Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Waspada Jika Kartu Kredit Digesek di Komputer Kasir

Waspada Jika Kartu Kredit Digesek di Komputer Kasir

6 September 2017 | Dibaca : 539x | Penulis : Alfi Wahyu Prasetyo

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengimbau masyarakat untuk tidak membiarkan penggesekan kartu kredit di komputer kasir, melainkan di Electronic Data Capture (EDC). Upaya itu demi meminimalisir pembocoran data nasabah yang belakangan  marak.

Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan, penggesekan di luar EDC tidak dipantau dan dijamin oleh perbankan. Oleh karenanya, hal itu sangat berbahaya bagi nasabah kartu kredit.

"Hanya (gesek) di EDC saja. Itu datanya langsung ke bank, dan ter-protect (proteksi) secara sistem. Kalau digesek di keyboard kasir itu, kami tidak tahu  ke mana data kartunya, dan bisa saja disalahgunakan," jelasnya dalam Media Training di Pantai Nipah, Lombok, Jumat (25/8).

Saat ini, sebagian besar pemegang kuasa data adalah melalui ijin dari Visa. Visa hanya menyarankan penggesekan kartu kredit di EDC, karena sudah terpantau dan terjamin keamanannya, Ujarnya.

"Switching company di Indonesia kan Visa. Kartu Visa itu seharusnya tidak boleh digesek di kasir selain EDC. Kalau di luar negeri, keyboard kasir memang online dengan bank. Berbeda di negara kita, masih terpisah. Hanya EDC saja," imbuhnya.

Tak hanya itu, Rohan juga menyarankan agar masyarakat berhati-hati dalam bertransaksi secara daring (online). Alasannya, banyak celah dan jebakan di dunia maya yang bisa membuat data nasabah diambil pihak tak bertanggungjawab.

"Sekarang kan marak jual-beli online. Lalu, banyak yang mendaftarkan nomor kartunya. Siapa yang mengatur keamanan transaksi itu? Belum ada kan? Maka sebaiknya lebih hati-hati," kata Rohan.

Direktur Retail Banking Bank Mandiri Tardi mengatakan, dalam hal pembocoran data nasabah tersebut, sebenarnya perusahaan dan masyarakat yang merugi. Ia mengaku, akan ada pembicaraan khusus di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Perhimpunan Bank Swasta Nasional (Perbanas).

"Soal pembocoran data nasabah, kami juga jadi korban. Kami akan susun ketentuan etika antara Himbara dan Perbanas. Kalau seperti kami kemarin dengan Traveloka, sudah kami uji dan ada perjanjian etika," jelasnya.

Sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menangkap pelaku penjualan data nasabah melalui internet berinisial C (27). Data tersebut dijual C secara paket, mulai dari Rp350 ribu hingga jutaan rupiah.

Untuk data 1.000 nasabah, misalnya, dia jual dengan harga Rp350 ribu. Sementara, data 100 ribu nasabah dijual senilai Rp1,1 juta.

Penangkapan C dilakukan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat terkait keresahan penawaran pembuatan kartu kredit atau asuransi melalui telepon. Padahal, pemilik nomor telepon tidak pernah memberikan nomornya kepada pihak-pihak itu.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Manfaat Buah Alpukat Untuk Kesehatan Rambut
1 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Dalam buah alpukat terdapat mengandung banyak gizi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Adapun gizi yang terdapat pada alpukat, misalnya kalori, protei, ...
Seragam Bernomor 10 AS Roma, Diluncurkan Menuju Luar Angkasa
3 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Seragam AS Roma bernomor punggung 10 diluncurkan ke luar angkasa pada Rabu, 2 Agustus 2017. Seperti diketahui, nomor punggung 10 AS Roma ...
Selain Miss V Lebih Kesat dan Legit, Ramuan Ini Ampuh untuk Mengharumkan Daerah Kewanitaan
18 Juli 2018, by Maman Soleman
Miss V yang menebarkan bau kurang sedap bisa sangat mengganggu kepercayaan diri seorang wanita. Resep berikut sebuah pilihan. Kalaupun seorang wanita ...
cisco
29 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Cisco, salah satu perusahaan kemanan ikut membahas serangan Ransomware Petya yang baru-baru ini menghebohkan dunia, dalam agenda konferensi Cisco ...
Siap Mengibarkan Bendera Merah Putih, Ini yang Ditargetkan Tontowi-Liliyana di ASEAN Games 2018
22 Januari 2018, by Zeal
Tampang - Sekian banyaknya prestasi yang  telah berhasil diraih oleh ganda campuran asal Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir nampaknya belum mampu ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview