Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Utarakan Kemarahan Anda Ternyata Buat Kamu Lebih Bahagia

Utarakan Kemarahan Anda Ternyata Buat Kamu Lebih Bahagia

21 Agustus 2017 | Dibaca : 755x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Orang paling bahagia ternyata bukanlah orang yang tak pernah menunjukkan kemarahannya. Ungkapan ini adalah hasil dari temuan terbaru peneliti.

Menurut tim peneliti ini, kebahagiaan bukan hanya sekedar merasa senang sepanjang waktu. Kebahagiaan adalah mengenai merasakan emosi lainnya, seperti kecewa atau marah. Kecewa atau merah juga ternyata sama berharganya bagi kesehatan mental.

Dalam beberapa budaya, memang ada banyak yang menekankan untuk merasa baik sepanjang waktu. Namun, bagi beberapa orang, dengan memendam perasaan marah atau frustasi tersebut, dapat menjadi "bom waktu" dan menciptakan rasa tidak menyenangkan dalam waktu yang lama.

Memendam rasa marah berbeda dengan tidak pernah marah. Karena beberapa orang memang hanya tidak mampu marah.

Hasil studi ini didapat dari peneliti Maya Tamir PhD dan rekan-rekannya di Hebrew University of Jerusalem, dengan melakukan wawancara dengan 2.324 mahasiswa di delapan negara, termasuk Amerika Serikat.

Para peserta disurvei tentang perasaan yang mereka alami dalam kehidupan sehari-hari, serta perasaan apa yang paling ingin mereka tunjukkan. Peserta juga menjawab pertanyaan tentang gejala depresi dan kepuasan hidup.

Temuan yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Psychology tersebut mengungkapkan sebagian besar peserta berharap untuk bisa menunjukkan emosi yang lebih menyenangkan dalam hidup mereka.

Tetapi terlepas dari jenis emosi yang paling ingin ditunjukkan dan terlepas dari negara atau budaya, peserta yang menunjukkan emosi paling sesuai dengan kondisi emosi yang mereka alami, melaporkan kepuasan hidup lebih besar dan lebih sedikit gejala depresi.

Walau begitu, penelitian ini menekankan bahwa bukan berarti Anda bebas menjadi orang yang pemarah bagi orang lain, seperti mengutarakan kata-kata buruk yang menyakiti hati orang lain.

Semisal, saat Anda merasa kesal, Anda boleh berbicara dengan nada kesal, namun jika ternyata kekesalan itu sudah berlalu, tidak perlu dibuat-buat. Sebab untuk bisa menjadi kunci kebahagiaan, tujuan dari kemarahan adalah untuk “mengingatkan”, bukannya memuaskan emosi, kata Tamir.

"Apa yang ditunjukkan oleh penelitian ini adalah bahwa orang yang lebih bahagia adalah mereka yang menjalani emosi secara alami dan positif. Saat marah disalurkan dengan baik, maka pemulihannya akan menjadi lebih cepat, tak ada dendam, tak ada penyesalan, dan itu menyehatkan mental, yang akhirnya membuat hidup lebih bahagia secara keseluruhan," kata Tamir.

Selanjutnya, penelitian masa depan diperlukan untuk melihat apakah jenis emosi tidak menyenangkan lainnya, seperti rasa bersalah, ketakutan, kesedihan, atau rasa malu, juga merupakan bagian penting dari pengalaman hidup, kata Tamir.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Hubungan dan Reproduksi Terganggu akibat Alergi Sperma
27 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Alergi merupakan suatu penyakit yang datangnya karena terjadi suatu hal kesalahan  yang sering dilakukan oleh seseorang tanpa sengaja. Namun ...
kolesterol baik
15 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Jika mendengar kolesterol, kita sering berpandangan bahwa hal ini adalah berbahaya. Padahal, kolesterol memiliki manfaat bagi tubuh kita. ...
foto..liputan 6
6 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Berhati-hati dalam menyeberang jalan sudah ditanamkan orang tua kepada anak-anaknya agar tidak menimbulkan masalah, namun kalau yang menyeberang ...
Orangtua Sering Gagal Memberikan Instruksi Pengasuh Bayi untuk Keadaan Darurat
21 Desember 2017, by Slesta
Dihadapkan pada jadwal liburan yang padat, orang tua sering meminta keluarga dan teman untuk masuk dan mengasuh anak-anak mereka. Tetapi banyak orang tua gagal ...
Chiyo Miyako, Orang Tertua di Dunia, Meninggal Pada 117
28 Juli 2018, by Slesta
Chiyo Miyako, orang tertua di dunia, meninggal di Jepang minggu ini pada usia 117, hanya beberapa hari setelah Guinness World Records menyertifikasi ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab