2. Tingkatkan Asupan Kalium
Kalium merupakan mineral yang berperan penting dalam menyeimbangkan kadar cairan dan natrium dalam tubuh. Meningkatkan konsumsi makanan kaya kalium dapat membantu mengurangi dampak negatif dari natrium serta membantu proses pengeluarannya dari tubuh melalui urine.
Beberapa sumber makanan tinggi kalium yang baik untuk dikonsumsi antara lain:
-
Kentang
-
Alpukat
-
Pisang
-
Bayam
-
Jeruk
Menurut American Heart Association, kebutuhan kalium harian yang direkomendasikan untuk wanita adalah sekitar 2.600 mg, sedangkan untuk pria sekitar 3.400 mg. Namun, bagi penderita penyakit ginjal, konsumsi kalium perlu dikontrol dengan ketat agar tidak membebani fungsi ginjal.
3. Rajin Berolahraga
Aktivitas fisik juga bisa menjadi cara yang efektif untuk membantu tubuh membuang kelebihan natrium melalui keringat. Saat berolahraga, tubuh akan mengeluarkan kombinasi air dan garam melalui pori-pori kulit.
Beberapa jenis olahraga yang direkomendasikan untuk membantu mengurangi natrium dalam tubuh antara lain:
Namun, penting untuk tetap menjaga keseimbangan cairan saat berolahraga. Jika melakukan aktivitas fisik dalam waktu lama, terutama di cuaca panas, pastikan untuk minum air dalam jumlah yang cukup guna menghindari dehidrasi.
4. Batasi Konsumsi Makanan Asin
Salah satu cara utama untuk mengurangi kadar natrium dalam tubuh adalah dengan membatasi konsumsi makanan yang tinggi garam. Makanan olahan, makanan kalengan, serta makanan cepat saji umumnya mengandung kadar garam yang sangat tinggi.
Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi konsumsi natrium sehari-hari meliputi:
-
Menghindari kebiasaan menambahkan garam berlebih saat memasak atau menyantap makanan.
-
Memilih produk dengan label "rendah natrium" atau "tanpa tambahan garam".
-
Menggunakan rempah-rempah alami sebagai alternatif penyedap rasa.
-
Memasak makanan sendiri agar dapat mengontrol jumlah garam yang digunakan.