Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Bus Penumpang Prioritas Tabrak Pesawat Boeing Milik Camar Air

Bus Penumpang Prioritas Tabrak Pesawat Boeing Milik Camar Air

17 November 2017 | Dibaca : 330x | Penulis : Admin

Tampang.com  – Sebuah bus penumpang prioritas (Pessenger Priority Bus) yang dikendarai dua orang menabrak ‎bagian engine sebelah kanan pesawat Boeing 737-800 milik maskapai Camar Air dengan nomor penerbangan 1322BD rute Bandung-Balikpapan di Bandara Husein Sastranegara, kemarin (16/11).

Akibat dari kejadian tersebut, dua orang pengendara bus tewas di tempat. Sementara ratusan orang yang berada di dalam pesawat mengalami luka-luka karena ledakan yang ditimbulkan akibat bus menabrak wings ‎pesawat hingga terbakar.

Tak lama berselang, puluhan petugas dari TNI AU Lanud Husen Sastranegara, pemadam kebakaran serta tim SAR dengan sigap datang untuk melakukan upaya penyelamatan dan evakuasi.

‎Peristiwa tersebut merupakan serangkaian acara simulasi Airport Emergency Exercise BDO Internasional Airport  ”Manuk Dadali III” yang digelar PT Angkasa Pura II di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung.

Director of Engineering and Operation Angkasa Pura II, Djoko Muratmodjo, simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Penerbangan tersebut dilakukan guna menguji Standard Operational Procedure (SOP) serta kesigapan dari personel dalam mengatasi keadaan darurat di bandara.

”Ini untuk menguji SOP kalau ada keadaan darurat. SOP sudah benar atau perlu direvisi,” kata Djoko, kemarin.

‎Djoko memaparkan, aksi simulasi tersebut diagendakan setiap dua tahun sekali. Simulasi adalah ujian penerapan dari rencana penanggulangan keadaan darurat yang dibahas anggota komite keselamatan dan keamanan bandara setiap tiga bulan sekali.

”Setelah ini ada evaluasi di dalam forum komite keselamatan dan keamanan bandara. Anggota komite terdiri atas unsur bandara, TNI AU, airlines asing atau domestik, dan unsur lainnya yang terlibat,” jelasnya.

Kendati sudah memiliki prosedur penanganan standar internasional, kata dia, jika tidak ada simulasi akan sia-sia. Sebab tidak dilatih. Adapun tujuan inti dari simulasi tersebut untuk semaksimal mungkin mencegah kerugian korban jiwa maupun harta benda.

Menurut Djoko, di setiap bandara pihaknya selalu menyiagakan keamanan selama 24 jam. Untuk early warning, pihaknya juga sudah memiliki prosedur yakni, jika ada penumpang yang bertingkah aneh akan diamankan.

”Kami pun mendorong semua bandara untuk membuat MoU dengan rumah sakit di sekitar bandara semaksimal mungkin untuk mencegah kerugian,” jelasnya lagi.

 

Di luar simulasi, Djoko  juga meminta kepada pemerintah agar tidak semua penerbangan sipil di Bandara Husein Bandung di pindah ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB)‎ Kertajati, Majalengka.

Hal tersebut sebagai bentuk tanggapan terkait wacana‎ sebagian besar penerbangan sipil di Bandara Husein Sastranegara Bandung akan direlokasi ke BIJB Kertajati ketika mulai beroperasi pada April 2018.

Bandara Husein Sastranegara Bandung menjadi bandara yang terancam tidak akan beroperasi untuk penerbangan sipil lagi dan hanya akan dipergunakan untuk keperluan militer, PTDI, private jet, dan charter‎.

”Bagi Angkasa Pura, kami sudah investasi besar, harapan masih bisa beroperasi, tapi semua ada yang atur, jadi tergantung pemerintah pusat dan daerah,” urainya.

Meski begitu, ‎PT Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara Husein Sastranegara Bandung akan tetap mengikuti keputusan pemerintah dan akan bekerjasama untuk ikut mengoperasikan bandara BIJB.

Dipaparkan Djoko, saat ini detail perjanjian kerjasama antara pemerintah dengan Angkasa Pura II masih dalam tahap pembahasan. Sehingga, dia tidak bisa memastikan berapa penerbangan sipil yang alih lokasi.

”Kalau beliau (pemerintah) masih sayang dengan (bandara) Husein ya kami masih diberi sebagian penerbangan. Tapi Angkasa Pura masih tetap ikut operasikan Kertajati,”‎ tuturnya.

Diketahui, perkembangan pembangunan BIJB Kertajati secara keseluruhan telah mencapai 67,5 persen per 5 November 2017. Sementara untuk progres runway sepanjang 3,5 Kilometer ‎sudah menyentuh angka 90 persen. Diperkirakan, bandara tersebut akan mulai beroperasi pada kuartal pertama 2018.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Pemanasan Global, Es Arktik Menyusut Lagi
18 September 2017, by Rindang Riyanti
September ini, luas permukaan laut Arktik menyusut menjadi sekitar 4,7 juta kilometer persegi, seperti yang ditemukan oleh para periset di Alfred Wegener ...
Wayne Rooney Segera Akan Berbaju Everton
9 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Dilaporkan oleh Sky Sports, pemain depan Manchester United, Wayne Rooney telah tiba di markas Everton  pada Sabtu, 8 Juli 2017. Disana, dia ...
Trik Jitu Bangunkan Suami dan Istri saat Sahur
3 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Sering kali kita menemui teman atau kita sendiri mengalami berpuasa dalam keadaan tidak sahur. Alasan karena capek sehingga tidur kebablasan, ...
TB Hasanuddin : Luncurkan Molotot.com untuk Pemerintahan yang Bersih
18 April 2018, by Slesta
Tampang.com – Salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat 2018, TB Hasanuddin – Anton Charlyan ( Hasanah ) telah mempersiapkan ...
Inilah 3 Jenis Dejavu, Anda Pernah Mengalami yang Mana?
25 Januari 2018, by Zeal
tampang - Setiap orang pasti akan mengalami yang namanya dejavu, terkadang banyak orang mengartikan dejavu sebagai gangguan pada otak atau sering juga ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman