Pelatih asal Italia ini menekankan bahwa insiden semacam ini harus menjadi perhatian serius semua pihak yang terlibat dalam olahraga. Ia menyerukan agar pihak berwenang dan organisasi liga bisa menemukan solusi efektif untuk mencegah peristiwa serupa terulang, karena tindakan tersebut jelas melampaui batasan semangat kompetisi dan keselamatan pemain.
Inter Milan Kecam Aksi Suporter
Bukan hanya pelatih Cremonese yang memberikan tanggapan tegas. Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, juga secara resmi mengecam aksi pelemparan flare tersebut. Marotta menyebut tindakan itu sebagai sesuatu yang “bodoh” dan bertentangan dengan nilai-nilai olahraga yang dijunjung tinggi oleh klub serta komunitas sepak bola pada umumnya.
Marotta mengatakan bahwa perilaku semacam itu tidak ada hubungannya dengan semangat kompetitif dan harus dihentikan. Ia juga mengapresiasi profesionalisme Audero yang tetap tenang dan mampu melanjutkan pertandingan setelah mendapatkan perawatan medis.
Pembicaraan mengenai insiden itu juga menjalar ke berbagai media dan kalangan penggemar. Beberapa pihak menyatakan bahwa oknum yang melakukan hal tersebut harus diberikan sanksi tegas, termasuk kemungkinan larangan masuk stadion dalam jangka panjang dan bahkan tindakan hukum sesuai dengan peraturan setempat.
Kronologi Pertandingan
Di luar insiden tersebut, laga antara Cremonese dan Inter Milan tetap berlangsung sebagai pertandingan Serie A penuh kompetisi. Inter Milan tampil dominan sepanjang pertandingan dan berhasil mencetak dua gol tanpa balasan.
Gol pertama datang dari sundulan tajam Lautaro Martinez pada menit ke-16, memaksimalkan umpan dari tendangan sudut yang dieksekusi oleh rekan setimnya. Kemudian, pada menit ke-31, Piotr Zielinski menggandakan keunggulan Inter dengan tendangan melengkung dari luar kotak penalti yang tak mampu diantisipasi kiper Cremonese.