Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Gelar Sri Paduka Raja Fadli Zon Bakal Dicabut?

Gelar Sri Paduka Raja Fadli Zon Bakal Dicabut?

3 April 2018 | Dibaca : 286x | Penulis : oteli w

Tampang.com - Tidak diketahui secara pasti asal-usul bagaimana terjadinya proses dianugerahkannya gelar Sri Paduka Raja kepada Fadli Zon oleh Puri Singaraja melalui penglingsir Puri Singaraja AA Ugracena. Tidak sampai hitungan bulan setelah pemberian gelar tersebut, maka munculah polemic di kalangan masyarakat khususnya di Buleleng dan Bali.

Oleh karena adanya polemik sehubungan dengan pemberian gelar adat tersebut, maka  Keluarga besar Puri Agung Singaraja mempertimbangkan mencabut gelar kehormatan tersebut untuk Fadli Zon. Dan diperkirakan bahwa jika rencana pencabutan ini benar-benar dilaksanakan oleh pihak Puri Agung Singaraja, maka gelar adat dimaksud yang disandang oleh Fadli Zon bisa menjadi yang tersingkat dalam sejarah.

Rencana mencabut gelar tersebut diketahui karena adanya  surat terbuka yang dikirim keluarga besar Puri Singaraja, Senin (2/4) siang.

PURI AGUNG SINGARAJA – BULELENG - BALI

Desa Adat Pakraman Buleleng – Singaraja

Om Swastyastu, 

PERNYATAAN SIKAP TENTANG PEMBERIAN GELAR RAJA KEPADA FADLI  ZON

Dengan ini kami keluarga Puri Agung Singaraja Buleleng  menyatakan, Setelah menyimak, mengikuti perkembangan dan mempertimbangkan

kegaduhan yang telah menjadi viral di media social oleh para netizen, bahwa penganugerahan gelar  Sri Paduka Raja kepada Fadli Zon oleh A. A. Ngurah Ugrasena

di Puri Gde Singaraja pada Jumat, 30 Maret 2018 adalah bersifat pribadi yang sudah  tidak sepatutnya di laksanakan di puri.

Kami keluarga Puri Gde sangat menyesalkan hal ini. Kami sesungguhnyalah tidak tahu menahu, tidak terlibat-dilibatkan dan  tidak ikut bertanggung jawab atas kejadian dimaksud.

Kami juga sudah mempertimbangkan untuk membatalkan dan mencabut pemberian gelar dimaksud yang sudah  tidak sesuai dengan peraturan dan  prosedur yang  semestinya.

Melalui kesempatan ini pula kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua Semeton dan Warga Buleleng, Bali khususnya dan Nusantara pada umumnya atas kelalaian dan kecerobohan ini.

Demikian pernyataan sikap kami ini kami sampaikan sedemikian agar masyarakat luas kiranya dapat maklum.

Om Shanti, Shanti, Shanti Om

Singaraja, 2 April 2018

Salam Shanti & Rahayu Agung Brawida.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Tak Terima SetNov Disudutkan, Golkar Adukan Koran Tempo ke Dewan Pers
11 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Ketua Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Erwin Ricardo Silalahi mengadukan Koran Tempo ke Dewan Pers, ...
Kamu Wajib Coba! Ini Dia 8 Snack Paling Hits dari Berbagai Negara
1 September 2017, by Myanisha Zurhijaya
Kamu termasuk pecinta kuliner dan hobi ngemil? Kamu tentu bosen dong dengan keripik kentang atau cokelat yang rasanya gitu-gitu aja? Cari tahu yuk apa sih ...
Malaysia VS Indonesia, Siapa Yang Akan Melangkah Ke Babak Final ?
26 Agustus 2017, by Rachmiamy
Semi final sea games 2017 cabang sepak bola yang akan berlangsung nanti malam mempertemukan tuan rumah Malaysia vs Indonesia. Pertandingan yang akan ...
Aris Budiman Laporkan Novel Baswedan, Kabareskrim: Kita Layani
1 September 2017, by Zeal
tampang - Kasus mengenai Novel Baswedan kembali bergulir. Kali ini, Brigjen Pol Aris Budiman, yang juga merupakan Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan ...
Polisi Sita 5 Mobil dan 7 Rumah Milik Bos First Travel
22 Agustus 2017, by Risa Suadiani
Perkembangan kasus travel bermasalah, First Travel, makin membuat masyarakat geleng kepala. Setelah polisi mengungkapkan bahwa ada sekitar 52.000 calon jamaah ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab