Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
Kenali Lupus Sejak Dini agar Mudah Diatasi

Kenali Lupus Sejak Dini agar Mudah Diatasi

10 Juli 2018 | Dibaca : 246x | Penulis : Maman Soleman

Systemic Lupus Erythematosus (SLE) atau biasa disebut lupus merupakan suatu penyakit autoimun sistemis yang menyerang seluruh bagian tubuh. Penyakit autoimun merupakan kondisi kelainan sistem imun yang menyerang sel dan jaringan tubuh sendiri, yang menyebabkan peradangan dan kerusakan jaringan. Lupus terutama merusak organ jantung, sendi, kulit, paru, pembuluh darah, hati, ginjal, dan sistem saraf. Hingga kini tidak ditemukan penyebab spesifik lupus. Lupus diketahui dipengaruhi kerapuhan genetik (diturunkan) dan sejumlah faktor lingkungan. Lupus terjadi sembilan kali lipat lebih banyak pada perempuan bila dibandingkan dengan laki-laki.

Diagnosis awal lupus sering kali sulit karena entitas penyakit tersebut yang menyerupai banyak penyakit lain sehingga kerap disebut sebagai the great imitators. Tak jarang orang dengan lupus (odapus) baru terdiagnosis setelah berulang kali berobat ke dokter atas keluhan lain yang tak kunjung sembuh. Keluhan utama yang banyak dirasakan penderita lupus ialah demam, kelelahan dan tidak bertenaga, nyeri dan pembengkakan sendi, serta nyeri otot. Pada beberapa pasien bahkan dapat terjadi kehilangan sementara fungsi kognitif.

Tanda pada kulit yang dapat dikenali ialah ruam kemerahan berbentuk kupu-kupu pada wajah (pipi), kebotakan, luka yang tak kunjung sembuh pada mulut, hidung, saluran kemih, dan vagina. Pada pasien juga terjadi fotosensitivitas, yang menyebabkan pasien tidak dapat terpapar sinar matahari.

Saat ini pemeriksaan paling utama untuk mendeteksi lupus ialah uji laboratorium anti-nuclear antibody (ANA), anti-extractable nuclear antigen (anti-ENA), dan anti-double stranded DNA (dsDNA).

Lupus tidak dapat dicegah, tetapi komplikasinya dapat dihindari dengan melakukan tes rutin terkait dengan jantung (tekanan darah dan kolesterol), infeksi, osteoporosis, dan kanker.

Saat ini belum ditemukan obat untuk mengobati lupus. Orang dengan lupus diterapi dengan imunosupresi, yaitu pasien diberikan obat-obatan yang menekan kekebalan tubuh seperti kortikosteroid, serta obat-obatan tambahan untuk mengontrol gejala dan komplikasi.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Tez, Dompet Digital Besutan Google
22 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Google kini meluncurkan layanan baru. Layanan ini adalah aplikasi dompet digital dengan nama Tez. Aplikasi ini baru dirilis di India. Tez ...
saya pancasila
5 Desember 2017, by Tonton Taufik
NGAJAK BERANTEM ALLAH Oleh: Emha Ainun Nadjib Salah satu prestasi tingkat tinggi demokrasi dan freedom of speech yang dicapai oleh Indonesia era Now adalah ...
Begini Ucapan Idul Adha Ala Cuitan Warganet
2 September 2017, by Della Nur Wijiarti
Ucapan selamat Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban mulai membanjiri jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter. Selain masyarakat muslim di dunia yang ...
Kate Middleton Dikabarkan Hamil Anak Ke-3
4 September 2017, by Rachmiamy
Keluarga besar Istana Kensington sedang berbahagia, pasalnya Pangeran William dan Kate Middleton dikabarkan sedang menanti anak ke 3 mereka. Istana ...
KPAI dan DPD Kota Semarang Turun Tangan Atas Pemecatan Siswa Oleh SMAN 1 Semarang
2 Maret 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - KPAI menyampaikan keprihatinan atas peristiwa pengeluaran Anin dan Afif oleh SMAN 1 Semarang, mengingat kedua siswa itu berada di kelas akhir dan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
ObatDiabetes