Tutup Iklan
glowhite
  
login Register
Utarakan Kemarahan Anda Ternyata Buat Kamu Lebih Bahagia

Utarakan Kemarahan Anda Ternyata Buat Kamu Lebih Bahagia

21 Agustus 2017 | Dibaca : 387x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Orang paling bahagia ternyata bukanlah orang yang tak pernah menunjukkan kemarahannya. Ungkapan ini adalah hasil dari temuan terbaru peneliti.

Menurut tim peneliti ini, kebahagiaan bukan hanya sekedar merasa senang sepanjang waktu. Kebahagiaan adalah mengenai merasakan emosi lainnya, seperti kecewa atau marah. Kecewa atau merah juga ternyata sama berharganya bagi kesehatan mental.

Dalam beberapa budaya, memang ada banyak yang menekankan untuk merasa baik sepanjang waktu. Namun, bagi beberapa orang, dengan memendam perasaan marah atau frustasi tersebut, dapat menjadi "bom waktu" dan menciptakan rasa tidak menyenangkan dalam waktu yang lama.

Memendam rasa marah berbeda dengan tidak pernah marah. Karena beberapa orang memang hanya tidak mampu marah.

Hasil studi ini didapat dari peneliti Maya Tamir PhD dan rekan-rekannya di Hebrew University of Jerusalem, dengan melakukan wawancara dengan 2.324 mahasiswa di delapan negara, termasuk Amerika Serikat.

Para peserta disurvei tentang perasaan yang mereka alami dalam kehidupan sehari-hari, serta perasaan apa yang paling ingin mereka tunjukkan. Peserta juga menjawab pertanyaan tentang gejala depresi dan kepuasan hidup.

Temuan yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Psychology tersebut mengungkapkan sebagian besar peserta berharap untuk bisa menunjukkan emosi yang lebih menyenangkan dalam hidup mereka.

Tetapi terlepas dari jenis emosi yang paling ingin ditunjukkan dan terlepas dari negara atau budaya, peserta yang menunjukkan emosi paling sesuai dengan kondisi emosi yang mereka alami, melaporkan kepuasan hidup lebih besar dan lebih sedikit gejala depresi.

Walau begitu, penelitian ini menekankan bahwa bukan berarti Anda bebas menjadi orang yang pemarah bagi orang lain, seperti mengutarakan kata-kata buruk yang menyakiti hati orang lain.

Semisal, saat Anda merasa kesal, Anda boleh berbicara dengan nada kesal, namun jika ternyata kekesalan itu sudah berlalu, tidak perlu dibuat-buat. Sebab untuk bisa menjadi kunci kebahagiaan, tujuan dari kemarahan adalah untuk “mengingatkan”, bukannya memuaskan emosi, kata Tamir.

"Apa yang ditunjukkan oleh penelitian ini adalah bahwa orang yang lebih bahagia adalah mereka yang menjalani emosi secara alami dan positif. Saat marah disalurkan dengan baik, maka pemulihannya akan menjadi lebih cepat, tak ada dendam, tak ada penyesalan, dan itu menyehatkan mental, yang akhirnya membuat hidup lebih bahagia secara keseluruhan," kata Tamir.

Selanjutnya, penelitian masa depan diperlukan untuk melihat apakah jenis emosi tidak menyenangkan lainnya, seperti rasa bersalah, ketakutan, kesedihan, atau rasa malu, juga merupakan bagian penting dari pengalaman hidup, kata Tamir.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Inilah 5 Makna Jenis Pelukan, Apakah Anda Pernah Mendapatkannya?
17 Oktober 2017, by Slesta
Tampang.com – Pelukan merupakan salah satu ekspresi dari seseorang yang diberikan kepada pasangan, orangtua, sahabat dll. Rupanya, pelukan itu sendiir ...
bumi resources
20 Juli 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Salah satu anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yakni PT Kaltim Prima Coal (KPC) ditetapkan sebagai korporasi penyumbang devisa ekspor terbaik versi Bank ...
Ridwan Kamil Unggah Foto Masa Kecil, Mirip Siapa Ya?
11 November 2017, by Rachmiamy
Sebuah foto memang bisa menceritakan banyak hal. Apalagi jika melihat foto kita di masa lalu. Tentu hal tersebut akan membawa kita kepada kenangan masa lalu ...
Kesenjangan Sosial Pengaruhi Otak Remaja?
24 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Remaja perempuan yang tinggal di lingkungan dengan kesenjangan gaji dan rumah tangga berpendapatan rendah mengubah pematangan otak mereka yang dapat ...
Amien Rais Apresiasi Penulis Buku Dugaan Korupsi Ahok
24 Mei 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Tokoh reformasi Amien Rais memuji upaya yang dilakukan direktur eksekutif Indonesian Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara dalam meluncurkan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab