Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Tiga Orang Amerika yang Ditahan di Korea Utara Dipindahkan ke Hotel, Ini kata Aktivis!

Tiga Orang Amerika yang Ditahan di Korea Utara Dipindahkan ke Hotel, Ini kata Aktivis!

1 Mei 2018 | Dibaca : 489x | Penulis : Slesta

Tiga warga negara AS lainnya yang ditahan di Korea Utara telah dipindahkan dari kamp kerja paksa di negara itu ke lokasi yang dirahasiakan di Pyongyang, menurut seorang aktivis Korea Selatan pada hari Selasa.

Choi Sung-ryong, perwakilan dari Family Assembly kelompok yang Diculik ke Korea Utara, mengatakan Kim Dong Chul, Kim Sang Duk, juga dikenal sebagai Tony Kim, dan Kim Hak-song telah dipindahkan dari lembaga pemasyarakatan, surat kabar Korea Selatan Donga Ilbo melaporkan.

Laporan itu muncul setelah Menteri Luar Negeri AS yang baru diangkat, Mike Pompeo, kemudian direktur CIA, secara pribadi bertemu dengan Kim Jong Un di Pyongyang.

Selama kunjungan itu, Pompeo mengangkat masalah tahanan AS.

Choi mengatakan dia mengkonfirmasi berita tentang transfer dengan sumber di Korea Utara.

Aktivis di Korea Selatan seperti Choi dapat mengakses informasi dari Utara melalui jaringan para pembangkang yang secara diam-diam bekerja di negara itu dan di sepanjang perbatasan China-Korea Utara.

"Hari ini saya berbicara dengan seorang sumber di Korea Utara melalui telepon," kata Choi Selasa. "Kantor atasan Korea Utara pada awal April memerintahkan pembebasan Kim Dong Chul, Kim Sang Duk, dan Kim Hak-song, dan sejak itu mereka telah pulih di sebuah hotel di luar Pyongyang, di mana mereka juga dididik."

Choi juga mengatakan mereka berada dalam program di mana mereka terlibat dalam "pariwisata" Korea Utara.

Choi mengatakan ia sadar Amerika Serikat dan Korea Utara sedang bernegosiasi untuk pembebasan para tahanan.

Kim Hak-song dan Kim Sang Duk bekerja di Universitas Sains dan Teknologi Pyongyang. Kim Dong Chul, presiden perusahaan yang terlibat dalam perdagangan internasional dan layanan hotel, dijatuhi hukuman 10 tahun atas tuduhan spionase.

Analis Korea Selatan, Shin Beom-chul, mengatakan Korut kemungkinan mempersiapkan para tahanan untuk dibebaskan setelah pertemuan puncak antara Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump, EDaily melaporkan Selasa.

Korut kemungkinan akan menuntut pencabutan sanksi sebagai balasannya, kata Shin.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

AS Menawarkan Dana untuk Pengembangan Energi Laut
2 Mei 2018, by Slesta
Lebih dari $ 20 juta dapat tersedia untuk membantu membuat teknologi energi kelautan lebih murah untuk dikembangkan dan lebih cepat untuk digunakan, kata ...
Cegah Penuaan Dini dengan Lakukan Perawatan Simpel di Rumah
6 Juli 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Merawat kulit agar tetap sehat menjadi suatu keharusan yang dilakukan setiap orang terutama wanita. Banyak cara untuk merawat kulit agar tetap ...
partai komunis indonesia
18 September 2017, by Tonton Taufik
Tgl 31 Oktober 1948 : Muso di Eksekusi di Desa Niten Kecamatan Sumorejo Kabupaten Ponorogo. Sedang MH.Lukman dan Nyoto pergi ke Pengasingan di Republik ...
Hasil Penelitian: Radiasi Smartphone Ternyata Tak Bahayakan Otak
15 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Beberapa tahun belakangan, tersiar kabar bahwa radiasi pada smartphone dapat membahayakan otak kita. Tentunya hal ini menjadi suatu hal yang ...
j kristiadi
18 Agustus 2017, by Gatot Swandito
J Kristiadi mengaku sudah mencium bau “kemenyan” kemenangan Jokowi pada Pilpres 2019. "Bau kemenyan kemenangan Jokowi sudah ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview