Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Ikhlas Menghadapi Teman Palsu

Ikhlas Menghadapi Teman Palsu

15 Februari 2018 | Dibaca : 1361x | Penulis : Zeal

Tampang.com - Manusia adalah makhluk sosial, makhluk yang tidak bisa hidup sendiri. Dirumah, disekolah, ditempat kerja, dimanapun keberadaanya, manusia tetap makhluk yang saling membutuhkan satu sama lain.

Sebaik baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya buat orang lain. Memiliki hati yang ikhlas untuk memberi tanpa menginginkan balasan. Berbeda dengan orang yang dzalim, yang selalu memanfaatkan kebaikan orang lain.

Sudah menjadi kewajiban untuk kita berbuat baik kepada sesama makhluk. Dengan berbuat baik maka kehidupan kita bisa menjadi bermakna karena kehidupan dihiasi dengankebaikan dan keshalihan.

Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan (Q.S. an-Nahl [16] : 90)

Terkadang terlintas dalam pikiran kita, bahwa kebaikan yang diberikan, harus dibalas dengan kebaikan yang sama. Namun, hati manusia mana ada yang tau, karna yang tau hanyalah dirinya dan Allah SWT. Dimana kondisi yang kita temukan tidak sesuai dengan harapan. Kebaikan dibalas dengan keburukan. Maka yang terjadi adalah perasaan kecewa.

Misalnya pertemanan antara A dan B. Ketika B bermanfaat untuk A, maka A menganggap B sebagai sahabat. Namun, ketika B tidak memberi manfaat kepada A, maka A tidak menganggapnya teman sama sekali. Pertemanan mereka dibatasi dengan kebermanfaatan yang diterima.

Kondisi tersebut amat buruk, karena :

Yang pertama : B kecewa terhadap A, karena harapan B kebaikannya bisa dibalas dengan kebaikan.

Yang kedua : Realita yang tidak sesuai dengan harapan.

Kondisi tersebut menyadarkan kita bahwasannya harapan itu hanya kepada Allah, bukan kepada makhluk. Berharap akan keridhoan dari Allah atas apa yang telah diperbuat, bukan tentang kebaikan dari orang lain. Memberi lebih baik dari pada menerima. Sehingga, hati akan menjadi lega dan ikhlas.

“Barang siapa membantu kebutuhan saudaranya, Allah akan membantu kebutuhannya. Barang siapa membebaskan kesukaran seorang Muslim, Allah akan membebaskan darinya satu kesukaran dari kesukaran – kesukaran pada hari Kiamat. Dan barang siapa menutupi (cacat)-nya, akan ditutup aibnya kelak dihari Kiamat.” (H.r. Bukhari Muslim)

Maka jadilah teman baik, yang senantiasa berbuat baikkarena Allah SWT.

“Bersihkan Hati, Luruskan Niat, Beramallah untuk Negeri Keabadian”

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Mengejutkan, Minum Kopi Bisa Memengaruhi Nilai IPK
5 Oktober 2017, by Yusef Maulana
Sebagai mahasiswa, mendapatkan tugas yang banyak dengan tingkat kesulitan yang tinggi nampaknya sudah menjadi hal yang biasa. Terlebih lagi, jika jurusan yang ...
Dosis Darah Rendah Terkait dengan Gangguan pada Rria yang Lebih Tua
10 Februari 2018, by Slesta
Tingkat natrium yang lebih rendah dalam darah dikaitkan dengan gangguan mental dan penurunan pada pria yang lebih tua, sebuah studi baru menemukan. Temuan ...
15 Cara Mengatasi Asam Lambung
27 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Mengidap asam lambung berlebih sangatlah tidak mengenakkan. Untuk mengatasinya, seseorang mesti mengetahui terlebih dahulu tentang manfaat dan efek ...
Joshua dan Ge Pamungkas Mendatangi LBH GP Ansor Setelah Dilaporkan Kepolisi
10 Januari 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Setelah menjadi buah bibir di semua media, dan di laporkan ke polisi atas tindakan pelecehan agama. Mereka, 2 komika tersebut tak hanya diam. ...
Negara Pertama diluar angkasa
1 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
                  Negara Pertama di Luar Angkasa “Asgardia” Siap Diluncurkan Sumber ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab