Tampang

GILA! Cuaca Ekstrem Bikin Harga Cabai Petani Anjlok, Petani Rugi Besar, Konsumen Dapat Untung Sementara

7 Jan 2026 20:32 wib. 385
0 0
harga cabai
Sumber foto: Google

Fenomena ini sebenarnya bukan hal baru di sektor pertanian. Produksi cabai cenderung sangat sensitif terhadap kondisi cuaca. Ketika pasokan meningkat tajam akibat cuaca yang mendukung panen, harga otomatis turun seringkali di bawah biaya produksi. Di sisi lain, saat kondisi cuaca buruk, pasokan menipis dan harga meroket. Ketidakpastian ini sering membuat petani berada dalam posisi yang sangat rentan. 

Petani Tertekan, Biaya Produksi Tinggi

Selain faktor cuaca, biaya produksi yang tinggi turut memperburuk tekanan terhadap petani. Biaya untuk sarana produksi seperti pupuk, plastik mulsa, dan pestisida terus meningkat setiap tahun, sementara harga jual cabai seringkali tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan. Akibatnya, banyak petani kini mengeluh bahwa mereka berjuang hanya untuk menutupi biaya pokok pertanian tanpa mendapatkan keuntungan berarti. 

Tunov Mondro menyoroti bahwa selain penurunan harga akibat pasokan berlebih, petani juga menghadapi tantangan akibat biaya logistik dan distribusi yang tetap tinggi. Hal ini semakin mempersempit margin keuntungan mereka, bahkan ketika harga di tingkat petani turun drastis. 

Kondisi Nasional: Harga di Pasar Lebih Tinggi

Meskipun harga di tingkat petani turun tajam, harga cabai di pasar konsumen masih relatif tinggi. Fenomena ini menunjukkan adanya disparitas harga antara petani dan konsumen di mana petani mendapatkan harga yang rendah sementara konsumen harus membayar harga yang lebih tinggi di pasar tradisional dan modern. Ketidakselarasan ini menunjukkan lemahnya rantai distribusi dan peran tengkulak yang masih dominan dalam menentukan harga jual akhir. 

Dalam beberapa kasus sebelumnya, harga cabai di beberapa daerah bahkan sempat mencapai angka yang sangat tinggi di pasar tradisional, sementara tingkat petani tetap tertekan rendah. Situasi seperti ini mencerminkan volatilitas pasar komoditas cabai yang belum tertangani secara efektif. 

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Setujukah Anda Pemerintah Tidak Menetapkan Bencana Sumatera menjadi Bencana Nasional?