3. Hindari Makanan dan Minuman Pemicu Sensitivitas
Saat sahur dan berbuka, penderita gigi sensitif sebaiknya menghindari makanan dan minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin. Sebaiknya biarkan makanan berada pada suhu yang lebih nyaman sebelum dikonsumsi. Contohnya, jangan langsung menyeruput teh panas atau menggigit es batu.
4. Konsumsi Makanan Kaya Kalsium dan Fluoride
Kalsium dan fluoride berperan penting dalam memperkuat enamel gigi. Konsumsilah makanan seperti susu, keju, dan sayuran hijau (misalnya bayam) untuk menjaga kesehatan gigi selama Ramadan.
5. Periksakan Gigi Secara Rutin
Jika gigi sensitif terus mengganggu, segera konsultasikan ke dokter gigi. Pemeriksaan rutin minimal enam bulan sekali dapat membantu mendeteksi masalah gigi lebih awal. Dokter juga bisa memberikan perawatan tambahan, seperti aplikasi fluoride atau perawatan desensitisasi.
Kesimpulan
Gigi sensitif tidak harus menjadi penghalang untuk menikmati Ramadan dengan nyaman. Dengan menerapkan perawatan yang tepat, kamu tetap bisa menikmati hidangan sahur dan berbuka tanpa rasa nyeri. Jadi, jangan biarkan gigi sensitif mengganggu ibadahmu, ya!