Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
JR Saragih Dicoret, Djarot dan Edy Rahmayadi Bertarung di Pilgubsu

JR Saragih Dicoret, Djarot dan Edy Rahmayadi Bertarung di Pilgubsu

13 Februari 2018 | Dibaca : 1166x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Usai penetapan calon gubernur dan wakil gubernur  Sumatera Utara oleh KPU Sumut, dipastikan Pasangan Djarot-Sihar, dan Pasangan Edy-Musa akan bertarung merebut kursi gubernur dan wakil gubernur sumatera utara. Sementara pasangan JR Saragih dicoret oleh KPU Sumatera Utara karena dianggap tidak memenuhi syarat. Pasalnya legalisir ijazah milik JR Saragih bermasalah, dan tidak diakui Dinas Pendidikan.

Pasangan JR Saragih-Ance diusung oleh tiga partai yakni Partai Demokrat,  PKB, dan PKPI.

KPU Sumatera Utara menetapkan dua pasangan calon untuk bertatung di Pilkada Sumut 2018 yakni Pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus yang diusung oleh koalisi partai politik PDIP dan PPP. Kemudian pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah yang diusung oleh koalisi parpol Gerinda, PAN, PKS, Golkar, dan Nasdem.

"KPU Sumut menetapkan dua pasangan yakni Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah dan yang kedua pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus," ujar Ketua KPU Sumut Mulia Banurea, Senin (12/2). 

Mulia menjelaskan bahwa legalisir fotokopi ijazah SMA JR Saragih tidak memenuhi syarat karena tidak diakui oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta. "Sehingga berdasarkan regulasi, yang bersangkutan tidak bisa ditetapkan sebagai pasangan calon," katanya.

Ijazah yang diserahkan JR bernomor 01 oc oh 0373795 tahun 1990. Sekolah tersebut kemudian diketahui tutup pada tahun ajaran 1993/1994. KPU kemudian memverifikasi keabsahan ijazah diserahkan JR ke KPU pada Dinas Pendidikan. 

"Dinas Pendidikan DKI Jakarta kemudian menyampaikan surat resmi ke KPU Sumut dan Dinas menyatakan tidak pernah mengeluarkan ijazah/STTB bernomor 01 oc oh 0373795 tahun 1990 atas nama Jopinus Saragih G," jelas Benget Silitonga Anggota KPU Sumut divisi teknis.

Atas dasar klarifikasi Dinas Pendidikan inilah yang menjadi dasar pada keputusan KPU Sumut.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sumut Syafrida Rasahan menyampaikan, pasangan calon yang tidak ditetapkan oleh KPU bisa menempuh jalur mensengketakan keputusan KPU tiga hari sejak keputusan diterima. "Dan kami punya waktu 12 hari pasca diregistrasi untuk memproses sengketanya," kata Syafrida.   

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Banjir Massal di Asia Selatan Merupakan Krisis Kemanusiaan, Kata Kelompok Bantuan
19 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com, Internasional - Banjir monsun di Nepal, Bangladesh dan India telah digabungkan menjadi krisis kemanusiaan penuh - dengan lebih dari 16 juta orang ...
Stephen Hawking Salah Satu Fisikawan Ternama Meninggal Dunia
14 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Seperti dilansir di kompas.com memberitakan bahwa Stephen Hawking yang meninggal pada 14 Maret 2018 merupakan salah satu fisikawan teoritis paling ternama ...
Surya Paloh Sindir Pemimpin yang Bicara Seenak Perutnya Saja
7 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Pemimpin dalam pemerintahan dan politik adalah mereka yang telah dipercayai oleh rakyat dan akan menjadi sorotan media ketika mengatakan atau menyampaikan ...
Negara Singapura Berhasil Mengalahkan Silicon Valey Dalam Memiliki Talenta IT Startup Global
4 Mei 2017, by Ayu
Seperti yang sudah kita ketahui, Silicon Valley sudah sering disebut sebagai pusat perkembangan startup di dunia. Walaupun begitu, seperti tidak sejalan dengan ...
Hubungan Diplomatis Korea Selatan dan China Memanas, Perusahaan Hyundai di China Kewalahan
30 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Hyundai Motor Co mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka memulai produksi di pabriknya di China di mana produsen mobil tersebut telah bekerja untuk ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih