Fenomena ini juga menunjukkan betapa besar dampak Avatar: Fire and Ash terhadap industri film Indonesia, terutama dalam periode libur akhir tahun yang biasanya menjadi momen emas bagi film-film besar untuk menarik perhatian penonton. Kepopuleran film ini bahkan berhasil menyaingi film-film lokal yang sudah membangun basis penonton kuat, yang berarti bahwa daya tarik film ini tidak hanya terbatas pada penggemar franchise saja, tetapi juga menarik penonton umum yang penasaran dengan cerita dan visual spektakuler yang ditawarkan.
Melihat tren yang terjadi sejauh ini, banyak pengamat industri film memperkirakan bahwa Avatar: Fire and Ash akan terus menambah jumlah penonton di Indonesia, bahkan setelah periode liburan resmi berakhir. Selain itu, keberhasilan global film ini bisa menjadi modal besar bagi James Cameron dan tim untuk terus mengembangkan waralaba Avatar di masa depan, kemungkinan dengan sekuel lanjutan yang lebih menantang dan menarik.
Secara keseluruhan, pencapaian Avatar: Fire and Ash yang menembus 5 juta penonton di Indonesia dalam waktu pendek bukan hanya menjadi bukti popularitas film, tetapi juga menandai kembali kebangkitan film Hollywood besar untuk menarik antusiasme penonton di seluruh dunia, termasuk pasar yang kini semakin penting seperti Indonesia.