Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Gelar Sri Paduka Raja Fadli Zon Bakal Dicabut?

Gelar Sri Paduka Raja Fadli Zon Bakal Dicabut?

3 April 2018 | Dibaca : 449x | Penulis : oteli w

Tampang.com - Tidak diketahui secara pasti asal-usul bagaimana terjadinya proses dianugerahkannya gelar Sri Paduka Raja kepada Fadli Zon oleh Puri Singaraja melalui penglingsir Puri Singaraja AA Ugracena. Tidak sampai hitungan bulan setelah pemberian gelar tersebut, maka munculah polemic di kalangan masyarakat khususnya di Buleleng dan Bali.

Oleh karena adanya polemik sehubungan dengan pemberian gelar adat tersebut, maka  Keluarga besar Puri Agung Singaraja mempertimbangkan mencabut gelar kehormatan tersebut untuk Fadli Zon. Dan diperkirakan bahwa jika rencana pencabutan ini benar-benar dilaksanakan oleh pihak Puri Agung Singaraja, maka gelar adat dimaksud yang disandang oleh Fadli Zon bisa menjadi yang tersingkat dalam sejarah.

Rencana mencabut gelar tersebut diketahui karena adanya  surat terbuka yang dikirim keluarga besar Puri Singaraja, Senin (2/4) siang.

PURI AGUNG SINGARAJA – BULELENG - BALI

Desa Adat Pakraman Buleleng – Singaraja

Om Swastyastu, 

PERNYATAAN SIKAP TENTANG PEMBERIAN GELAR RAJA KEPADA FADLI  ZON

Dengan ini kami keluarga Puri Agung Singaraja Buleleng  menyatakan, Setelah menyimak, mengikuti perkembangan dan mempertimbangkan

kegaduhan yang telah menjadi viral di media social oleh para netizen, bahwa penganugerahan gelar  Sri Paduka Raja kepada Fadli Zon oleh A. A. Ngurah Ugrasena

di Puri Gde Singaraja pada Jumat, 30 Maret 2018 adalah bersifat pribadi yang sudah  tidak sepatutnya di laksanakan di puri.

Kami keluarga Puri Gde sangat menyesalkan hal ini. Kami sesungguhnyalah tidak tahu menahu, tidak terlibat-dilibatkan dan  tidak ikut bertanggung jawab atas kejadian dimaksud.

Kami juga sudah mempertimbangkan untuk membatalkan dan mencabut pemberian gelar dimaksud yang sudah  tidak sesuai dengan peraturan dan  prosedur yang  semestinya.

Melalui kesempatan ini pula kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua Semeton dan Warga Buleleng, Bali khususnya dan Nusantara pada umumnya atas kelalaian dan kecerobohan ini.

Demikian pernyataan sikap kami ini kami sampaikan sedemikian agar masyarakat luas kiranya dapat maklum.

Om Shanti, Shanti, Shanti Om

Singaraja, 2 April 2018

Salam Shanti & Rahayu Agung Brawida.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Pemkab Bandung Tetap Lanjutkan Pembangunan Kota Baru Mandiri
21 November 2017, by Admin
Tampang.com – Pemerintah Kabupaten Bandung memastikan rencana proyek pembangunan Kota Baru Mandiri Tegalluar terus berlanjut, terlebih dengan bakal ...
Driver Ojek Online Lakukan Pencabulan di Rumah Korbannya
5 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Kemudahan teknologi ternyata tak hanya membuahkan sisi positif. Aksi pemerkosaan oleh driver ojek online kembali terjadi. Seorang pelajar SMK berinisial TF ...
reklamasi jakarta
28 April 2017, by Tonton Taufik
Mereka telah merancang 17 Pulau Buatan. Setiap pulau dengan luas masing-masing di antara 45-50 hektar (ha), kecuali Pulau G yang luasnya hanya belasan hektar ...
Kegalauan Seorang Transgender, Tiga Kali Gonta Ganti Kelamin
11 Februari 2018, by Slesta
Tampang.com – Baru – baru ini terdapat seorang transgender asal Inggris. Ia merupakan seorang transgender termuda karena ia telah melakukan ...
luna maya
11 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Meninggalnya Julia Perez atau Jupe hari Sabtu, 10 Juni 2017 kemarin, menyisakan duka yang sangat mendalam bagi keluarga dan sahabat-sahabat Jupe. ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab