Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
Fahri Hamzah: Kualitas Bangunan Lapas Sukamiskin Masih Bangunan Lama

Fahri Hamzah: Kualitas Bangunan Lapas Sukamiskin Masih Bangunan Lama

28 Juli 2018 | Dibaca : 140x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Fahri Hamzah menyatakan kondisi bangunan Lapas Sukamiskin di Bandung tak layak huni. Menurutnya, kondisi bangunan dan semua sel penjaranya masih seperti pada zaman pemerintahan colonial Belanda yang dianggap sebagai warga kelas dua.

Menurutnya, perlu adanya pembenahan fasilitas Lapas Sukamiskin, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan pada hak asasi manusia yang di penjara.

"Kalau zaman Belanda masih memakai kloset jongkok, masa hari ini tidak boleh memakai kloset duduk. Itu sudah bocor sudah rusak sudah ancur. Pasti harganya lebih murah dari yang dibangun. Kualitas bangunan masih bangunan lama," ujar Fahri Hamzah usai meninjau penjara tipikor di Lapas Sukamiskin, Bandung, Sabtu (28/7/2018).

Fahri menilai tidak semua yang dibangun oleh napi berdampak buruk, apalagi fasilitas penjara yang masih buruk harus segera diperbaiki. Sebagai contoh, saung yang dibangun atas dana urunan napi sebagai tempat menerima pengunjung lapas dibongkar paksa. Hal itu menurutnya tidak baik sebab saung tersebut berguna untuk pengajian, tempat berdiskusi, bahkan untuk buka puasa bersama di bulan puasa.

"Tapi tiba-tiba itu suruh dibongkar. Sekarang dibongkar saya lihat tadi di bawah sana, keluarga-keluarga itu terima tamu di karpet-karpet di lorong-lorong (sel). Kita mungkin dengan perasaan dendam, bilang rasain. Enggak boleh begitu, hak-hak manusia harus kita jaga. Jangan kita tidak lebih beradab dari Belanda," katanya

Wakil Ketua DPR itu menuding KPK terlalu jauh mengintervensi Lapas Sukamiskin, termasuk saung yang dibongkar tersebut.

"Cara dia melihat manusia itu sudah salah. Sekali lagi, kita harus membantu memperbaiki citra dari Lapas Sukamiskin. Makanya kami, akan meneruskan nanti temuan kami ini, dengan mengundang pimpinan dan anggota serta Kemenkumham untuk mendalami masalah ini. Supaya ini jangan terus menerus jadi kampanye yang merugikan," papar Fahri Hamzah.

Sebelumnya sejumlah petugas gabungn Kemenkum HAM membongkar saung penjunjung warga binaa yang di ada di dalam  Lapas Sukamiskin. Pembongkaran itu dilakukan karena dinilai negatef oleh publik karena ada fasilitas mewah di dalam Lapas.

Puluhan petugas gabungan dari Kementrian Hukum dan HAM membongkar saung pengunjung warga binaan yang berada di dalam Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

"Itu yang jadi permasalahan. Karena pemanfaatannya tidak bisa dimanfaatkan semua narapidana, sehingga terindikasi bahwa saung dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu, maka saung itu harus dibongkar," jelas Pelaksana harian (Plh) Kepala Lapas Sukamiskin, Kusnali, ditemui usai pembongkaran saung di halaman Lapas Sukamiskin, Rabu (25/7/2018).

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Masa Depan Stasiun Luar Angkasa ISS Akan Segera Berakhir
2 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Para ilmuwan NASA telah menyusun rencana untuk pembongkaran International Space Station (ISS). Mengorbit antara 330 dan 435km di atas permukaan Bumi, pos ...
Agar Terhindar Dari Stroke Rutinlah Jalan Kaki
5 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Kesehatan merupakan nomor sumber nomor satu kebahagiaan seseorang untuk menikmati hidup. Namun, terkadang kita sering lupa akan kesehatan ketika diperhadapkan ...
3 Jus Sayur Kaya Vitamin
28 Februari 2018, by Maman Soleman
Warna-warni jus yang menggoda rupanya banyak mengandung manfaat bagi kesehatan Anda dan keluarga. Kombinasi vitamin A, B, B5, B6, C, dan E memiliki manfaat ...
Tudingan Pada Anies Baswedan yang Mudah Dipatahkan dan Kado Istimewa untuk Jokowi
20 Oktober 2017, by Gatot Swandito
Anies Phd ilmu politik. Jelas bukan orang bodoh. Pidato pertamanya diliput semua media. Dia sudah berhitung gaung, efek, akibat apa yg akan dia ...
Inilah 5 Klaim Palsu Dwi Hartanto
9 Oktober 2017, by Slesta
Tampang.com – Dunia pendidikan saat ini sedang di gegerkan oleh salah satu putra bangsa yang mengenyam pendidikan di luar negeri. Dwi Hartanto seorang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview