Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
Efek Penggundulan Hutan di Masa Lalu Akan Terasa Sampai di Masa Depan

Efek Penggundulan Hutan di Masa Lalu Akan Terasa Sampai di Masa Depan

23 Agustus 2017 | Dibaca : 739x | Penulis : Rindang Riyanti

Bahkan jika orang berhenti menjadikan hutan tropis menjadi lahan pertanian, dampak deforestasi tropis akan terus dirasakan selama bertahun-tahun yang akan datang. Itulah kesimpulan dari para periset yang melaporkan dalam jurnal Sel Press Current Biology pada tanggal 28 Juli yang telah menggunakan tingkat historis dan pola deforestasi tropis di seluruh dunia untuk memperkirakan emisi karbon dan kerugian spesies yang dihasilkan dari waktu ke waktu.

"Kami menemukan bahwa walaupun deforestasi telah benar-benar dihentikan pada tahun 2010, masih ada emisi karbon yang setara dengan lima sampai sepuluh tahun penggundulan hutan global dan hutang kepunahan lebih dari 140 spesies burung, mamalia, dan amfibi. Spesies, yang jika dibayar, akan meningkatkan jumlah kepunahan abad ke-20 dalam kelompok ini sebesar 120 persen, "kata Isabel Rosa dari Imperial College of London. "Dengan besarnya hutang ini, komitmen untuk mengurangi emisi dan hilangnya keanekaragaman hayati sepertinya tidak akan terwujud tanpa tindakan spesifik yang secara langsung mengatasi warisan lingkungan yang merusak ini."

Butuh waktu setelah pohon ditebang sebelum kayu dan bahan tanaman lainnya tertinggal di tempat yang benar-benar busuk, melepaskan karbon ke atmosfer. Hilangnya habitat juga menyebabkan hilangnya spesies, namun efeknya juga cenderung terjadi secara bertahap.

Temuan menunjukkan bahwa emisi dan kepunahan spesies saat ini sebagian besar terkait dengan tindakan masa lalu. Akibatnya, para peneliti menjelaskan, perubahan tingkat deforestasi tahunan pada awalnya akan memiliki efek yang lebih kecil dari perkiraan terhadap emisi karbon tahunan. Misalnya, mereka menulis, pengurangan 30 persen tingkat deforestasi seperti yang terlihat di Amazon Brasil antara tahun 2005 dan 2010 hanya mengurangi emisi karbon selama periode waktu yang sama sebesar 10 persen.

Para periset juga menunjukkan bahwa deforestasi modern telah mewariskan hutang kepunahan 144 spesies vertebrata yang hanya ditemukan di hutan tropis. Itu 20 persen lebih banyak daripada jumlah kepunahan yang diketahui terjadi pada kelompok vertebrata dalam lebih dari satu abad.

Rosa mengatakan bahwa dia akan terus mengejar penggunaan model mereka untuk mendukung keputusan kebijakan dan manajemen yang lebih baik.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Anies Mengajak Warga Kemayoran untuk Menunjukkan Sikap Ramah kepada Para Atlet Asian Games
21 Juli 2018, by Zeal
Tampang.com - Bersiap mensukseskan gelaran Asian Games 2018, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menghimbau kepada warga yang berada di Kecamatan Kemayoran, ...
200 butir Bola Polimer terdapat Dalam Lambung Anak Kecil Ini.
8 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Anak adalah buah hati kasih sayang setiap orang tua, apalagi bagi anak yang belum dewasa maka kita sebagai orang tua wajid menjaga dan mengawasi dengan baik ...
Dua Pelajar Curi Sepeda Motor di Tangerang
25 September 2017, by Rindang Riyanti
Dua pelajar SMP di Tangerang Selatan berinisial MF (14) dan AA (15) tertangkap usai mencuri sepeda motor di Kompleks Binong Permai, Curug, Tangerang Selatan. ...
Ternyata Minum Kopi Kurangi Risiko Kematian Dini
4 September 2017, by Rindang Riyanti
Konsumsi kopi yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah. Penelitian dengan hampir 20.000 peserta menunjukkan bahwa kopi dapat ...
Ridwan Kamil : "Apartemen untuk Buruh dapat Mengurangi Biaya Transportasi"
23 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Dalam upaya memenangkan Pilkada Jawa Barat 2018, Ridwan Kamil bersama pasangannya Uu Ruzhanul Ulum melakukan berbagai upaya sosialisasi ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab