Hasil survei Asia Pacific Responsible Supplementation 2025 yang dirilis Herbalife menunjukkan bahwa sebanyak 88 persen konsumen Indonesia tercatat rutin mengonsumsi suplemen kesehatan. Angka ini memperlihatkan semakin tingginya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan lewat langkah preventif. Namun, temuan lain dari survei yang melibatkan 9.000 responden di 11 negara Asia Pasifik tersebut juga mengungkap bahwa hanya 69 persen responden Indonesia yang merasa percaya diri ketika harus memilih suplemen secara bertanggung jawab. Artinya, masih banyak masyarakat yang belum memahami detail penting seperti kandungan bahan aktif, dosis yang sesuai, batas konsumsi harian, maupun potensi interaksi dengan obat dan suplemen lain yang bisa berisiko bagi tubuh.
Director & General Manager Herbalife Indonesia, Oktrianto Wahyu Jatmiko, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memperkuat pemahaman masyarakat agar dapat mengambil keputusan yang tepat terkait konsumsi suplemen. Ia menekankan perlunya fondasi pengetahuan yang kuat supaya kesadaran tinggi yang sudah terbentuk tidak berujung pada kebiasaan yang salah.