton emisi metana di tempat pembuangan sampah setiap tahun di AS, namun ternyata dapat menghasilkan gas alam dan bahan bakar cair terbarukan seperti bensin dan solar, menurut sebuah studi yang dipimpin oleh Uisung Lee dari Departemen Energi (DOE) Argonne National Laboratory. Makalahnya, yang diterbitkan dalam Journal of Cleaner Production, membantu menilai manfaat lingkungan dari berbagai jalur produksi limbah-ke-energi sambil menghindari emisi metana dan polutan udara berbahaya lainnya.

"Studi kami menunjukkan bahwa dengan menggunakan limbah yang menjadi bahan bakar akan  menghasilkan lebih sedikit gas rumah kaca daripada membiarkannya menjadi limbah," kata Lee, seorang wakil postdoctoral di Divisi Sistem Energi Argonne.

Ini karena gas dari limbah mengandung konsentrasi metana yang tinggi, yang memiliki dampak pemanasan global 30 kali lebih tinggi dibandingkan dengan karbon dioksida.

Metode untuk memproduksi bahan bakar dari sampah meliputi biokimia, seperti pencernaan anaerob dan fermentasi, dan termokimia, seperti pencairan hidrotermal, pirolisis dan gasifikasi. Produk energi yang dihasilkan meliputi bahan bakar gas alam terbarukan, bio-char, bio-oil dan hydrocarbon (bensin, solar dan bahan bakar jet).

"Dengan menggunakan limbah untuk menghasilkan energi, kita dapat menghindari emisi dari tempat pembuangan sampah dan berpotensi mengurangi kebutuhan akan tempat pembuangan sampah tambahan di seluruh negeri," kata Lee, menambahkan bahwa pada tahun 2014, kami mengumpulkan sekitar 32 juta metrik ton sumber limbah untuk makanan ke tempat pembuangan sampah, atau sekitar 70 triliun pon sampah. 

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Makanan Kedaluwarsa Ternyata Masih Bisa Dikonsumsi, Namun Ini Batasnya ...
13 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Pernah menemukan makanan kemasan yang ingin kamu makan, namun ternyata sudah kedaluwarsa? Atau kamu baru menyadarinya setelah menghabiskan ...
5 Kalimat Ini Pantang Diucapkan Jika Ingin Cepat Kaya
16 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Sugesti bisa dilakukan dengan ucapan yang sering diucapkan. Oleh karena itu, biasakanlah agar diri selalu mengucapkan hal – hal baik ...
Bunga Jelitha Bersiap Habis-habisan di Ajang Miss Universe 2017
6 November 2017, by Admin
Tampang.com – Bunga Jelitha Ibrani sudah siap. Puteri Indonesia 2017 itu bakal mengikuti ajang Miss Universe 2017. Memiliki latar belakang sebagai model, ...
wonder woman
2 Mei 2017, by herline
Siapa sih yang tak kenal dengan superhero wanita Wonder Woman? Bagi para pecinta film superhero sudah pasti tidak asing dengan pahlawan yang satu ini ya. ...
Siklon Tropis Cempaka Timbulkan Cuaca Ekstrem di Pulau Jawa
30 November 2017, by Admin
Tampang.com - Munculnya Siklon Tropis Cempaka menimbulkan perubahan cuaca ekstrem di beberapa wilayah di Indonesia. Untuk itu, diperkirakan akan terjadi ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview