Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
Waspadai Kejahatan Seks atau Kejahatan Inses

Waspadai Kejahatan Seks atau Kejahatan Inses

14 September 2017 | Dibaca : 1216x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Sekarang ini banyak sekali kejahatan, berkembangnya teknologi sangat banyak pengaruhnya bagi kehidupan. Seperti kejahatanpun semakin banyak dan berkembang juga, ada sebutan atau istilah  kejahatan seks “Inses” yang kadang orang tidak tahu apa maksudnya namun terjadi disekitarnya.

Inses sejatinya adalah hubungan yang melibatkan seksualitas antara pihak-pihak yang berhubungan kekerabatan atau sedarah. Fenomena ini terjadi sejak beribu tahun yang lalu. Sejarah mencatat raja-raja Mesir kuno dan putra-putrinya kerap melakukan inses dengan motif meningkatkan kualitas penerus dan melanggengkan kekuasaan.

Namun, yang perlu ditekankan, inses yang melibatkan dua orang dewasa yang bersepakat—misalnya adik-kakak—adalah hal tabu, tapi tak ada pihak yang menjadi korban. 

Namun, lain halnya dengan inses yang melibatkan pemaksaan. Ia termasuk ke dalam ranah kejahatan seksual. Kejahatan inses ini kerap terjadi pada perempuan dan anak perempuan yang disertai pemaksaan, ancaman, serta kekerasan. Mulyana Kusumah dalam bukunya Kejahatan dan Penyimpangan memasukkan kejahatan inses ke dalam kategori seductive rape.

Dalam penelitiannya mengenai aspek yuridis dan kriminologi soal hubungan seksual sedarah yang dilakukan ayah kandung terhadap anak kandungnya, Dina menyebutkan beberapa faktor internal penyebab kejahatan seksual tersebut. Akar dari permasalahan ini, menurutnya, adalah adanya ketimpangan hubungan antaranggota keluarga, diikuti faktor ekonomi (kemiskinan).

Faktor lainnya adalah adanya gangguan psikologis dari pelaku inses. Gangguan psikologis ini dapat berupa hasrat seks terhadap anak-anak (pedofilia), juga hiperseks.

Sementara itu, menurut catatan KPAI, sepanjang tahun 2005-2010 terungkap beberapa kasus inses di Aceh dan Sumatera Utara. Pada 2009, beberapa kasus terungkap di Kecamatan Nisam, Aceh Utara: seorang anak diperkosa dan dibawa lari oleh abang iparnya. Di Sumatera Utara, juga ditemukan inses antara anak di bawah umur dengan ayahnya yang mengakibatkan si anak hamil. 

Jadi untuk para ibu lebih waspadalah terhadap anak gadisnya, lindungi dan sayangi mereka sebelum kejahatan terjadi.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Resolusi 2018, Inilah 8 Kebiasaan Agar Lebih Produktif
15 Februari 2018, by Slesta
Tampang.com – Setiap menghadapi tahun baru, tentu setiap orang menginginkan hidup yang lebih baik dari sebelumnya. Dalam upaya mencapai hal itu, aka nada ...
Gagal Move On? Ini Dia Penyebabnya...
26 April 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Proses move on memang tidaklah mudah. Perlu waktu yang cukup lama untuk menata hati agar kembali seperti semula dengan kebahagiaan yang berbeda. ...
Demi Menyelesaikan Pendidkan Tinggi Remaja Ini Rela Melakuan Hal Aneh
22 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Untuk mengenyam pendidikan tinggi banyak orang rela melakukan apa saja asal dapat sekolah, dan mempunyai pendidikan yang tinggi mereka berusaha ...
Inilah Waktu yang Tepat Ajarkan Anak Membaca
8 Juni 2018, by Slesta
Tampang.com – Dalam kehidupan bersosialisasi, anak harus mampu memiliki kemampuan membaca dan berbahasa yang baik. Sebagai orangtua, Anda harus mampu ...
Angela Lee Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara Terkait Penipuan 12 Miliar
1 Maret 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Kabar mengejutkan datang dari host cantik Angela Lee. Ia ditangkap pihak kepolisian terkait dugaan penipuan yang ia lakukan bersama suaminya, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab