Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
Jusuf Kalla Setuju Jika Kampus Asing Masuk ke Indonesia

Jusuf Kalla Setuju Jika Kampus Asing Masuk ke Indonesia

7 Februari 2018 | Dibaca : 241x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyetujui kalau kampus asing didatangkan ke Indonesia. Dia mengatakan kebijakan tersebut dibuat untuk membuat seluruh anak-anak Indonesia dapat merasakan suasana kampus berbasis internasional tanpa harus melelaui program beasiswa LPDP (Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan).

"Pikirannya sederhana, kenapa kita memberikan beasiswa mahal-mahal untuk anak kita sekolah ke luar negeri. Tidak pakai kurikulum Indonesia, tapi kita biayai dia triliunan. Membiayai LPDP, malah lebih baik kita bawa sekolahnya ke sini," kata JK ketika memberikan sambutan di depan para peserta Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2018 dengan tema 'Menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan' di Pusdiklat Kemendikbud, Serua, Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (7/2).

"Lebih banyak anak yang bisa menikmati. Sehingga ada pembanding. Sehingga ada benchmarking yang baru," JK menambahkan.

JK mengatakan bahwa bukan hanya mahasiswa saja yang mendapatkan keuntungan tetapi juga dosen Indonesia berpeluang mendapatkan hal yang sama.

"Dan juga tentu dosen-dosen kita memiliki manfaat. Nah itu detailnya," kata JK.

Seperti diketahui sebelumnya, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, mengatakan bahwa pertengahan  tahun 2018, pemerintah akan memberi izin kepada kampus asing beroperasi di Indonesia.

Dengan syarat perguruan tinggi yang akan beroperasi tersebut harus bekerja sama dengan PTS (Perguruan Tinggi Swasta) yang ada di Indonesia. Lalu mengenai lokasi kampus dan program studi (prodi) pemerintah Indonesia yang akan menentukan.

"Tahun ini kan rencana ada 5-10 PT asing yang akan diberikan izin. Mereka kami dorong agar mau berkolaborasi dengan PTS yang ada untuk menjalankan sistem pembelajarannya. Tapi jika ingin bangun gedung, ya nanti kami yang tentukan lokasinya," kata Nasir di Jakarta, pada Rabu (31/01)

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

 Ingin Sehat? Tertawalah?
16 September 2017, by Rindang Riyanti
Banyak orang yang berkata bahwa tertawa adalah obat yang mujarab. Studi telah dilakukan untuk mencoba mengetahui mengapa kita tertawa, apa yang membuat bayi ...
Merasa Gagal? Baca Kisah Tokoh Ini
30 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Terkadang masalah dan kegagalan menumpuk seperti bola salju. Pada saat seperti itu, Anda merasa putus asa, dan sepertinya tidak ada gunanya terus ...
rutan cipinang
10 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Aksi demo para pendukung Ahok yang terjadi sampai tengah malam kemarin, merupakan kejadian yang pertama kali terjadi di Indonesia. Masih ingat di ...
Dampak Negatif Memiliki Tato yang Perlu Anda Ketahui
7 April 2018, by oteli w
Dampak negatif memiliki tato!   Tato adalah salah satu seni menggambar tubuh menggunakan tinta dan jarum khusus. Jarum akan memasukkan tinta ke ...
Resep Yoghurt yang Segar Menyehatkan
1 Februari 2018, by Maman Soleman
Yoghurt atau susu fermentasi disukai karena selain rasanya nikmat dan segar, juga menyehatkan Pasalnya, yoghurt banyak mengandung kalsium yang dibutuhkan ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab