Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Gelar Sri Paduka Raja Fadli Zon Bakal Dicabut?

Gelar Sri Paduka Raja Fadli Zon Bakal Dicabut?

3 April 2018 | Dibaca : 245x | Penulis : oteli w

Tampang.com - Tidak diketahui secara pasti asal-usul bagaimana terjadinya proses dianugerahkannya gelar Sri Paduka Raja kepada Fadli Zon oleh Puri Singaraja melalui penglingsir Puri Singaraja AA Ugracena. Tidak sampai hitungan bulan setelah pemberian gelar tersebut, maka munculah polemic di kalangan masyarakat khususnya di Buleleng dan Bali.

Oleh karena adanya polemik sehubungan dengan pemberian gelar adat tersebut, maka  Keluarga besar Puri Agung Singaraja mempertimbangkan mencabut gelar kehormatan tersebut untuk Fadli Zon. Dan diperkirakan bahwa jika rencana pencabutan ini benar-benar dilaksanakan oleh pihak Puri Agung Singaraja, maka gelar adat dimaksud yang disandang oleh Fadli Zon bisa menjadi yang tersingkat dalam sejarah.

Rencana mencabut gelar tersebut diketahui karena adanya  surat terbuka yang dikirim keluarga besar Puri Singaraja, Senin (2/4) siang.

PURI AGUNG SINGARAJA – BULELENG - BALI

Desa Adat Pakraman Buleleng – Singaraja

Om Swastyastu, 

PERNYATAAN SIKAP TENTANG PEMBERIAN GELAR RAJA KEPADA FADLI  ZON

Dengan ini kami keluarga Puri Agung Singaraja Buleleng  menyatakan, Setelah menyimak, mengikuti perkembangan dan mempertimbangkan

kegaduhan yang telah menjadi viral di media social oleh para netizen, bahwa penganugerahan gelar  Sri Paduka Raja kepada Fadli Zon oleh A. A. Ngurah Ugrasena

di Puri Gde Singaraja pada Jumat, 30 Maret 2018 adalah bersifat pribadi yang sudah  tidak sepatutnya di laksanakan di puri.

Kami keluarga Puri Gde sangat menyesalkan hal ini. Kami sesungguhnyalah tidak tahu menahu, tidak terlibat-dilibatkan dan  tidak ikut bertanggung jawab atas kejadian dimaksud.

Kami juga sudah mempertimbangkan untuk membatalkan dan mencabut pemberian gelar dimaksud yang sudah  tidak sesuai dengan peraturan dan  prosedur yang  semestinya.

Melalui kesempatan ini pula kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua Semeton dan Warga Buleleng, Bali khususnya dan Nusantara pada umumnya atas kelalaian dan kecerobohan ini.

Demikian pernyataan sikap kami ini kami sampaikan sedemikian agar masyarakat luas kiranya dapat maklum.

Om Shanti, Shanti, Shanti Om

Singaraja, 2 April 2018

Salam Shanti & Rahayu Agung Brawida.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Orang-Orang Bersenjata Membunuh 7 Orang Sukarelawan Helm Putih di Suriah
13 Agustus 2017, by Slesta
Orang-orang bersenjata tak dikenal di Suriah telah membunuh tujuh anggota organisasi penyelamatan relawan Pertahanan Sipil Suriah, yang dikenal sebagai Helm ...
Presiden Jokowi Jalan Kaki 2 Kilometer Menuju Upacara HUT TNI
7 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Mobil RI1 yang terjebak macet membuat Presiden Jokowi harus berjalan kaki beberapa kilometer untuk sampai di lokasi peringatan HUT TNI ke 72 tahun di Pelabuhan ...
lowongan kerja
3 Juli 2017, by Zeal
Produksi :   Kendaraan bermerek Daihatsu /Toyota beserta Komponennya.   Penempatan : 1. Karawang 2. Bekasi 3. Cikarang 4. ...
Walk In Interview – Mega Finance
19 Agustus 2017, by Slesta
Posisi : Officer Development Program ( Riau ) Kualifikasi : Usia maksimal 26 tahun Pendidikan minimal S1 semua jurusan Memiliki pengalaman ...
5 Hal yang Perlu Anda Siapkan Sebelum Kuliah di Luar Negeri
7 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Kuliah di luar negeri merupakan impian sebagian orang. Beragam tujuan orang memilih untuk kuliah di luar negeri misalnya kualitas pendidikan yang lebih baik ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman