Tutup Iklan
MagicBra
  
login Register
White Hack Menyelidiki Sistem Angkatan Udara A.S.

White Hack Menyelidiki Sistem Angkatan Udara A.S.

13 Agustus 2017 | Dibaca : 83x | Penulis : Slesta

Lebih dari 200 kerentanan terhadap wilayah TI Angkatan Udara A.S. ditemukan oleh hacker white-hat selama periode 24 hari awal tahun ini, Angkatan Udara mengumumkan hari ini.

207 kerentanan ditemukan dari tanggal 30 Mei sampai 23 Juni dengan memeriksa A.S. dan hacker internasional dalam program hadiah bug federal yang melibatkan Angkatan Udara dan HackerOne, platform keamanan bertenaga hacker yang menghubungkan organisasi dengan komunitas hacker terpercaya terbesar di dunia.

"Setiap organisasi perlu mengidentifikasi dan memperbaiki kerentanan perangkat lunak mereka," kata Chief Executive Officer HackerOne Marten Mickos. "Cara yang paling efektif adalah meminta bantuan dunia luar.

"Kami telah melihat tingkat keberhasilan baru dengan setiap tantangan bounty bug federal dan Hack the Air Force tidak terkecuali. Mengaktifkan komunitas hacker global untuk menopang pertahanan digital mereka memungkinkan kemajuan lebih cepat daripada sebelumnya."

Menurut HackerOne, lebih dari $ 130.000 dalam bentuk hadiah dibayarkan kepada hacker yang berpartisipasi atas penemuan mereka.

Sebanyak 272 hacker berpartisipasi dalam program ini dan menjelajahi domain-domain IT USAF yang dihadapi publik untuk kerentanan keamanan. Mereka dibayar antara $ 100 dan $ 5.000 per kerentanan yang valid yang dilaporkan. Seorang siswa berusia 17 tahun memperoleh penghasilan terbanyak selama program tersebut setelah mengajukan 30 laporan yang valid.

HackerOne melakukan proyek serupa sebelumnya untuk Pentagon dan Angkatan Bersenjata A.S.

"Orang-orang yang selalu berusaha untuk menyerang situs kami, jadi kami menyambut pendapat kedua - dan dalam kasus ini, ratusan pendapat kedua - mengenai kesehatan dan keamanan infrastruktur online kami," kata Petugas Keamanan Informasi Angkatan Udara Peter Kim Sebuah siaran pers "Dengan melibatkan tentara global periset keamanan, kita lebih mampu menilai kerentanan kita dan melindungi usaha Angkatan Udara di langit, di lapangan dan online."

UPI.com

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Pembangkit Listrik Tenaga Fusi Segera Terealisasi Pada 2030
11 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Ilmuwan MIT Earl Marmar percaya bahwa kita semua bisa segera memanfaatkan energi fusi nuklir tanpa harus menunggu waktu yang lama.  Marmar, yang ...
5 Manfaat Sarapan dengan Oatmeal
1 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kebiasaan di Indonesia, sarapan seringkali masih menggunakan nasi sebagai makanan pokok nya. Padahal, ada makanan pokok lebih baik dari nasi, ...
Istri Siri Vicky Prasetyo Tagih Janji Nikah Resmi
31 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Artis Kontroversial, Vicky Parasetyo dikabarkan sudah menikah sirih sengan seorang Desainer cantik yang bernama Roihana Azizah Fitri Octavia (35) ...
Apple dan IKEA Kerjasama Membuat Aplikasi Virtual Shopping
20 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Seperti yang kita ketahui Apple selama ini lebih tertarik dengan teknologi augmented reality (AR). Kondisi ini semakin terlihat saat ajang WWDC ...
5 Tempat Wisata yang Ramai di Kunjungi saat Lebaran di Surabaya
27 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Saat lebaran, setelah melakukan sholat idul Fitri dan dilanjutkan dengan bersilaturahmi dengan tetangga dan kerabat baik yang dekat maupun jauh, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JusKulitManggis