Tutup Iklan
powerman
  
login Register
JR Saragih Dicoret, Djarot dan Edy Rahmayadi Bertarung di Pilgubsu

JR Saragih Dicoret, Djarot dan Edy Rahmayadi Bertarung di Pilgubsu

13 Februari 2018 | Dibaca : 1244x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Usai penetapan calon gubernur dan wakil gubernur  Sumatera Utara oleh KPU Sumut, dipastikan Pasangan Djarot-Sihar, dan Pasangan Edy-Musa akan bertarung merebut kursi gubernur dan wakil gubernur sumatera utara. Sementara pasangan JR Saragih dicoret oleh KPU Sumatera Utara karena dianggap tidak memenuhi syarat. Pasalnya legalisir ijazah milik JR Saragih bermasalah, dan tidak diakui Dinas Pendidikan.

Pasangan JR Saragih-Ance diusung oleh tiga partai yakni Partai Demokrat,  PKB, dan PKPI.

KPU Sumatera Utara menetapkan dua pasangan calon untuk bertatung di Pilkada Sumut 2018 yakni Pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus yang diusung oleh koalisi partai politik PDIP dan PPP. Kemudian pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah yang diusung oleh koalisi parpol Gerinda, PAN, PKS, Golkar, dan Nasdem.

"KPU Sumut menetapkan dua pasangan yakni Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah dan yang kedua pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus," ujar Ketua KPU Sumut Mulia Banurea, Senin (12/2). 

Mulia menjelaskan bahwa legalisir fotokopi ijazah SMA JR Saragih tidak memenuhi syarat karena tidak diakui oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta. "Sehingga berdasarkan regulasi, yang bersangkutan tidak bisa ditetapkan sebagai pasangan calon," katanya.

Ijazah yang diserahkan JR bernomor 01 oc oh 0373795 tahun 1990. Sekolah tersebut kemudian diketahui tutup pada tahun ajaran 1993/1994. KPU kemudian memverifikasi keabsahan ijazah diserahkan JR ke KPU pada Dinas Pendidikan. 

"Dinas Pendidikan DKI Jakarta kemudian menyampaikan surat resmi ke KPU Sumut dan Dinas menyatakan tidak pernah mengeluarkan ijazah/STTB bernomor 01 oc oh 0373795 tahun 1990 atas nama Jopinus Saragih G," jelas Benget Silitonga Anggota KPU Sumut divisi teknis.

Atas dasar klarifikasi Dinas Pendidikan inilah yang menjadi dasar pada keputusan KPU Sumut.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sumut Syafrida Rasahan menyampaikan, pasangan calon yang tidak ditetapkan oleh KPU bisa menempuh jalur mensengketakan keputusan KPU tiga hari sejak keputusan diterima. "Dan kami punya waktu 12 hari pasca diregistrasi untuk memproses sengketanya," kata Syafrida.   

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Khasiat Semut Jepang Untuk Kesehatan
31 Maret 2018, by oteli w
Semut Jepang merupakan spesies semut asli negri Sakura yang terdapat dalam lebih dari 150 spesies, bahkan ada pula media yang menyebutkan hingga 200 spesies. ...
Olahraga Gym, TRX dan Yoga Membuat Tubuh Proporsional
7 Mei 2018, by Maman Soleman
Adinia Wirasti, pemeran Karmen dalam film Ada Apa dengan Cinta (AADC) dan AADC2 ini memiliki tubuh yang ramping dan indah. Hal tersebut terlihat ketika Anda ...
Lebarkan Sayap, Telkom Beli Saham Perusahaan Satelit Malaysia
27 November 2017, by Rindang Riyanti
  Telkom Indonesia (Telkom) melalui anak usahanya PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) telah menyepakati pembelian mayoritas saham TS ...
Menakjubkan, Beginilah Penampakan Trans Papua Yang Membelah Gunung
9 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com Dilansir dari liputan6.com, Pembangunan Trans Papua telah lama dikerjakan oleh Kementrian pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beserta TNI. ...
Setya Novanto  Merayakan Idul Firtri Pertama di Suka MIskin
16 Juni 2018, by oteli w
Setya Novanto  Merayakan Idul Firtri Pertama di Suka MIskin Setelah ditetapkan sebagai tersangka dan divonis penjara, Setya Novanto menjalani ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite