Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Kapan Waktu yang Tepat Konsumsi Antibiotik?

Kapan Waktu yang Tepat Konsumsi Antibiotik?

28 Februari 2018 | Dibaca : 271x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Agar cepat sembuh, orang-orang biasanya menggunakan antibiotik dalam pengobatannya. Hal ini memang dapat dilakukan. Namun, apabila antibiotik ini tak sesuai indikasi, hasilnya adalah adanya resistensi atau kekebalan bakteri terhadap obat pada tubuh.

Tentunya resistensi ini berbahaya. Ketika bakteri pada tubuh telah kebal dengan antibiotik, maka kita cenderung lebih sulit untuk sembuh. Oleh karena itu, para ahli kesehatan menyarankan untuk mengkonsumsi antibiotik sesuai indikasi.

"(Penyakit) yang memerlukan antibiotik hanya yang disebabkan infeksi bakteri. Virus tidak bisa diatasi dengan antibiotik. Hanya infeksi bakteri saja," ujar Ketua Komite Pengendalian Resistensi Antimikroba (KPRA), dr. Hari Paraton, SpOG(K) dalam Simposium Nasional Upaya Peningkatan Kesadaran Pencegahan Penyakit dan Penggunaan Antimikroba yang Baik dan Benar di Jakarta, Selasa, seperti dikutip dari laman Arah.

Lalu, Hari pun mengatakan bahwa tak semua penanganan infeksi bakteri memerlukan antibiotik. Hal ini karena ada beberapa infeksi bakteri yang bisa sembuh dengan sendirinya.

Para klinisi, kata dia, harus bisa membedakan mana infeksi bakteri yang memerlukan antibiotik dan tidak.

"Infeksi bakteri saja tidak selamanya menggunakan antibiotik. Ada yang sembuh sendiri sehingga tidak memerlukan antibiotik," lanjut Hari.

Selanjutnya, para klinisi seringkali meresepkan antibiotik pada pasien, ketika menemukan panas pada tubuh pasien. Mereka menganggap panas sebagai infeksi. Padahal, panas bisa saja bukan manisfestasi infeksi.

"Para klinisi kalau ada indikasi panas dianggap infeksi karena dulu ajarannya diberikan antibiotik. Panas manifestasi sebagian karena infeksi dan sebagiannya tidak. Harus dibedakan infeksi itu karena virus atau bakteri. Hanya infeksi bakteri saja yang menggunakan antibiotik," papar Hari.

Penyakit semacam flu, diare, radang tenggorokan bisa sembuh tanpa antibiotik.

"Manusia dibekali self healing, sebagian bisa sembuh tanpa antibiotik, seperti batuk pilek, radang tenggorokan, diare, demam berdarah," tutup Hari.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Paguyuban Bentor Ponorogo Protes banyak Bentor yang Diamankan Polisi
18 November 2017, by Admin
Tampang.com – Langkah polisi menertibkan becak motor (bentor) direaksi Paguyuban Bentor Ponorogo. Pihak paguyuban tidak terima bentor ditertibkan. Sebab ...
3 Kunci Sukses Program Diet Menurut Pakar Gizi
1 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika kita melakukan program diet, tentu pada awalnya kita bingung untuk memulai dari mana. Hal ini karena banyak sekali program diet yang dapat ...
Undanglah Rezekimu Datang dengan Cara-cara yang di Sukai Allah
9 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Banyak orang menganggap bahwa rezeki yang kita terima hanyalah berupa materi atau uang semata, padahal apa yang disebut rezeki tidak semata ...
Pesawat Mission Aviation Fellowship (MAF) tidak dapat lagi Layani Masyarakat Dayak
16 November 2017, by Admin
Tampang.com — Sudah Sepekan ini, Mission Aviation Fellowship (MAF) tidak dapat melayani penumpang pedalaman di Kalimantan Utara, seperti ke Krayan di ...
Cegah Efek Buruk, Ini Cara Sehat Bermain Instagram..
9 Maret 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Instagram merupakan salah satu media sosial yang paling banyak digemari saat ini. Instagram memiliki efek buruk bagi penggunanya. Menurut survei ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview