Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Tiga Orang Amerika yang Ditahan di Korea Utara Dipindahkan ke Hotel, Ini kata Aktivis!

Tiga Orang Amerika yang Ditahan di Korea Utara Dipindahkan ke Hotel, Ini kata Aktivis!

1 Mei 2018 | Dibaca : 190x | Penulis : Slesta

Tiga warga negara AS lainnya yang ditahan di Korea Utara telah dipindahkan dari kamp kerja paksa di negara itu ke lokasi yang dirahasiakan di Pyongyang, menurut seorang aktivis Korea Selatan pada hari Selasa.

Choi Sung-ryong, perwakilan dari Family Assembly kelompok yang Diculik ke Korea Utara, mengatakan Kim Dong Chul, Kim Sang Duk, juga dikenal sebagai Tony Kim, dan Kim Hak-song telah dipindahkan dari lembaga pemasyarakatan, surat kabar Korea Selatan Donga Ilbo melaporkan.

Laporan itu muncul setelah Menteri Luar Negeri AS yang baru diangkat, Mike Pompeo, kemudian direktur CIA, secara pribadi bertemu dengan Kim Jong Un di Pyongyang.

Selama kunjungan itu, Pompeo mengangkat masalah tahanan AS.

Choi mengatakan dia mengkonfirmasi berita tentang transfer dengan sumber di Korea Utara.

Aktivis di Korea Selatan seperti Choi dapat mengakses informasi dari Utara melalui jaringan para pembangkang yang secara diam-diam bekerja di negara itu dan di sepanjang perbatasan China-Korea Utara.

"Hari ini saya berbicara dengan seorang sumber di Korea Utara melalui telepon," kata Choi Selasa. "Kantor atasan Korea Utara pada awal April memerintahkan pembebasan Kim Dong Chul, Kim Sang Duk, dan Kim Hak-song, dan sejak itu mereka telah pulih di sebuah hotel di luar Pyongyang, di mana mereka juga dididik."

Choi juga mengatakan mereka berada dalam program di mana mereka terlibat dalam "pariwisata" Korea Utara.

Choi mengatakan ia sadar Amerika Serikat dan Korea Utara sedang bernegosiasi untuk pembebasan para tahanan.

Kim Hak-song dan Kim Sang Duk bekerja di Universitas Sains dan Teknologi Pyongyang. Kim Dong Chul, presiden perusahaan yang terlibat dalam perdagangan internasional dan layanan hotel, dijatuhi hukuman 10 tahun atas tuduhan spionase.

Analis Korea Selatan, Shin Beom-chul, mengatakan Korut kemungkinan mempersiapkan para tahanan untuk dibebaskan setelah pertemuan puncak antara Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump, EDaily melaporkan Selasa.

Korut kemungkinan akan menuntut pencabutan sanksi sebagai balasannya, kata Shin.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Benarkah Gatot Nurmantyo tidak Berdampak pada Prabowo?
3 April 2018, by Gatot Swandito
Menurut pengamat politik dari Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), Djayadi Hanan, Gatot Nurmantyo tidak akan mampu mengerek elektabilitas Prabowo ...
Konsumsi Berlebih Daging Kambing? Lakukan Tips Ini untuk Kesehatan Anda!
5 September 2017, by Zeal
tampang - Idul Adha pasti tidak lepas dari menu makanan daging kambing. Daging kambing menjadi menu favorit di Idul Adha. Tapi daging kambing punya efek ...
Tebing Hawu Padalarang Bandung Miliki Lengkungan Alami yang Langka dan Indah
29 Juli 2018, by Maman Soleman
Hawu merupakan tebing yang berada di balik tebing Citatah 125 yang juga biasa disebut dengan Gunung Kapur Singgalang di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung ...
Justin Bieber akan Ikut dalam Konser Amal Ariana Grande
2 Juni 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Pasca ledakan yang terjadi 22 Mei 2017 di Manchester sesaat setelah Ariana Grande menyelesaikan konsernya, ia mengaku cukup terpukul atas insiden ...
Fahri Hamzah Yakin Jokowi Tidak Akan Dapat Tiket Calon Presiden 2019
24 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Anggota DPR Fahri Hamzah meyakini Joko Widodo tidak akan mendapatkan tiket menjadi calon presiden pada pemilu 2019. Dia menilai peta politik 2019 akan ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite