Tutup Iklan
hijab
  
login Register
menpan

Amien Rais Minta Menpan-RB meletakkan Jabatannya, Ini Jawaban Ketua DPP PAN

23 Juli 2017 | Dibaca : 1573x | Penulis : Zeal

tampang.com - Beberapa waktu yang lalu, sidang paripurna DPR yang mengesahkan keputusan mengenai RUU Pemilu, berjalan dengan sangat dinamis. Salahsatunya adalah terbelahnya DPR menjadi dua kubu, kubu pertama yang menginginkan ambang batas Presiden dengan nilai 20-25%, dan kubu kedua yang menginginkan ambang batas Presiden dengan nilai 0%.

Partai yang notabene berada dalam koalisi pemerintah semua bersepakat untuk memilih opsi A, dengan ambang batas Presiden 20-25%. Namun, tidak dengan Partai Amanat Nasional (PAN). Meskipun, PAN berada dalam gerbong pemerintah dimana menterinya masuk dalam jajaran kabinet kerja, yakni Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur, PAN tetap keukeuh untuk tidak sejalan dalam pembahasan RUU Pemilu tersebut.

Buntut dari pandangan PAN, Pendiri PAN yang juga merupakan tokoh reformasi, Amien Rais, diisukan meminta Asman Abrur untuk meletakkan jabatannya sebagai menteri. Adapun jikta Asman tetap enggan meletakkan jabatannya, Amien Rais menegaskan bahwa Asman harus keluar dari PAN.

Hal ini coba dikonfirmasi kepada Ketua DPP PAN, Yandri Susanto. Yandri mengungkapkan bahwa dirinya belum menerima kabar resmi permintaan Amien Rais tersebut. Oleh karena itu, pihaknya mengkonfirmasi langsung ke Amien Rais atas kebenarannya. "Sebaiknya kita konfirmasi lagi ke Pak Amien Rais," tegas Yandri, saat dihubungi melalui pesan singkat, Ahad (23/7).

Kemudian terkait hubungan PAN dengan partai koalisi dan juga pemerintah tidak bisa dinilai dari sudut pandang saja. Menurutnya, penilaian itu tergantung dari sisi mana dipandangnya. Kemudian kalau dikaitkan dengan Pilkada DKI atau Undang-Undang Pemilu. "Kalau dari sisi itu tentu PAN nggak sejalan dengan koalisi, tapi program-program pemerintah yang lain kami dukung," katanya.

Sebelumnya, Yandri juga mengatakan, tidak menutup kemungkinan PAN tidak lagi mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo. Apalagi, setelah adanya perbedaan sikap dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilu. Selain itu, Yandri juga menegaskan, partainya tidak tersandera oleh partai manapun.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

100% Energi Terbarukan pada 2050 untuk Masa Depan Rendah Karbon
24 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Tantangan untuk menggerakkan dunia menuju masa depan yang rendah karbon untuk menghindari peningkatan pemanasan global dan menciptakan negara-negara mandiri ...
Duh, Utang Indonesia Semakin Membengkak dan Mencapai Rekor Tertinggi?
16 Juli 2017, by Zeal
Pemerintahan Presiden Jokowi terhitung belum genap menginjak tiga tahun berkuasa. Namun, ada hal yang perlu diperhatikan oleh masyarakat, yakni utang yang ...
Lucu, Robot Anjing Ini Akan Pingsan Jika Kaki Kamu Terlalu Bau
10 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Apakah kamu merasa kaki kamu bau? Namun malu untuk bertanya pada teman? Kini tak perlu takut. Pasalnya, sebuah startup asal Jepang menawarkan ...
Tips Agar Uang Gaji tidak Habis Sia-sia
26 Februari 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Bagi para pekerja tentu tidak asing lagi saat menunggu gajian setiap bulannya. Pada umumnya karyawan swasta akan menerima gaji setiap tanggal 25 ...
Olahraga vs Depresi
20 November 2017, by Dika Mustika
Pernah merasa depresi? Putus asa? Berasa isi pikiran sangat kusut seakan tak berujung? Ketika hal tersebut terjadi pada Anda, apa yang kemudian Anda lakukan? ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab