Komisi X DPR RI kembali melaksanakan rapat untuk membahas efisiensi anggaran yang dialokasikan untuk Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Rapat tersebut dipimpin oleh Mendiktisaintek yang baru dilantik, Brian Yuliarto, dan berlangsung dalam suasana tertutup. Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani, mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung pengurangan anggaran yang sebelumnya mencapai Rp 14,3 triliun, dan berkomitmen untuk menurunkannya hingga mencapai angka Rp 6,17 triliun.
"Kami menginginkan pengurangan ini menjadi Rp 6,17 triliun dari usulan awal Rp 14 triliun," ujar Lalu saat memberikan pernyataan di Kompleks Parlemen Senayan pada Rabu (26/2).
Meskipun angka tersebut belum final dan masih dalam tahap pembahasan oleh Kementerian Keuangan, Lalu menegaskan bahwa Komisi X telah menyepakati untuk membuka blokir efisiensi di beberapa pos anggaran yang dinilai penting. Langkah ini diambil untuk memastikan agar subsidi pendidikan tetap terjaga, termasuk di dalamnya Biaya Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) serta untuk menghindari kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa.