Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Cantik Itu Relatif, Berikut Makna “Cantik” Dari Beberapa Suku di Indonesia

Cantik Itu Relatif, Berikut Makna “Cantik” Dari Beberapa Suku di Indonesia

5 Juli 2018 | Dibaca : 381x | Penulis : oteli w

Cantik Itu Relatif, Berikut Makna “Cantik” Dari Beberapa Suku di Indonesia

Cantik itu relatif. Seseorang yang kita anggap cantik belum tentu dianggap cantik juga oleh orang lain, begitupun sebaliknya. Oleh sebab itu, setiap individu ataupun kelompok mempunyai caranya masing-masing untuk memaknai kecantikan. Berikut adalah cara yang dilakukan oleh berbagai suku di Indonesia untuk memaknai kecantikan.

Cantik bagi perempuan suku Mentawai (Sumatra) adalah memiliki gigi yang runcing. Tanpa menggunakan anestesi, mereka mengerik gigi dengan menggunakan pisau kecil dan kayu, atau besi. Praktik tersebut dilakukan turun-temurun untuk memperindah penampilan.  Mereka juga percaya ketika fajar tiba, tubuh manusia akan terpisah dengan sukmanya dan dengan meruncingkan gigi, mereka dapat menjaga keseimbangan tubuh dan jiwa.

Simbol kecantikan perempuan suku Dayak kenyah (Kalimantan), adalah dengan memiliki daun telinga yang panjang. Daun telinga para perempuan ditindik dengan anting logam atau emas. Anting tersebut terus ditambah sekali setahun (sesuai jumlah umur) sehinga semakin lama lubang daun  telinga pun makin besar dan melebar hingga membuat telinga memanjang, bahkan bisa mencapai garis bahu. Makin panjang lobang daun telinga makin cantik.

Sementara itu, tato dijadikan penanda kecantikan bagi perempuan-perempuan di suku Belu, Pulau Timor. Proses pembuatan membutuhkan biaya yang tidak sedikit sehingga tato pun menjadi tolak ukur strata individu, pekerjaan, dan kemampuan. Sebagai penanda kecantikan, perempuan suku Belu memasang tato karena memiliki daya tarik bagi lawan jenis dan merupakan kebanggaan tersendiri bagi mereka.

Lain lagi halnya dengan perempuan di Papua, mereka menilai kecantikan diri dari cara mereka mengepang rambut dengan anyaman khas leluhur masyarakat Papua. Cara mengepangnya tidak sembarangan, perlu keterampilan khusus yang bisa diajarkan ke beberapa generasi. Kondisi iklatannya juga harus kuat dan rapi.

Perempuan suku Batak Karo yang berkaki besar dianggap memancarkan kecantikan lebih kuat. Kecantikan perempuan di sini sangat erat berhubungan dengan konteks ekologi pedesaan, dengan penduduk bermata pencaharian sebagai petani dan kondisi tanah yang berbatu dan berbukit-bukit. Kaki besar melambangkan sosok perempuan yang kuat dan rajin bertani.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Dilarang! 3 Makanan Ini Tak Boleh Dikonsumsi Mentah-Mentah
24 Januari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Mengkonsumsi makanan menjadi salah satu hal yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun, dari sekian banyaknya makanan, ada beberapa yang dilarang untuk ...
Bahagia Bercampur Sedih, Artis ini Menikah di Hari Meninggalnya sang Ayah Tercinta
4 November 2017, by Rachmiamy
Menikah dengan orang yang kita sayangi tentulah menjadi harapan bagi semua orang. Termasuk oleh model dan presenter cantik Libra Akila. Libra Akila dikenal ...
5 tanda orang jenius, apakah kamu termasuk?
15 Januari 2018, by Zeal
Tampang.com - Orang jenius adalah orang yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Dalam tes IQ, seseorang bisa dikatakan jenius jika hasil dari tesnya lebih ...
arsenal
7 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Dengan mahar 52 juta pound yang setara dengan Rp 915,21 miliar, Arsenal akhirnya mampu mendatangkan pemain asal Prancis Alexandre Lacazette dari ...
Membatasi Asupan Kalori Dapat Meningkatkan Umur
17 September 2017, by Rio Nur Arifin
Penelitian baru membawa kita lebih dekat untuk memahami mengapa hal itu terjadi. Peneliti dari Lewis Katz School of Medicine (LKSOM) di Temple University di ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman