Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
Waspadai Kejahatan Seks atau Kejahatan Inses

Waspadai Kejahatan Seks atau Kejahatan Inses

14 September 2017 | Dibaca : 15x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Sekarang ini banyak sekali kejahatan, berkembangnya teknologi sangat banyak pengaruhnya bagi kehidupan. Seperti kejahatanpun semakin banyak dan berkembang juga, ada sebutan atau istilah  kejahatan seks “Inses” yang kadang orang tidak tahu apa maksudnya namun terjadi disekitarnya.

Inses sejatinya adalah hubungan yang melibatkan seksualitas antara pihak-pihak yang berhubungan kekerabatan atau sedarah. Fenomena ini terjadi sejak beribu tahun yang lalu. Sejarah mencatat raja-raja Mesir kuno dan putra-putrinya kerap melakukan inses dengan motif meningkatkan kualitas penerus dan melanggengkan kekuasaan.

Namun, yang perlu ditekankan, inses yang melibatkan dua orang dewasa yang bersepakat—misalnya adik-kakak—adalah hal tabu, tapi tak ada pihak yang menjadi korban. 

Namun, lain halnya dengan inses yang melibatkan pemaksaan. Ia termasuk ke dalam ranah kejahatan seksual. Kejahatan inses ini kerap terjadi pada perempuan dan anak perempuan yang disertai pemaksaan, ancaman, serta kekerasan. Mulyana Kusumah dalam bukunya Kejahatan dan Penyimpangan memasukkan kejahatan inses ke dalam kategori seductive rape.

Dalam penelitiannya mengenai aspek yuridis dan kriminologi soal hubungan seksual sedarah yang dilakukan ayah kandung terhadap anak kandungnya, Dina menyebutkan beberapa faktor internal penyebab kejahatan seksual tersebut. Akar dari permasalahan ini, menurutnya, adalah adanya ketimpangan hubungan antaranggota keluarga, diikuti faktor ekonomi (kemiskinan).

Faktor lainnya adalah adanya gangguan psikologis dari pelaku inses. Gangguan psikologis ini dapat berupa hasrat seks terhadap anak-anak (pedofilia), juga hiperseks.

Sementara itu, menurut catatan KPAI, sepanjang tahun 2005-2010 terungkap beberapa kasus inses di Aceh dan Sumatera Utara. Pada 2009, beberapa kasus terungkap di Kecamatan Nisam, Aceh Utara: seorang anak diperkosa dan dibawa lari oleh abang iparnya. Di Sumatera Utara, juga ditemukan inses antara anak di bawah umur dengan ayahnya yang mengakibatkan si anak hamil. 

Jadi untuk para ibu lebih waspadalah terhadap anak gadisnya, lindungi dan sayangi mereka sebelum kejahatan terjadi.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

 Reza Rahardian : Indonesia Bukan Negara Islam
23 Agustus 2017, by Indah Nur Etika
Reza Rahardian, aktor kondang Indonesia yang pernah membintangi film Habibie & Ainun, memberikan pesan kepada Indonesia mengenai isu yang marak terjadi ...
Mengapa Rambut Kita Beruban?
20 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Saat Anda melihat ke cermin di pagi hari, Anda melihat takdir yang tak terelakkan telah datang: uban pertama Anda! Apakah Anda berusia 20-an atau usia 50-an, ...
5 Makanan Ini Dulunya Terkesan Murahan, Kini ...
15 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Berbeda jenis makanannya, berbeda pula harganya. Makanan yang mahal dipatok karena ada alasan yang melatarinya.   Namun, ternyata ada ...
Apakah Otak Besar Tandakan Bayi Cerdas pada Bayi Prematur?
20 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Penelitian baru menunjukkan tingkat pertumbuhan korteks serebral otak pada bayi yang lahir prematur dapat memprediksi seberapa baik mereka dapat berpikir, ...
Waspada Ratusan Hewan Kurban Tak Layak Potong di Depok
27 Agustus 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Menjelang hari Raya Idul Adha yang jatuh pada hari Jum’at, 1 September 2017, Dinas Kehutanan, Pertanian, Perkebunan dan Perikanan (DKPPP) ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
Hijab