Tutup Iklan
hijab
  
login Register
3 Kunci Sukses Program Diet Menurut Pakar Gizi

3 Kunci Sukses Program Diet Menurut Pakar Gizi

1 Maret 2018 | Dibaca : 596x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Ketika kita melakukan program diet, tentu pada awalnya kita bingung untuk memulai dari mana. Hal ini karena banyak sekali program diet yang dapat dilakukan saat ini.

Jika salah dalam memilih program diet, bukannya baik untuk tubuh justru dapat terjadi hasil sebaliknya. Bahkan dapat menimbulkan hingga masalah serius.

Dikutip dari laman Health, menurut Brooke Alpert, RD, salah seorang ahli gizi yang berbasis di New York dalam bukunya bertajuk The Diet Detox menuliskan beberapa hal terkait dengan diet.

Melalui buku tersebut, Alpert mengungkap saran yang akan membantu menyukseskan program diet, yang dirangkum dalam tiga kunci sukses berikut ini.

Terapkan aturan jam makan

Alpert mengungkapkan aturan jam makan menjadi penting. Hal ini berpengaruh pada kadar gula darah yang menjadi inti dari program diet yang dilakukan.

Anda kerap menentukan jeda yang terlalu lama antara makan siang dan malam, yakni tujuh jam ke atas. Hal ini dapat menurunkan gula darah dan membuat Anda cenderung mengonsumsi makanan dalam jumlah besar.

Oleh sebab itu, Alpert menyarankan agar jeda antara makan siang dan malam diselingi dengan makanan ringan setiap empat jam sekali. Hal ini dapat membantu menjaga kadar gula darah, agar pola makan pun tetap terjaga dengan baik.

Jangan lupakan protein dan serat setiap makan

Alpert menganggap protein dan serat menjadi hal esensial yang harus masuk ke dalam tubuh meski sedang menjalani program diet. Protein berperan besar dalam membantu metabolisme dalam tubuh.

Selain itu, menurut dia, serat dapat memperlambat penyerapan gula dalam tubuh. Hal ini dapat membuat tubuh Anda cenderung menggunakannya sebagai sumber energi daripada menyimpannya menjadi lemak.

Hal ini menjadi penting untuk Anda perhatikan saat melakukan program diet.

Konsumsi lemak

Meski sebagian orang justru menghindarinya ketika menjalani program diet, lemak justru berperan penting membantu menurunkan berat badan. Dalam bukunya, Alpert berpendapat bahwa lemak tidak membuat Anda gemuk.

Penelitian menunjukkan lemak sehat yang dikonsumsi membawa dampak positif terhadap tingkat insulin dan mengurangi risiko diabetes tipe 2. Alpert pun menghimbau Anda untuk menyertakan satu porsi kecil lemak setiap kali menyantap hidangan.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Johann Zarco Berambisi Menjadi Pembalap Tim Pabrikan di MotoGP 2018
2 Oktober 2017, by Rachmiamy
Johann Zarco merupakan pembalap rookie yang paling bersinar pada balapan MotoGP musim ini. Zarco berhasil mengumpulkan poin terbanyak dibanding tiga pembalap ...
Ternyata Jamur Mengandung Dua Antioksigen yang Penting untuk Tubuh
13 November 2017, by Rindang Riyanti
Jamur mengandung dua antioksidan yang sangat tinggi sehingga beberapa ilmuwan menyarankan penggunaannya untuk membantu melawan penuaan dan meningkatkan ...
Gagal Finis di Sirkuit Ricardo Tormo, Andrea Dovizioso Raih Posisi Runner Up MotoGP 2017
13 November 2017, by Rachmiamy
Pembalap tim Ducati Corse asal Italia Andrea Dovizioso gagal menjadi juara dunia MotoGP 2017. Dovizioso harus puas hanya mampu menempati posisi runner up ...
Plasenta Dimakan Usai Melahirkan? Benarkah ?
18 Oktober 2017, by Slesta
Tampang.com – Baru baru ini sedang marak dilakukan sebuah kebiasaan baru dimana seorang ibu hamil mengkonsumsi sebuah plasenta anak yang ia lahirkan. Hal ...
Wabah Salmonella Menyebar lewat  Pepaya,
12 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com -  Pejabat kesehatan federal menghubungkan 32 kasus infeksi salmonella lainnya dengan konsumsi pepaya kuning Maradol pada hari Jumat. Pusat ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview