Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Kenaikan Permukaan Laut Semakin Cepat, Demikian Hasil Penelitian Baru

Kenaikan Permukaan Laut Semakin Cepat, Demikian Hasil Penelitian Baru

15 Februari 2018 | Dibaca : 860x | Penulis : Slesta

Penelitian baru menunjukkan kenaikan permukaan air laut tidak konstan namun berakselerasi. Menurut perhitungan baru, permukaan laut akan naik rata-rata 26 inci pada akhir abad ini.

"Ini hampir pasti merupakan perkiraan konservatif," Steve Nerem, seorang profesor dan peneliti di Institut Koperasi Universitas Denver untuk Ilmu Pengetahuan Lingkungan, mengatakan dalam sebuah rilis berita. "Ekstrapolasi kami mengasumsikan bahwa permukaan laut terus berubah di masa depan karena memiliki lebih dari 25 tahun terakhir. Mengingat perubahan besar yang kita lihat di lapisan es hari ini, itu tidak mungkin terjadi."

Para ilmuwan menggunakan citra satelit untuk mengukur tingkat kenaikan permukaan laut selama dua setengah dasawarsa terakhir. Angka tersebut menunjukkan bahwa lautan meningkat lebih cepat dari waktu ke waktu.

Pada awal 1990an, lautan naik rata-rata 0,1 inci setiap tahunnya. Saat ini, lautan naik rata-rata 0,13 inci per tahun.

Data pasang surut yang digunakan dalam analisis terbaru - yang diterbitkan minggu ini di jurnal PNAS - dikumpulkan oleh sebuah konstelasi satelit pengamatan Bumi yang dikelola oleh NASA, NOAA dan lembaga ruang dan cuaca internasional lainnya.

Para ilmuwan menyarankan percepatan kenaikan permukaan air laut adalah hasil dari destabilisasi lapisan es bumi yang sedang berlangsung.

"Karena rekaman data iklim ini mendekati tiga dekade, sidik jari hilangnya eskalasi tanah berbasis Greenland dan Antartika sekarang terungkap dalam perkiraan tingkat rata-rata laut global dan regional," kata Brian Beckley, seorang peneliti di Goddard Space Flight Center NASA.

Ini bukan pertama kalinya para ilmuwan menyarankan agar kenaikan permukaan laut meningkat, namun sebagian besar prediksi tersebut didasarkan pada model iklim dan simulasi komputer. Penelitian terbaru didasarkan pada pengamatan langsung.

"Percepatan yang diprediksi oleh model sekarang telah terdeteksi secara langsung dari pengamatan. Menurut saya ini adalah permainan-changer sejauh diskusi perubahan iklim berlangsung," kata peneliti Gary Mitchum, seorang profesor di University of South Florida College of Marine Ilmu. "Misalnya, kawasan Teluk Tampa telah diidentifikasi sebagai salah satu dari 10 daerah yang paling rentan di dunia terhadap kenaikan permukaan air laut dan kenaikan tingkat kenaikan menjadi perhatian besar."

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

12 Cara Memutihkan Kulit dengan Bahan Alami
27 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Memiliki wajah yang putih dan berseri merupakan idaman bagi semua orang, terutama kaum hawa. Bagi seorang wanita pasti ingin rasanya memiliki wajah yang putih ...
Inilah Dinosaurus Terbesar di Dunia ynag Pernah Ada
17 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Titanosaur seberat 70 ton telah resmi dinobatkan sebagai hewan darat terbesar yang pernah ada di Bumi. Pemakan tumbuhan raksasa yang menjelajahi planet ini ...
Jangan Menunggu Haus untuk Minum Air
2 Juli 2017, by Zeal
tampang.com - Sebagian besar orang mulai untuk meminum air saat sudah merasa haus. Namun, sebenarnya hal ini belum merupakan sesuatu yang tepat untuk ...
Makanan Enak Picu Banyak Penyakit Bersarang Pada Tubuh
18 Desember 2017, by Retno Indriyani
Seiring perkembangan zaman yang semakin maju, bukan hanya teknologi yang terkena imbasnya namun dari segi makanan pun muncul berbagai macam varian baru yang ...
foto suasana menjelang puasa
6 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Sudah menjadi tradisi menjelang datangnya bulan puasa harga-harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Hal ini dikarenakan faktor permintaan yang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab