Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
Belajar Bersyukur dari Buku Did I Ever Tell You How Lucky You Are?

Belajar Bersyukur dari Buku Did I Ever Tell You How Lucky You Are?

10 April 2018 | Dibaca : 155x | Penulis : Dika Mustika

Pernahkah kau merasa sangat jenuh dengan pekerjaanmu?

Pernahkah kau merasa bahwa temanmu memilki posisi kerja yang lebih menyenangkan?

Pernahkah kamu merasa kamu harus berusaha keras untuk mendapatkan sesuatu, sedangkan orang lain bisa mendapatkan hal yang sama dengan mudahnya?

Pernahkah kamu merasa dirimu sangat tidak beruntung dan selalu saja mengalami berbagai ujian yang seakan datang silih berganti?

 

Nah, untuk yang pernah merasakan hal seperti di atas...ada satu buku yang cukup menarik dan mungkin bisa jadi pelipur lara untuk ‘hati-hati’ yang sedang merasa unlucky. Buku ini memang masuk ke dalam genre buku anak. Namun, jika kita baca dan resapi kata demi katanya, buku ini cukup membuat kita berpikir ulang lho, apakah benar kita unlucky?

 

Buku ini berjudul Did I Ever Tell You How Lucky You Are dan ditulis oleh Dr. Seuss. Buku dengan ilustrasi yang unik dan menarik ini juga membawa antusias dan kepenasaranan akan isi bukunya. Dikisahkan ada seorang tokoh yang merasa dia sungguh tidak beruntung. Kemudian ada seorang bapak yang memberikan gambaran betapa beruntungnya anak tersebut.

 

Dimulai dengan Si Bapak yang berkata kepada sang anak yang bernama Duckie. Jika Duckie merasa kesal dan merasa marah...ingatlah bahwa dia jauh lebih beruntung dari pada orang lainnya. Mengapa? Karena banyak orang-orang yang jauh lebih tidak beruntung dibandingkan dengan Duckie.

 

Beruntunglah Duckie tidak bekerja di tempat yang bernama Bunglebung Bridge, karena orang-orang yang bekerja di sana harus menghadapi masalah di setiap menitnya. Beruntung juga Duckie tidak tinggal sebuah tempat yang di sana sungguh padat lalu lintasnya.  Duckie juga beruntung tidak tinggal di rumah yang toiletnya jauh di atas lantai ke sekian....Terbayang bagaimana jadinya jika ia tiba-tiba ingin buang air dan sungguh jauh letak toiletnya. Buku itu juga amsih menggambarkan betapa Duckie lebih beruntung dibandingkan dengan orang lainnya. Namun, uniknya penulis yang satu ini, Dr. Seuss berhasil membawakan buku (motivasi) anak ini ke dalam dunia imajinatif! Berbagai nasihat hidup disajikan dengan sangat halus dan menarik.

 

Jika kalian pernah merasakan hal seperti disebutkan di atas, jadi lebih terbayang juga betapa setiap keadaan adalah untuk disyukuri. Betapa apa yang kita tidak disukai mungkin adalah sebuah keadaan yang diinginkan oleh oranglain. Betapa ketika kita merasa ‘sedih’ pada suatu keadaan, keadaan orang lain banyak yang lebih menyedihkan lagi. Ada juga sebuah kisah mengenai seseorang yang begitu menginginkan sepasang sepatu baru sedangkan sepatu lamanya masih bisa dipakai. Ia sungguh merasa malang karena tidak bisa membeli sepatu baru. Sedangkan tak jauh darinya, ada seseorang yang merasa cukup dengan berjalan menggunakan sebelah sandal jepit. Bukan karena ia tak ingin alas kaki yang lebih layak, namun karena memang baru alas kaki itu yang bisa ia miliki, dan ia mencoba bersyukur dengan mengenakannya bukan mengeluhkannya.

 

Menarik bukan, hal yang bisa didapat setelah membaca Did I Ever Tell You How Lucky You Are?

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

10 Tuntutan KSPI Saat Dukung Prabowo Subianto Pada Pilpres 2019
4 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Seperti diketahui beberapa waktu lalu, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KPSI) mendeklarasikan dukunganya kepada Prabowo Subianto. Said Iqbal selaku ...
6 Tips Tetap Menjadi Orang yang Kreatif Hingga Tua
31 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Dalam kehidupan ini, semakin hari semakin banyak bentuk dan jenis masalah yang dialami manusia, meski hal ini didahului oleh kemajuan teknologi yang sangat ...
Para Laki – Laki, ini dia 25 Tanda Dia Mencintaimu!
2 September 2017, by Rifa Nabilla
Udah lama saling kenal, tapi masih bertanya – tanya apakah dia suka sama kamu atau nggak? Pengen tau perasaan doi sebenernya ke kamu ? Cari tahu dan ...
Sri Mulyani Bakal Gunakan Data Tax Amnesty Untuk Kejar Setoran Pajak
12 September 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Penerimaan pajak selama periode Januari-Agustus 2017 baru mencapai Rp 686 triliun. Angka tersebut 53,5% dari target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan ...
Dalam 10 Tahun Lagi, Trauma dan Kenangan Buruk Bisa Dihilangkan?
22 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Belajar untuk takut pada situasi atau objek yang berbahaya adalah keterampilan yang vital pada otak kita. Jika kita terluka oleh sesuatu, otak kita membentuk ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman