"Nanti jika makanan ini sudah terbukti tahan lama dan sukses dalam distribusi, setiap anak akan diberikan kantong berisi makanan yang bisa dibawa pulang. Kantong ini harus dikembalikan ke sekolah esok harinya untuk ditukar dengan kantong baru," jelas Dadan lebih lanjut.
Dia juga menjelaskan bahwa penggunaan dua kantong tersebut bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga menjadi bentuk pelatihan kedisiplinan bagi anak-anak dalam membawa makanan mereka. Langkah ini diharapkan dapat mendorong siswa agar tidak membuang sampah dalam jumlah yang banyak, yang dapat berdampak negatif pada lingkungan.
"Tujuannya adalah untuk melatih anak-anak agar disiplin dan bertanggung jawab, serta menjaga lingkungan dengan tidak meninggalkan sampah yang berlebihan," tutup Dadan, menegaskan pentingnya pendidikan kebersihan dan disiplin dalam program ini.