Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Cara Mengatasi Anak Tantrum

Cara Mengatasi Anak Tantrum

1 Mei 2018 | Dibaca : 415x | Penulis : Maman Soleman

Tantrum didefinisikan sebagai luapan emosi yang meledak-ledak dan tidak terkontrol seringkali muncul saat anak berusia 1-6 tahun, bahkan tidak menutup kemungkinan tantrum muncul pada orang dewasa. Beda usia beda juga bentuk tantrum yang muncul. Anak di bawah usia 3 tahun akan menampilkan perilaku menangis menjerit, menggigit, memukul badan dan melempar barang.

Ada beberapa hal yang memicu tantrum diantaranya terhalangnya keinginan anak, tidak terpenuhi kebutuhan, dan ketidakmampuan berkomunikasi karena kemampuan bahasa pada anak usia dini belum berkembang dengan baik.

Salah satu faktor yang menjadi penyebab tantrum adalah cara pola asuh orangtua. Mungkin Anda belum menerapkan pola asuh yang tepat. Padahal salah satu kunci untuk membentuk perilaku anak adalah dengan konsisten menerapkan pola asuh.

Sebenarnya tantrum adalah bagian dari proses perkembangan dan akan menghilang sejalan dengan bertambahnya usia anak, namun bukan berarti orangtua dapat membiarkan perilaku tantrum. Justru karena merupakan bagian dari perkembangan maka harus diatasi dengan baik agar kelak tidak mempengaruhi perilakunya di masa depan. Ketika anak tantrum Anda harus tetap tenang, bawa anak atau jauhkan dari benda-benda yang dapat membahayakannya.

Jangan pedulikan, membujuk maupun mengimingi anak dengan sesuatu untuk berhenti, tunggulah sampai energi anak habis dan tantrumnya mereda. Jika sudah selesai Anda bisa memeluknya sambil mengkomunikasikan alasan kenapa tidak memberikan keinginannya tersebut dan jangan lupa untuk menyisipkan ungkapan sayang pada anak. Alasan yang diberikan harus real bukan alasan yang cenderung mengada-ada dan mudah untuk dipahami anak.

Walaupun waktu Anda terbatas dengan anak usahakan bangun komunikasi yang hangat, tidak menghakimi dan dengarkan. pendapat anak. Anda bisa meluangkan waktu bersama anak pahami apa yang sedang ia butuhkan dalam perkembanganya. Saat anak umur 2,5 tahun keinginan mengeksplorasi lingkunganya dan kemampuan motoriknya sedang berkembang. Oleh sebab itu anak akan sangat aktif dan senang mencoba hal-hal baru seperti memanjat, menyentuh sesuatu, dan berlari.

Jangan sedikit-sedikit menghalangi keinginan anak tersebut, coba berikan kesempatan pada anak untuk melakukannya namun tetap dalam pengawasan. Kesempatan yang diberikan akan membuat anak merasa puas dan secara tidak langsung akan membantu membentuk kontrol diri pada anak. Hal selanjutnya yang dapat Anda lakukan adalah membentuk kedisiplinan, ajak anak berdiskusi untuk menerapkan aturan serta konsekuansi yang diberikan jika ia melanggarnya.

Memberikan pelajaran yang mudah adalah memberikan dengan contoh atau teladan, jika Anda tidak ingin anak meluapkan emosinya berlebihan maka keluarga juga diharapkan memiliki keterampilan untuk mengelola emosi. Intinya diperlukan keselarasan dalam pola asuh antara kedua orangtuanya dan keluarga besar yang terlibat mengasuh anak Anda dan perilaku orangtua.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

ikan louhan
19 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ikan memang memiliki kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh manusia. Terlebih lagi pada kesehatan otak. Namun, apa jadinya kalau yang kamu ...
5 Hal Berikut Tentang Pacarmu yang  Bisa Kamu Ketahui dari Sahabatnya
30 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Meskipun kamu sudah cukup lama menjalin hubunganmu dengan sang pacar, tapi belum tentu sepenuhnya kamu mengetahui tentangnya. Apalagi jika kamu baru saja ...
kolesterol baik
15 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Jika mendengar kolesterol, kita sering berpandangan bahwa hal ini adalah berbahaya. Padahal, kolesterol memiliki manfaat bagi tubuh kita. ...
Saat Cuaca Dingin, Ini 7 Hal yang Terjadi pada Tubuh Tanpa Disadari
17 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Saat ini, suhu udara memang dalam keadaan dingin, mengingat kini mulai masuk pada musim hujan. Di belahan dunia lain pun, saat ini tengah dalam ...
Seorang Guru PNS di Periksa Polisi karena Melakukan Kampenye Terselubung pada Siswanya
12 Oktober 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Memang selama ini ditegaskan bahwa seorang pegawai negeri atau PNS dilarang untuk berpolitik, apalagi seorang guru, dan memang kalau untuk TNI ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab