Rupiah menguat pada hari ini, Jumat (26/7/2024) di tengah ketidakpastian pasar perihal data ekonomi AS menjelang akhir pekan. Menurut data Refinitiv, rupiah ditutup menguat sebesar 0,25% di angka Rp16.285/US$. Terlepas dari peningkatan ini, secara mingguan, rupiah terpantau kembali tergelincir sebesar 0,62%.
Hal ini disebabkan oleh peristiwa mundurnya Presiden AS Joe Biden dari kontestasi politik melawan Donald Trump. Biden mengumumkan pengunduran dirinya lewat unggahan di media sosial, mencatat bahwa keputusan tersebut adalah untuk kepentingan terbaik partai dan negara.
Kondisi ini juga diperkirakan akan meningkatkan ketidakpastian terkait arah kebijakan perdagangan dan investasi di AS dan seluruh dunia. Ekonom Bank Danamon Hosianna Situmorang menyatakan bahwa situasi ini dapat meningkatkan volatilitas di pasar uang dan pasar modal, salah satunya terlihat dari kenaikan Volatility Index (VIX).