Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Waspada Jika Kartu Kredit Digesek di Komputer Kasir

Waspada Jika Kartu Kredit Digesek di Komputer Kasir

6 September 2017 | Dibaca : 664x | Penulis : Alfi Wahyu Prasetyo

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengimbau masyarakat untuk tidak membiarkan penggesekan kartu kredit di komputer kasir, melainkan di Electronic Data Capture (EDC). Upaya itu demi meminimalisir pembocoran data nasabah yang belakangan  marak.

Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan, penggesekan di luar EDC tidak dipantau dan dijamin oleh perbankan. Oleh karenanya, hal itu sangat berbahaya bagi nasabah kartu kredit.

"Hanya (gesek) di EDC saja. Itu datanya langsung ke bank, dan ter-protect (proteksi) secara sistem. Kalau digesek di keyboard kasir itu, kami tidak tahu  ke mana data kartunya, dan bisa saja disalahgunakan," jelasnya dalam Media Training di Pantai Nipah, Lombok, Jumat (25/8).

Saat ini, sebagian besar pemegang kuasa data adalah melalui ijin dari Visa. Visa hanya menyarankan penggesekan kartu kredit di EDC, karena sudah terpantau dan terjamin keamanannya, Ujarnya.

"Switching company di Indonesia kan Visa. Kartu Visa itu seharusnya tidak boleh digesek di kasir selain EDC. Kalau di luar negeri, keyboard kasir memang online dengan bank. Berbeda di negara kita, masih terpisah. Hanya EDC saja," imbuhnya.

Tak hanya itu, Rohan juga menyarankan agar masyarakat berhati-hati dalam bertransaksi secara daring (online). Alasannya, banyak celah dan jebakan di dunia maya yang bisa membuat data nasabah diambil pihak tak bertanggungjawab.

"Sekarang kan marak jual-beli online. Lalu, banyak yang mendaftarkan nomor kartunya. Siapa yang mengatur keamanan transaksi itu? Belum ada kan? Maka sebaiknya lebih hati-hati," kata Rohan.

Direktur Retail Banking Bank Mandiri Tardi mengatakan, dalam hal pembocoran data nasabah tersebut, sebenarnya perusahaan dan masyarakat yang merugi. Ia mengaku, akan ada pembicaraan khusus di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Perhimpunan Bank Swasta Nasional (Perbanas).

"Soal pembocoran data nasabah, kami juga jadi korban. Kami akan susun ketentuan etika antara Himbara dan Perbanas. Kalau seperti kami kemarin dengan Traveloka, sudah kami uji dan ada perjanjian etika," jelasnya.

Sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menangkap pelaku penjualan data nasabah melalui internet berinisial C (27). Data tersebut dijual C secara paket, mulai dari Rp350 ribu hingga jutaan rupiah.

Untuk data 1.000 nasabah, misalnya, dia jual dengan harga Rp350 ribu. Sementara, data 100 ribu nasabah dijual senilai Rp1,1 juta.

Penangkapan C dilakukan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat terkait keresahan penawaran pembuatan kartu kredit atau asuransi melalui telepon. Padahal, pemilik nomor telepon tidak pernah memberikan nomornya kepada pihak-pihak itu.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Sedikitnya 16 Orang Tewas Dalam Kecelakaan Sebuah Pesawat Militer di Mississipi
13 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Sebuah pesawat militer AS yang digunakan untuk pengisian bahan bakar jatuh di sebuah ladang kedelai di pedesaan Mississippi, menewaskan sedikitnya 16 orang di ...
Turnamen Sekolah Sepak Bola sebagai Ajang Pencarian Bibit Pesepak Bola Terbaik
21 November 2017, by Admin
  Tampang.com  - Untuk Membangkitkan semangat dan pengalaman bertanding Sekolah Sepak Bola (SSB) HU Hatta Soreang Kabupaten Bandung mengikuti ...
Semua Zat Psikoaktif Berbahaya Bagi Manusia, Yuk Jauhi!
6 Mei 2018, by Maman Soleman
Narkoba ibarat magnet yang sangat kuat. Begitu berdekatan akan langsung menempel bahkan ada yang sampai tak bisa melepaskan lagi. Padahal, pada dasarnya, ...
aldwin rahadian
21 Juni 2017, by Tonton Taufik
Tampang.com - Jakarta, Buni Yani menyatakan tentang keberadaannya di kasus pelanggaran UU ITE, di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, d Jalan ...
Cara Memilih Bedak yang Tepat untuk Wajah Cantik Alami
4 Januari 2018, by Maman Soleman
Kosmetik yang paling mendasar untuk kecantikan para wanita adalah bedak wajah. Hampir semua wanita menggunakan bedak setiap kali hendak bepergian keluar rumah. ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab