Tampang

Kisah Celia, Perjuangan Melawan Sindrom Langka yang Mencegahnya Makan Selama 4 Tahun

8 Mei 2024 23:22 wib. 294
0 0
Kisah Celia
Sumber foto: google

Sejak remaja, Celia Chartres Aris didiagnosis menderita sindrom Loeys Dietz yang sangat langka, hanya terjadi pada satu dari 70 juta orang. Sindrom ini mengubah kehidupannya secara drastis, dimulai dari masalah pencernaan yang akhirnya mencegahnya makan selama empat tahun. Meskipun perjuangan yang luar biasa, Celia berhasil menemukan cara untuk tetap hidup dan bahkan memberikan manfaat bagi orang lain.

Sindrom Loeys Dietz adalah gangguan genetik langka yang memengaruhi struktur dan kekuatan pembuluh darah tubuh. Hal ini mempengaruhi berbagai sistem dalam tubuh, termasuk pencernaan. Pada kasus Celia, sindrom ini menyebabkan tubuhnya tidak dapat mencerna makanan secara normal, bahkan sampai akhirnya dia tidak bisa makan sama sekali selama empat tahun. Hal ini membawa Celia pada perjalanan yang penuh rintangan, namun dia menunjukkan keteguhan dan keberanian yang luar biasa.

Meskipun menghadapi kondisi yang sulit, Celia tidak menyerah. Dia memanfaatkan waktu dan energinya untuk belajar dan mengembangkan keterampilan baru. Selama empat tahun itu, Celia terlibat dalam berbagai kegiatan yang membantunya tetap aktif dan berkontribusi pada masyarakat. Dari mendalami seni lukis hingga belajar tentang kewirausahaan, Celia menemukan cara untuk tetap produktif meskipun kondisinya yang membatasi.

Pada suatu titik, Celia memutuskan untuk berbagi kisahnya dengan dunia. Melalui tulisannya, dia menceritakan perjuangannya dengan sindrom langka tersebut dan bagaimana dia berhasil menemukan arti dalam kehidupannya meskipun keterbatasan yang dia hadapi. Tulisan-tulisannya menjadi inspirasi bagi banyak orang yang menghadapi tantangan serupa, dan memberikan harapan bahwa meskipun dalam kondisi sulit, masih ada yang bisa dicapai.

<12>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Apakah Anda Setuju dengan TAPERA? Semua Pekerja di Indonesia, Gajinya dipotong 3%