Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
JR Saragih Dicoret, Djarot dan Edy Rahmayadi Bertarung di Pilgubsu

JR Saragih Dicoret, Djarot dan Edy Rahmayadi Bertarung di Pilgubsu

13 Februari 2018 | Dibaca : 1211x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Usai penetapan calon gubernur dan wakil gubernur  Sumatera Utara oleh KPU Sumut, dipastikan Pasangan Djarot-Sihar, dan Pasangan Edy-Musa akan bertarung merebut kursi gubernur dan wakil gubernur sumatera utara. Sementara pasangan JR Saragih dicoret oleh KPU Sumatera Utara karena dianggap tidak memenuhi syarat. Pasalnya legalisir ijazah milik JR Saragih bermasalah, dan tidak diakui Dinas Pendidikan.

Pasangan JR Saragih-Ance diusung oleh tiga partai yakni Partai Demokrat,  PKB, dan PKPI.

KPU Sumatera Utara menetapkan dua pasangan calon untuk bertatung di Pilkada Sumut 2018 yakni Pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus yang diusung oleh koalisi partai politik PDIP dan PPP. Kemudian pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah yang diusung oleh koalisi parpol Gerinda, PAN, PKS, Golkar, dan Nasdem.

"KPU Sumut menetapkan dua pasangan yakni Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah dan yang kedua pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus," ujar Ketua KPU Sumut Mulia Banurea, Senin (12/2). 

Mulia menjelaskan bahwa legalisir fotokopi ijazah SMA JR Saragih tidak memenuhi syarat karena tidak diakui oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta. "Sehingga berdasarkan regulasi, yang bersangkutan tidak bisa ditetapkan sebagai pasangan calon," katanya.

Ijazah yang diserahkan JR bernomor 01 oc oh 0373795 tahun 1990. Sekolah tersebut kemudian diketahui tutup pada tahun ajaran 1993/1994. KPU kemudian memverifikasi keabsahan ijazah diserahkan JR ke KPU pada Dinas Pendidikan. 

"Dinas Pendidikan DKI Jakarta kemudian menyampaikan surat resmi ke KPU Sumut dan Dinas menyatakan tidak pernah mengeluarkan ijazah/STTB bernomor 01 oc oh 0373795 tahun 1990 atas nama Jopinus Saragih G," jelas Benget Silitonga Anggota KPU Sumut divisi teknis.

Atas dasar klarifikasi Dinas Pendidikan inilah yang menjadi dasar pada keputusan KPU Sumut.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sumut Syafrida Rasahan menyampaikan, pasangan calon yang tidak ditetapkan oleh KPU bisa menempuh jalur mensengketakan keputusan KPU tiga hari sejak keputusan diterima. "Dan kami punya waktu 12 hari pasca diregistrasi untuk memproses sengketanya," kata Syafrida.   

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Soal Patung Kongco, Pemerintah Jokowi Kurang Sensitif
15 Agustus 2017, by Gatot Swandito
Polemik soal patung Dewa Perang Kongco Kwan Sing Tee Koen tidak bisa dipandang selintas. Apalagi dengan menganggap penentangnya sebagai kelompok intoleran yang ...
The Night Evil Died
18 Mei 2017, by herline
Buat kamu yang suka dengan film horor bin serem bakalan ada Halloween The Night Evil Died (2017) yang akan dirilis di Amerika 23 Juni 2017. Filmnya bakal main ...
foto Tribun jabar
16 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Bermain game on line memang mengasyikkan dan membuat kita lupa akan waktu dan tanggung jawab. Gaya hidup pelajar sekarang yang tidak lepas dari ...
5 Faktor Wanita Hobi Belanja Meski Tak Memakainya
11 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Sudah bukan rahasia lagi bahwa banyak wanita memiliki hobi shoping yang lebih tinggi dibanding pria. Memang tidak semua wanita memiliki hobi ini, namun ...
Perhatikan 4 Hal Berikut Sebelum Meminjam Uang Ke Orang
29 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Terkadang kita mengalami krisis keuangan terutama saat akhir bulan. Bagi mereka yang merantau pasti pernah mengalami hal di atas. Untuk mengatasi hal itu agar ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite