Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Wacana Pemindahan Ibu Kota Diduga Upaya untuk Menggembosi Anies-Sandi

Wacana Pemindahan Ibu Kota Diduga Upaya untuk Menggembosi Anies-Sandi

6 Juli 2017 | Dibaca : 6174x | Penulis : Zeal

Wacana pemindahan Ibu kota negara kembali mencuat, terlebih pasca terlaksananya pilgub DKI 2017 lalu. Menanggapi wacana pemindahan Ibu Kota Negara ini, Ketua DPD Partai Demokrat DKI, Santoso, menduga bahwa wacana ini sebagai salah satu upaya untuk menggembosi pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, dalam merealisasikan janji-janji politiknya.

Lebih lanjut menurut Santoso, upaya Anies-Sandi merealisasikan slogan 'Maju Kotanya, Bahagia Warganya' terancam berantakan dengan adanya rencana pemindahan Ibu Kota Negara, dari Jakarta ke Kalimantan.

"Income Jakarta otomatis akan tergerus apabila Ibu Kota Negara dipindahkan. Maka janji-janji Anies-Sandi untuk mensejahterakan warga Jakarta sulit dipenuhi selama lima tahun mendatang," kata Santoso di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Rabu (5/7/2017).

Santoso meyakini bahwa pemindahan Ibu Kota tidak akan dilakukan Pemerintah apabila pada Pilgub DKI 2017 lalu, pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat yang meraup suara terbanyak.

"Pemindahan ibukota seolah melawan suara rakyat. Saya yakin kalau Ahok menang, rencana pemindahan Ibu Kota tidak akan pernah ada," ujar Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta ini.

Disisi lain, Santoso berpendapat wacana pemindahan Ibu Kota akan mudah diwujudkan. Apalagi dalam kondisi ekonomi yang sedang tidak baik. Santoso mengatakan pemindahan Ibu Kota membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Berdasarkan hal tersebut, Santoso menilai wacana pemindahan Ibu Kota Negara harus dibahas matang-matang dengan berbagai pihak.

"Rasanya tidak gampang memindahkan Ibu Kota," ujar Santoso.

Perlu diketahui, sebelumnya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengaku telah membahas rencana detail pemindahan ibu kota ini bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana Negara, Senin (3/7/2017) lalu.

Dalam perbincangan terakhirnya dengan Presiden, Bambang mengatakan kajian pemindahan ibukota, termasuk skema pendanaan, akan rampung tahun ini.

"Maka tahun 2018 atau 2019 sudah mulai ada kegiatan terkait dengan pemindahan pusat administrasi pemerintahan," kata Bambang, di kantor Bappenas, Menteng, Jakarta Pusat.‎

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Sudah Banyak Laporan mengenai Sukmawati, Ini Respon Mabes Polri
4 April 2018, by Zeal
Tampang.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) angkat bicara mengenai pelaporan Sukmawati yang dilakukan oleh beberapa pihak. Polri menyampaikan bahwa ...
Prabowo
21 Juli 2017, by Gatot Swandito
Ada pengamat top markotop yang bilang kalau UU Pemilu direncanakan Jokowi untuk memunculkan capres tunggal. Tentunya, pikiran pengamat ini ngaco 100 %. ...
Fakta Kehebatan Anak Bangsa: BJ.Habibie yang Menginspirasi
7 Mei 2018, by oteli w
Fakta Kehebatan Anak Bangsa: BJ.Habibie yang Menginspirasi Siapa yang tidak mengenal BJ.Habibie? Duniapun mengenal beliau. B.J. Habibie merupakan seorang ...
SBY Mengaku Pertemuannya dengan Prabowo Ada Sinyal Kuat
25 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Seperti diketahui, dua Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melakukan pertemuan di ...
Foto Ini Bukti Kesepakatan Tertulis Kotor Antara Budi Gunawan-Lucas Enembe Hoax
20 September 2017, by Gatot Swandito
Hampir seminggu setelah berita menghebohkan tentang pertemuan antara Kepala BIN Budi Gunawan (BG)-Gubernur Papua Lucas Enembe-Kapolri Tito Karnavian dan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab