Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Jusuf Kalla Setuju Jika Kampus Asing Masuk ke Indonesia

Jusuf Kalla Setuju Jika Kampus Asing Masuk ke Indonesia

7 Februari 2018 | Dibaca : 96x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyetujui kalau kampus asing didatangkan ke Indonesia. Dia mengatakan kebijakan tersebut dibuat untuk membuat seluruh anak-anak Indonesia dapat merasakan suasana kampus berbasis internasional tanpa harus melelaui program beasiswa LPDP (Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan).

"Pikirannya sederhana, kenapa kita memberikan beasiswa mahal-mahal untuk anak kita sekolah ke luar negeri. Tidak pakai kurikulum Indonesia, tapi kita biayai dia triliunan. Membiayai LPDP, malah lebih baik kita bawa sekolahnya ke sini," kata JK ketika memberikan sambutan di depan para peserta Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2018 dengan tema 'Menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan' di Pusdiklat Kemendikbud, Serua, Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (7/2).

"Lebih banyak anak yang bisa menikmati. Sehingga ada pembanding. Sehingga ada benchmarking yang baru," JK menambahkan.

JK mengatakan bahwa bukan hanya mahasiswa saja yang mendapatkan keuntungan tetapi juga dosen Indonesia berpeluang mendapatkan hal yang sama.

"Dan juga tentu dosen-dosen kita memiliki manfaat. Nah itu detailnya," kata JK.

Seperti diketahui sebelumnya, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, mengatakan bahwa pertengahan  tahun 2018, pemerintah akan memberi izin kepada kampus asing beroperasi di Indonesia.

Dengan syarat perguruan tinggi yang akan beroperasi tersebut harus bekerja sama dengan PTS (Perguruan Tinggi Swasta) yang ada di Indonesia. Lalu mengenai lokasi kampus dan program studi (prodi) pemerintah Indonesia yang akan menentukan.

"Tahun ini kan rencana ada 5-10 PT asing yang akan diberikan izin. Mereka kami dorong agar mau berkolaborasi dengan PTS yang ada untuk menjalankan sistem pembelajarannya. Tapi jika ingin bangun gedung, ya nanti kami yang tentukan lokasinya," kata Nasir di Jakarta, pada Rabu (31/01)

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Artis Tambun, Pretty Asmara di Ciduk Polisi..Narkoba Lagi !!!
18 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Setelah artis ganteng Ammar Zoni tertangkap polisi karena kasus kepemilikan narkoba, ada lagi artis bertubuh tambun, Pretty Asmara diciduk aparat ...
londonistan
10 Desember 2017, by Admin
Oleh: Jaya Suprana . SAYA memang tahu ada nama Pakistan, Afghanistan, Turkistan, Kazhakstan, Kirgistan, Uzbekistan dan lain-lain nama berakhiran ...
Hijab Masa Kini
7 Maret 2018, by Rizal Abdillah
Hijab, dahulu kita belum terlalu akrab dengan kata ini. Kita lebih sering mengenal kata jilbab. Jilbab merupakan salah satu jenis pakaian muslimah yang ...
Lanjut Usia Berisiko di Belakang Kemudi Daripada Pengemudi Remaja Lainnya
7 Agustus 2017, by Slesta
Remaja yang lebih tua lebih cenderung melakukan hal-hal yang berisiko saat mengemudi dan mengalami tingkat kecelakaan yang lebih tinggi dan nyaris ...
Gerindra tidak Takut Demokrat Dukung Pemerintah
2 November 2017, by Admin
Tampang.com - Partai Gerindra mengaku tak takut apabila Partai Demokrat bergabung ke pemerintah. Pasalnya, partai besutan Prabowo Subianto itu sudah terbiasa ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JusKulitManggis