Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Kenaikan Permukaan Laut Semakin Cepat, Demikian Hasil Penelitian Baru

Kenaikan Permukaan Laut Semakin Cepat, Demikian Hasil Penelitian Baru

15 Februari 2018 | Dibaca : 714x | Penulis : Slesta

Penelitian baru menunjukkan kenaikan permukaan air laut tidak konstan namun berakselerasi. Menurut perhitungan baru, permukaan laut akan naik rata-rata 26 inci pada akhir abad ini.

"Ini hampir pasti merupakan perkiraan konservatif," Steve Nerem, seorang profesor dan peneliti di Institut Koperasi Universitas Denver untuk Ilmu Pengetahuan Lingkungan, mengatakan dalam sebuah rilis berita. "Ekstrapolasi kami mengasumsikan bahwa permukaan laut terus berubah di masa depan karena memiliki lebih dari 25 tahun terakhir. Mengingat perubahan besar yang kita lihat di lapisan es hari ini, itu tidak mungkin terjadi."

Para ilmuwan menggunakan citra satelit untuk mengukur tingkat kenaikan permukaan laut selama dua setengah dasawarsa terakhir. Angka tersebut menunjukkan bahwa lautan meningkat lebih cepat dari waktu ke waktu.

Pada awal 1990an, lautan naik rata-rata 0,1 inci setiap tahunnya. Saat ini, lautan naik rata-rata 0,13 inci per tahun.

Data pasang surut yang digunakan dalam analisis terbaru - yang diterbitkan minggu ini di jurnal PNAS - dikumpulkan oleh sebuah konstelasi satelit pengamatan Bumi yang dikelola oleh NASA, NOAA dan lembaga ruang dan cuaca internasional lainnya.

Para ilmuwan menyarankan percepatan kenaikan permukaan air laut adalah hasil dari destabilisasi lapisan es bumi yang sedang berlangsung.

"Karena rekaman data iklim ini mendekati tiga dekade, sidik jari hilangnya eskalasi tanah berbasis Greenland dan Antartika sekarang terungkap dalam perkiraan tingkat rata-rata laut global dan regional," kata Brian Beckley, seorang peneliti di Goddard Space Flight Center NASA.

Ini bukan pertama kalinya para ilmuwan menyarankan agar kenaikan permukaan laut meningkat, namun sebagian besar prediksi tersebut didasarkan pada model iklim dan simulasi komputer. Penelitian terbaru didasarkan pada pengamatan langsung.

"Percepatan yang diprediksi oleh model sekarang telah terdeteksi secara langsung dari pengamatan. Menurut saya ini adalah permainan-changer sejauh diskusi perubahan iklim berlangsung," kata peneliti Gary Mitchum, seorang profesor di University of South Florida College of Marine Ilmu. "Misalnya, kawasan Teluk Tampa telah diidentifikasi sebagai salah satu dari 10 daerah yang paling rentan di dunia terhadap kenaikan permukaan air laut dan kenaikan tingkat kenaikan menjadi perhatian besar."

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Bagaimana Seorang Perempuan Dibesarkan Pengaruhi Prestasi Olahraga saat Dewasa
17 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Tampang.com - Kemampuan untuk mendapatkan hasil terbaik yang menentukan dalam keberhasilan atlet dalam olahraga kompetitif. Keinginan untuk menjadi yang ...
Pemprov Sumsel Kesulitan Maksimalkan Penyerapan APBD 2017
2 November 2017, by Admin
Tampang.com  - Pemerintah daerah harus kerja keras untuk memaksimalkan penyerapan APBD tahun 2017. Sebab data Kanwil Perbendaharaan Negara Provinsi ...
Dahlan Iskan Akhirnya Dibebaskan oleh Pengadilan Tinggi Surabaya
7 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Semenjak muncul kasus korumsi terhadap asset Badan Usaha Milik Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, BUMN ( Badan Usaha Milik Nagara) pendiri dan ...
Anies Baswedan Segera Keluarkan Pergub Tentang Permudah Izin Usaha
8 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa akan segera mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang kepariwisataan. Pergub ...
100% Energi Terbarukan pada 2050 untuk Masa Depan Rendah Karbon
24 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Tantangan untuk menggerakkan dunia menuju masa depan yang rendah karbon untuk menghindari peningkatan pemanasan global dan menciptakan negara-negara mandiri ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab