Tutup Iklan
hijab
  
login Register
GNPF : Kasus Hermansyah tidak Terkait Kasus Chat Habib Rizieq, Ini Kata Ustad Bachtiar Nasir

GNPF : Kasus Hermansyah tidak Terkait Kasus Chat Habib Rizieq, Ini Kata Ustad Bachtiar Nasir

10 Juli 2017 | Dibaca : 1220x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com - Kasus pengeroyokan Hermansyah, Pakar IT ITB yang memberikan kesaksian bahwa kasus Chat Habib Rizieq dan Firza adalah palsu atau rekayasa di salah satu acara stasiun Televisi, membuat banyak orang yang menduga kalau kejadian ini ada hubungannya dengan pernyataan Hermansyah. Salah satu media menyebutkan bahwa Ketua GNPF ( Gerakan Nasional Pengawal Fatwa) Ustad Bactiar Nasir memberikan pernyataan bahwa kasus ini hanya karena senggolan mobil dan tidak ada kaitannya dengan pernyataan Hermansyah pada kasus Chat Habib Rizieq.

Mendengar berita tersebut, Ustad Bachtiar Nasir, mengeluarkan pernyataan dan mengungkapkan rasa keprihatinannya  dan meluruskan berita kasus pengeroyokan Hermansyah ini.

KH. Bachtiar Nasir

( Ketua GNPF MUI )

Bismillahi Rahmani Rahim, Assalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Saya, Bachtiar Nasir, Ketua GNPF MUI, dengan ini memberikan pernyataan sikap sekaligus pelurusan berita framing dalam kasus pengeroyokan yang menimpa saudara saya, sahabat saya, Hermansyah di Tol Jagorawi, Ahad, 09-07-2017.

Pertama, saya mengutuk keras kepada pelaku pengeroyokan yang sangat kejam, biadab dan tidak berperikemanusiaan. Akibat perbuatan mereka, saudara saya Hermansyah dalam kondisi kritis dengan luka yang sangat parah. Saya sangat prihatin dan ikut merasakan betapa sakit dan sedihnya menghadapi peristiwa ini. 

Kedua, Kami berharap kepada aparat kepolisian khususnya Polres Jakarta Timur untuk bertindak lebih cepat demi tegaknya supremasi hukum dan memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Leih penting lagi adalah demi menghindari spekulasi-spekulasi yang dikembangkan oleh mereka yang tidak menginginkan adanya kedamaian di negeri ini.

Ketiga, Saudara Hermansyah bagi saya leih dari sekedar sahabat.Beliau adalah teman seperjuangan yang saya segani dan hormati. Beliau adalah alumni ITB yang saya banggakan. Beliau bukan cuma memberikan pengetahuan mahal bagi kami, tetapi juga memberikan keterampilan, waktu dan tenaganya dalam mendukung perjuangan umat khususnya di bidang telematika dan perkembangan ekonomi kerakyatan dan keumatan.

Keempat, dari sisi media, para jurnalis banyak terbantu dari keahlian beliau di bidang telematika, khususnya dalam perkembangan dakwah sosial di lingkungan GNPF. Lebih dari itu, pengetahuan dan keterampilan beliau sangat mahal ketika memberikan masukan seputar kasus chat pribadi yang menimpa Habib Rizieq Shihab. Beliau pernah bertanya saat diminta menjadi saksi ahli dalam kasus Habib Rizieq Shihab oleh penasehat hukum Firza Husein. karena masalah ini menjadi besar dan apa yang menimpa saudara Hermansyah sangat sensitif terutama terkait isu chat Habib Rizieq dan Firza.

Kelima, Saya memberikan keterangan bahwa pada Ahad, 9 Juli 2017, saya telah mengunjungi Hermansyah di rumah sakit Hermina Depok sebelum dipindahkan ke RSPAD Gatot Subroto, dalam kondisi tidak sadar saya tidak bisa bertanya dan menggali informasi lebih jauh, satu-satunya saksi kunsi adalah istri beliau yang tidak bisa berbahasa In donesia dan masih dalam kondisi syok.

Keenam, saya berkepentingan untuk meluruskan informasi dan berharap kepada masyarakat untuk menjauhi Framing berita, yang bertujuan untuk mengadu domba umat. kami belum mendapat data yang cukup terkait kasus ini, namun diberitakan bahwa kami menyatakan kasus tersebut tidak terkait dengan kesaksian Hermansyah dalam chat Habib Rizieq dan Firza. 

Kepada temen media yang memframing berita tersebut, saya nyatakan bahwa itu Bukan Pernyataan saya, saya tidak berani berspekulasi sampai ada informasi yang jelas berdasarkan fakta. Semoga pernyataan sikap ini bisa meluruskan kekeliruan yang beredar di masyarakat, memberi ketentraman dan memotivasi pihak kepolisian bekerja lebih ekstra.

Kami dari GNPF juga bekerja untuk menggali informasi yang sebenarnya. Lebih dari itu bantuan moril dan material dari GNPF semoga meringankan musibah yang dialami saudara Hermansyah.

Jakarta, Pukul 09.00 WIB

10 Juli 2017

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ternyata Tidak Hanya di Indonesia Telegram Diblokir
16 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Aplikasi pesan singkat Telegram ramai diperbincangkan akibat proses pemblokiran aplikasi ini oleh Kemkominfo. Bahkan hingga ada petisi yang ...
Beda Ikan, Ternyata Beda Juga Kepribadiannya
26 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Menurut hasil studi yang dipublikasikan pada Senin (25/9), ikan ternyata memiliki kepribadian individual yang rumit. Temuan ini adalah hasil ...
Drone Berkeliaran di Atas Kita, Amankah?
2 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Banyak aplikasi yang menjanjikan dari pesawat ini, mulai dari pengiriman paket, keselamatan umum, dan manajemen lalu lintas. Jadi sebelum drone atau pesawat ...
Tips Cegah Bau Mulut Saat Puasa
17 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Bau mulut merupakan satu masalah paling menyebalkan yang dialami banyak orang ketika berpuasa. Pasalnya ketika mengalami bau mulut, dapat mengganggu kenyamanan ...
Pencuri Koper di Bandara Ditangkap Polisi dan Ternyata Pelaku Adalah Masih Remaja
28 Mei 2018, by oteli w
Pencuri Koper di Bandara Ditangkap Polisi dan Ternyata Pelaku Adalah Masih Remaja Pelaku pencurian koper penumpang bandara soekarno Hatta berhasil ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab