Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
JR Saragih Dicoret, Djarot dan Edy Rahmayadi Bertarung di Pilgubsu

JR Saragih Dicoret, Djarot dan Edy Rahmayadi Bertarung di Pilgubsu

13 Februari 2018 | Dibaca : 1073x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Usai penetapan calon gubernur dan wakil gubernur  Sumatera Utara oleh KPU Sumut, dipastikan Pasangan Djarot-Sihar, dan Pasangan Edy-Musa akan bertarung merebut kursi gubernur dan wakil gubernur sumatera utara. Sementara pasangan JR Saragih dicoret oleh KPU Sumatera Utara karena dianggap tidak memenuhi syarat. Pasalnya legalisir ijazah milik JR Saragih bermasalah, dan tidak diakui Dinas Pendidikan.

Pasangan JR Saragih-Ance diusung oleh tiga partai yakni Partai Demokrat,  PKB, dan PKPI.

KPU Sumatera Utara menetapkan dua pasangan calon untuk bertatung di Pilkada Sumut 2018 yakni Pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus yang diusung oleh koalisi partai politik PDIP dan PPP. Kemudian pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah yang diusung oleh koalisi parpol Gerinda, PAN, PKS, Golkar, dan Nasdem.

"KPU Sumut menetapkan dua pasangan yakni Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah dan yang kedua pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus," ujar Ketua KPU Sumut Mulia Banurea, Senin (12/2). 

Mulia menjelaskan bahwa legalisir fotokopi ijazah SMA JR Saragih tidak memenuhi syarat karena tidak diakui oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta. "Sehingga berdasarkan regulasi, yang bersangkutan tidak bisa ditetapkan sebagai pasangan calon," katanya.

Ijazah yang diserahkan JR bernomor 01 oc oh 0373795 tahun 1990. Sekolah tersebut kemudian diketahui tutup pada tahun ajaran 1993/1994. KPU kemudian memverifikasi keabsahan ijazah diserahkan JR ke KPU pada Dinas Pendidikan. 

"Dinas Pendidikan DKI Jakarta kemudian menyampaikan surat resmi ke KPU Sumut dan Dinas menyatakan tidak pernah mengeluarkan ijazah/STTB bernomor 01 oc oh 0373795 tahun 1990 atas nama Jopinus Saragih G," jelas Benget Silitonga Anggota KPU Sumut divisi teknis.

Atas dasar klarifikasi Dinas Pendidikan inilah yang menjadi dasar pada keputusan KPU Sumut.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sumut Syafrida Rasahan menyampaikan, pasangan calon yang tidak ditetapkan oleh KPU bisa menempuh jalur mensengketakan keputusan KPU tiga hari sejak keputusan diterima. "Dan kami punya waktu 12 hari pasca diregistrasi untuk memproses sengketanya," kata Syafrida.   

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Peneliti Ciptakan Robot yang Terinspirasi dari Origami
25 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Penelitian terbaru dari tim profesor Teknik Mesin dan Sains dari University of Illinois menjelaskan bagaimana struktur origami digunakan untuk membuat robot ...
Seperti Inilah Kehidupan Para Bocah Di Balik Jeruji Besi Penjara. Miris!
23 Juli 2017, by Slesta
Tampang.com – Seorang Narapidana kasus narkotika, Fika Hendrayani tak dapat melupakan momen itu. Pada saat berada didalam Lapas Kelas II Pondok Bambu, ...
Kasih Sayang Orang Tua Sepanjang Masa
12 November 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Memiliki anak adalah suatu anugrah terindah yang telah Tuhan berikan kepada kita,dan sebagai orang tua kita tak lepas untuk selalu mendoakan yang ...
Pria Menjauhi Wanita yang Seperti ini....?
1 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Wanita adalah makhluk Tuhan yang sangat diistimewahkan, karena sifat dan kondisi tubuhnya yang berbeda dengan pria. Di kehidupan nyata, kita akan ...
Menjalankan Aplikasi Android di Google Chrome
17 Mei 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Tahukah kamu kalau Google Chrome dapat menjalankan aplikasi android? Ternyata Google Chrome memang bisa loh teman-teman untuk menjalankan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab