Tutup Iklan
glowhite
  
login Register
Jusuf Kalla Setuju Jika Kampus Asing Masuk ke Indonesia

Jusuf Kalla Setuju Jika Kampus Asing Masuk ke Indonesia

7 Februari 2018 | Dibaca : 267x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyetujui kalau kampus asing didatangkan ke Indonesia. Dia mengatakan kebijakan tersebut dibuat untuk membuat seluruh anak-anak Indonesia dapat merasakan suasana kampus berbasis internasional tanpa harus melelaui program beasiswa LPDP (Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan).

"Pikirannya sederhana, kenapa kita memberikan beasiswa mahal-mahal untuk anak kita sekolah ke luar negeri. Tidak pakai kurikulum Indonesia, tapi kita biayai dia triliunan. Membiayai LPDP, malah lebih baik kita bawa sekolahnya ke sini," kata JK ketika memberikan sambutan di depan para peserta Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2018 dengan tema 'Menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan' di Pusdiklat Kemendikbud, Serua, Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (7/2).

"Lebih banyak anak yang bisa menikmati. Sehingga ada pembanding. Sehingga ada benchmarking yang baru," JK menambahkan.

JK mengatakan bahwa bukan hanya mahasiswa saja yang mendapatkan keuntungan tetapi juga dosen Indonesia berpeluang mendapatkan hal yang sama.

"Dan juga tentu dosen-dosen kita memiliki manfaat. Nah itu detailnya," kata JK.

Seperti diketahui sebelumnya, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, mengatakan bahwa pertengahan  tahun 2018, pemerintah akan memberi izin kepada kampus asing beroperasi di Indonesia.

Dengan syarat perguruan tinggi yang akan beroperasi tersebut harus bekerja sama dengan PTS (Perguruan Tinggi Swasta) yang ada di Indonesia. Lalu mengenai lokasi kampus dan program studi (prodi) pemerintah Indonesia yang akan menentukan.

"Tahun ini kan rencana ada 5-10 PT asing yang akan diberikan izin. Mereka kami dorong agar mau berkolaborasi dengan PTS yang ada untuk menjalankan sistem pembelajarannya. Tapi jika ingin bangun gedung, ya nanti kami yang tentukan lokasinya," kata Nasir di Jakarta, pada Rabu (31/01)

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Pahami Konsep dan Kisi – Kisi dalam Ujian Soal Matematika
30 Januari 2018, by Rahmat Zaenudin
  Soal ujian matematika diidentikkan dengan mata pelajaran yang sulit. Namun sebenarnya soal matematika tidak sulit jila siswa sudh paham dengan ...
Desa Terkaya di Dunia, Apakah ada di Indonesia ??
27 Maret 2018, by oteli w
DESA TERKAYA DI DUNIA, APAKAH ADA DI INDONESIA??? Bendar adalah nama sebuah desa nelayan yang terletak kurang lebih 13 km di sebelah timur Kota Pati Jawa ...
Surat Yasin Versi Digital untuk Sempurnakan Ibadah Puasamu
23 Mei 2018, by Maman Soleman
Salah satu aktivitas paling menyenangkan di bulan Ramadan adalah membaca Al-Quran. Aplikasi ini membuat kita lebih mudah membaca Surah Yasin di mana pun ...
Ternyata Sofia adalah Nama Gadis Paling Populer di Dunia
27 Oktober 2017, by Rachmiamy
Kalian pasti sudah tak asing lagi dengan nama Sophia Latjuba, Sofia Andres si Cantik Pemeran Kate di Forevermore, dan Sofia Boutella, pemeran utama tokoh ...
Bertemu Pertama Kali, Ini 4 Hal yang Dinilai Orang
10 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika bertemu orang baru, kesan pertama biasanya menjadi hal yang penting. Karena ketika kesan baik didapat, maka akan mudah hubungan tersebut ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih