Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Gaya Hidup Sehat Malah Merusak Gigi? Ko Bisa?

Gaya Hidup Sehat Malah Merusak Gigi? Ko Bisa?

2 Desember 2017 | Dibaca : 1148x | Penulis : Retno Indriyani

Gaya hidup sehat yang selalu disarankan oleh para dokter untuk menjaga kesehatan tubuh ternyata bisa juga berbahaya untuk tubuh loh terutama saat menjaga kesehatan gigi. Gigi yang terus dirawat atau mendapat perlakuan seperti dibawah ini semakin lama akan semakin rusak. Apa ya penyebabnya dan apa aja sih gaya hidup sehat yang dapat merusak gigi?

1. Rajin Menggosok Gigi

Sikat gigi yang disarankan yaitu dua kali sehari dan harus dilakukan dengan cara yang benar. Banyak orang yang cenderung terburu-buru, cepat dan keras saat menggosok gigi. Menurut ahli gigi hal tersebut dapat merusak lapisan email gigi sehingga saraf dibawahnya akan lebih sensitif terutama saat makan atau minum panas maupun dingin. Sebaiknya jangan terlalu cepat dan lakukan dengan lembut saat menggosok gigi serta luangkan waktu sekitar 2 menit untuk menggosok gigi.

2. Menggosok Gigi Setelah Makan

Gosok gigi setelah makan memang sangat baik untuk menjaga kebersihan gigi. Namun setelah makan sesuatu yang asam seperti jeruk dan tomat harus menunggu sekitar 30 menit untuk menggosokk gigi karena dapat membuat lapisan pelindung gigi rentan terkikis.

3. Minum Air Lemon

Minum air lemon memang baik untuk membantu melancarkan pencernaan, membersihkan racun dalam tubuh dan juga memperkuat sistem kekebalan tubuh. Namun ada juga efek samping dari mengkonsumsi air lemon yaitu dapat melemahkan enamel gigi. Kandungan asam lemon menjadi penyebab utama gigi terkikis. Sebaiknya segera menggosok gigi setelah minum air lemon.

4. Mengkonsumsi Obat Tertentu

Obat anti depresan dan penghilang rasa nyeri emmiliki efek samping untuk mengurangi air liur dalam mulut sehingga orang yang minum obat ini cenderung memiliki mulut yang kering dan berisiko tinggi mengalami kerusakan gigi.

5. Olahraga Bela Diri

Olahraga tertentu seperti hoki atau bela diri memerlukan bantalan gigi (mother guard) untuk melindungi gigi dari benturan dan mencegah gigi copot. Namun, olahraga ini juga dapat mempengaruhi jumlah dan kualitas air liur. Sebuah studi tahun 2003 di The Scandinavian Journal of Medicine & Science in Sports menunjukkan, saat atlet aktif, aliran air liur akan melambat, sedangkan pH naik. Perubahan ini berdampak negatif pada gigi dan membut gigi menjadi rusak.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Perusahaan Ini Berencana Memasang Menara Telepon di Bulan
17 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Sebuah startup Jerman bertujuan untuk mendaratkan rover di Bulan yang akan berkomunikasi menggunakan teknologi ponsel. Perusahaan yang bernama PT Scientists ...
MUI Akan Mengkaji Soal Fatwa Larangan Politisasi Masjid
3 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan melakukan pengkajian terhadap wacana mengeluarkan fatwa soal masalah politisasi masjid. Ketua MUI KH Ma’aruf Amin ...
Pemkab Bandung Barat segera Perbaiki Jembatan Pabuaran yang sudah Rusak Berat
21 November 2017, by Admin
  Tampang.com – Untuk memperbaiki jembatan Pabuaran yang sudah lama dibiarkan rusak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten ...
 Khofifah Indar Parawansa Memenangin Pilkada Jatim Versi Hitung Cepat
28 Juni 2018, by oteli w
 Khofifah Indar Parawansa Memenangkan Pilkada Jatim Versi Hitung Cepat Pilkada serentak 2018 telah selesai digelar, ada yang kalah dan ada yang menang. ...
penamparan istri jenderal
6 Juli 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Petugas Aviation security (Avsec) Bandara Sam Ratulangi Manado, Elizabeth Wehantouw, tak menyangka jika dirinya akan menerima perlakuan kasar ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab