Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
Tiga Orang Amerika yang Ditahan di Korea Utara Dipindahkan ke Hotel, Ini kata Aktivis!

Tiga Orang Amerika yang Ditahan di Korea Utara Dipindahkan ke Hotel, Ini kata Aktivis!

1 Mei 2018 | Dibaca : 154x | Penulis : Slesta

Tiga warga negara AS lainnya yang ditahan di Korea Utara telah dipindahkan dari kamp kerja paksa di negara itu ke lokasi yang dirahasiakan di Pyongyang, menurut seorang aktivis Korea Selatan pada hari Selasa.

Choi Sung-ryong, perwakilan dari Family Assembly kelompok yang Diculik ke Korea Utara, mengatakan Kim Dong Chul, Kim Sang Duk, juga dikenal sebagai Tony Kim, dan Kim Hak-song telah dipindahkan dari lembaga pemasyarakatan, surat kabar Korea Selatan Donga Ilbo melaporkan.

Laporan itu muncul setelah Menteri Luar Negeri AS yang baru diangkat, Mike Pompeo, kemudian direktur CIA, secara pribadi bertemu dengan Kim Jong Un di Pyongyang.

Selama kunjungan itu, Pompeo mengangkat masalah tahanan AS.

Choi mengatakan dia mengkonfirmasi berita tentang transfer dengan sumber di Korea Utara.

Aktivis di Korea Selatan seperti Choi dapat mengakses informasi dari Utara melalui jaringan para pembangkang yang secara diam-diam bekerja di negara itu dan di sepanjang perbatasan China-Korea Utara.

"Hari ini saya berbicara dengan seorang sumber di Korea Utara melalui telepon," kata Choi Selasa. "Kantor atasan Korea Utara pada awal April memerintahkan pembebasan Kim Dong Chul, Kim Sang Duk, dan Kim Hak-song, dan sejak itu mereka telah pulih di sebuah hotel di luar Pyongyang, di mana mereka juga dididik."

Choi juga mengatakan mereka berada dalam program di mana mereka terlibat dalam "pariwisata" Korea Utara.

Choi mengatakan ia sadar Amerika Serikat dan Korea Utara sedang bernegosiasi untuk pembebasan para tahanan.

Kim Hak-song dan Kim Sang Duk bekerja di Universitas Sains dan Teknologi Pyongyang. Kim Dong Chul, presiden perusahaan yang terlibat dalam perdagangan internasional dan layanan hotel, dijatuhi hukuman 10 tahun atas tuduhan spionase.

Analis Korea Selatan, Shin Beom-chul, mengatakan Korut kemungkinan mempersiapkan para tahanan untuk dibebaskan setelah pertemuan puncak antara Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump, EDaily melaporkan Selasa.

Korut kemungkinan akan menuntut pencabutan sanksi sebagai balasannya, kata Shin.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Warga Bengkulu Panik ‘Digoyang’ Gempa 6,6 SR
14 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Tampang.com - Minggu 13 Agustus 2017, pukul 10.08 WIB, warga Bengkulu  dikejutkan dengan adanya gempa yang terjadi di laut Bengkulu dan tercatata memiliki ...
AS berhasil menguji sistem anti-rudal Thaad di Pasifik
12 Juli 2017, by Slesta
Militer AS mengatakan bahwa sistem pertahanan rudal Thaad yang kontroversial berhasil melesakkan target selama tes di atas Samudra Pasifik. Thaad, atau ...
14 Manfaat Coklat Bagi Kesehatan
31 Maret 2018, by oteli w
Sering kita tidak menyadari akan sejumlah makanan bergizi di sekeliling kita seperti yang bisa kita temui di dalam coklat. Coklat sering diidentikkan sebagai ...
Polisi Ringkus Pelaku Penghina Nabi Muhammad SAW
26 April 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Divisi Cyber Crime Polda Jatim bekerja sama dengan satuan reserse kriminal Polres Mojokerto  berhasil meringkus seorang pria pelaku penghina ...
Hati-Hati! 5 Alasan Aneh Ini Bisa Buat Kamu Gagal Nikah
31 Januari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika kedua orang memutuskan untuk menikah, tentunya tak hanya kedua pihak yang andil dalam hal ini. Ada pihak keluarga yang harus terlibat di ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab