Tutup Iklan
glowhite
  
login Register
Efektif Antidepresan untuk Kurang Tidur

Efektif Antidepresan untuk Kurang Tidur

23 September 2017 | Dibaca : 331x | Penulis : Rindang Riyanti

Kekurangan tidur yang akut biasanya disembuhkan dalam rawat inap yang terkontrol. Ini diberikan untuk mengurangi gejala depresi pada kira-kira separuh pasien depresi. Hal ini menurut peneltian dari periset di Perelman School of Medicine di Universitas dari Pennsylvania.

Kurang tidur parsial (tidur selama tiga sampai empat jam kemudian terjaga secara paksa selama 20-21 jam) sama pengaruhnya dengan kurang tidur total (kurang tidur selama 36 jam).

Meskipun kekurangan tidur total atau kekurangan tidur parsial dapat memperbaiki gejala depresi dalam waktu 24 jam, antidepresan adalah pengobatan depresi yang paling umum. Obat-obatan tersebut biasanya memakan waktu berminggu-minggu untuk mengalami hasil, namun 16,7 persen dari 242 juta orang dewasa AS mengonsumsi satu atau lebih resep untuk obat-obatan psikiatrik.

"Lebih dari 30 tahun sejak ditemukannya efek antidepresan untuk gejala kurang tidur, kami masih belum memahami secara tepat seberapa efektif pengobatannya dan bagaimana mencapai hasil klinis terbaik," kata Philip Gehrman, PhD, seorang profesor Psikiatri dan anggota Penn Sleep Center, yang juga merawat pasien di TPV. Pusat Medis Michael J. Crescenz VA.

Mengkaji lebih dari 2.000 penelitian, tim tersebut menarik data dari kelompok terakhir yang terdiri dari 66 studi yang dilaksanakan selama periode 36 tahun untuk menentukan bagaimana respons dapat dipengaruhi oleh jenis dan waktu kurang tidur yang dilakukan (total vs awal atau akhir keterlambatan tidur parsial), sampel klinis (mengalami episode depresi atau maniak, atau kombinasi keduanya), status pengobatan, dan usia dan jenis kelamin sampel. Mereka juga mengeksplorasi bagaimana tanggapan terhadap kekurangan tidur mungkin berbeda di seluruh penelitian sesuai dengan bagaimana "respon" didefinisikan dalam setiap penelitian.

Para peneliti mencatat bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi secara tepat bagaimana kurang tidur menyebabkan pengurangan keparahan depresi yang cepat dan signifikan. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Tanpa Sadar Coretan Tanganmu Ungkap Rahasia Dirimu
5 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Perasaan bosan jenuh kadang serina datang dalam keseharian kita terutama saat menunggu sesuatu pastilah membuat kita bosan. Banyaknya kerjaan ...
tentang menangis
3 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Menangis menjadi salah satu kegiatan untuk mengekspresikan diri. Oleh karena itu, tak perlu takut dan malu untuk menangis. Pasalnya, menangis ...
Melewatkan Sarapan Pagi, Menyebabkan Kita Ingin Makan Lebih Banyak di Waktu Selanjutnya?
16 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Tuntutan kehidupan modern membuat kita sering melewatkan waktu untuk sarapan pagi. Berbeda dengan penelitian sebelumnya, sebuah penelitian baru menunjukkan ...
Ingin Move On dari Mantan Pacar? Coba Lakukan Hal ini!
16 September 2017, by Rachmiamy
Sebagai seorang yang sedang dimabuk asmara, pastilah kita ingin selalu bersama dengan orang yang kita cintai. Tapi bagaimana jika dia bukanlah jodoh kita, dan ...
mcgregor
20 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Petarung MMA Connor McGregor mendatangi UFC Performance Institute di Las Vegas, Amerika Serikat, Rabu (19/7/2017) waktu setempat dengan membawa ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman