Tutup Iklan
hijab
  
login Register
'Berguru' Bisa dari Mana Saja

'Berguru' Bisa dari Mana Saja

12 Januari 2018 | Dibaca : 644x | Penulis : Dika Mustika

Ingatkah kalian ketika masih duduk di bangku sekolah? Ketika kita belum bisa membaca, bagaimana kita sampai akhirnya bisa membaca. Ketika kita belum bisa mengerjakan berbagai operasi hitung matematika, bagaimana akhirnya kita bisa, bahkan mungkin hingga akhirnya mahir! Kalau kta flachback lebih jauh lagi, bagaimana caranya kita hingga kemudian bisa berdiri, berjalan, hingga berlari? Perjalanan proses belajar dari tidak bisa, dari tidak tahu hingga tahu, dari tidak mahir hingga mahir disebut belajar. Jika kita lihat siapakah tokoh yang paling berpengaruh dalam proses belajar tersebut, tentu yang terpikir adalah guru!

 

Ternyata guru bukan hanya beliau yang disebut ibu atau bapak guru lho! Guru adalah ayah, ibu, kakek, nenek, om, tante, teman, bahkan orang asing sekalipun! Seperti pengalamanku kemarin pagi. Seperti biasa, sebagai pengguna layanan ojek, hampir setiap hari aku belajar sesuatu dari para driver yang mengantar atau menjemputku. Dari perbincanganku dengan driver itu, aku jadi belajar untuk percaya kekuatan doa dan harapan. Ia menceritakan bahwa cukup banyak orang yang hampir saja mematahkan keinginanya untuk menjadi driver ojeg. Berbagai alasan yang dikemukakan oleh teman-temannya, agar ia mengurungkan niatnya. Mulai dari alasan sekarang bisnis ojeg semakin sepi, nanti akan kehujanan, kepanasan, dan tarifnya kecil!  Sang driver tetap percaya bahwa ia pasti bisa dan meng-ignore ucapan teman-teman yang justru mematahkan semanganya. Dan dengan keyakinannya, ia bisa membuktikan jika ucapan teman-temannya tidak terbukti. Dari obrolan tersebut, aku mendapatkan ‘ilmu baru tentang keyakinan dan kekuatan doa.

 

Selain berupa tokoh, guru juga bisa berdasarkan pengalaman. Pengalamanmu, pengalamannya, pengalaman siapapun. Ada pepatah yang menyatakan bahwa kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Dengan pernah gagal, kita bisa tahu perbaikan apa yang bisa dilakukan agar kualitas hidup kita meningkat.

 

Ketika bayi kita belajar merangkak, duduk. Gurulah yang berperan dalam membuat akhirnya anak bisa melakukan banyak ini dan itu. Guru itulah orangtua. Di bangku sekolah diajarkan berbagai pelajaran. Setiap jenjang kelas memiliki targetnya tersendiri, mulai dari TK, SD, SMP, SMA. Jika kelak kita sudah lulus bahkan hingga jenjang universitas, apakah itu berarti kita berhenti belajar?

 

Guru bisa berupa guru yang sungguhan, bisa berupa pengalaman, dan juga  guru bukan hanya ada dalam bentuk fisik tokoh. Ia pun bisa muncul di mana pun dan kapanpun. Ia bisa muncul dalam bentuk pengalaman. Pekalah ketika suatu saat ‘gurumu’ muncul, agar segala yang kau jalani bisa bermanfaat dan bermakna.

 

 

 

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Demokrat Tegaskan Dukungan JR Saragih Pada Djarot di Pilgubsu Bersifat Pribadi dan Bukan Keputusan Partai
20 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto mengatakan pihaknya belum menentukan sikap di Pemilihan Gubernur Sumatera Utara. Hal ini dia katakan ...
Cobalah 9 Tips Ini untuk Tingkatkan Kualitas Hidupmu
5 September 2017, by Rindang Riyanti
Tampang.com - Kita berusaha sekuat tenaga untuk menjadi lebih baik, pintar, lebih kuat, dan seringkali kita justru tidak mencari cara yang mudah. Berikut ...
Pohon Jenis Baru Ini Ada di Dubai, Pohon WiFi
26 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Salah satu kota terkaya di dunia, Dubai semakin hari semakin memanjakan para pelancong. Disana, kita dapat menemukan pohon palem yang tak ada ...
Inilah Tiga Faktor Ekonomi RI Masih Kuat
30 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Ditengah merosotnya nilai tukar rupiah terhadap Dollar AS saat ini. Gubernur Bank Indonesia yang baru saja dilantik, Perry Warjiyo ...
Jagalah Sehatmu Sebelum datang Sakitmu, Jagalah Mudamu Sebelum Datang Tuamu...
18 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Kesehatan merupakan harta yang sangat berharga bagi kita. Berbagai macam penyakit yang ada sekarang ini baanyak ditimbulkan karena gaya hidup dan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab