Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Tiga Orang Amerika yang Ditahan di Korea Utara Dipindahkan ke Hotel, Ini kata Aktivis!

Tiga Orang Amerika yang Ditahan di Korea Utara Dipindahkan ke Hotel, Ini kata Aktivis!

1 Mei 2018 | Dibaca : 230x | Penulis : Slesta

Tiga warga negara AS lainnya yang ditahan di Korea Utara telah dipindahkan dari kamp kerja paksa di negara itu ke lokasi yang dirahasiakan di Pyongyang, menurut seorang aktivis Korea Selatan pada hari Selasa.

Choi Sung-ryong, perwakilan dari Family Assembly kelompok yang Diculik ke Korea Utara, mengatakan Kim Dong Chul, Kim Sang Duk, juga dikenal sebagai Tony Kim, dan Kim Hak-song telah dipindahkan dari lembaga pemasyarakatan, surat kabar Korea Selatan Donga Ilbo melaporkan.

Laporan itu muncul setelah Menteri Luar Negeri AS yang baru diangkat, Mike Pompeo, kemudian direktur CIA, secara pribadi bertemu dengan Kim Jong Un di Pyongyang.

Selama kunjungan itu, Pompeo mengangkat masalah tahanan AS.

Choi mengatakan dia mengkonfirmasi berita tentang transfer dengan sumber di Korea Utara.

Aktivis di Korea Selatan seperti Choi dapat mengakses informasi dari Utara melalui jaringan para pembangkang yang secara diam-diam bekerja di negara itu dan di sepanjang perbatasan China-Korea Utara.

"Hari ini saya berbicara dengan seorang sumber di Korea Utara melalui telepon," kata Choi Selasa. "Kantor atasan Korea Utara pada awal April memerintahkan pembebasan Kim Dong Chul, Kim Sang Duk, dan Kim Hak-song, dan sejak itu mereka telah pulih di sebuah hotel di luar Pyongyang, di mana mereka juga dididik."

Choi juga mengatakan mereka berada dalam program di mana mereka terlibat dalam "pariwisata" Korea Utara.

Choi mengatakan ia sadar Amerika Serikat dan Korea Utara sedang bernegosiasi untuk pembebasan para tahanan.

Kim Hak-song dan Kim Sang Duk bekerja di Universitas Sains dan Teknologi Pyongyang. Kim Dong Chul, presiden perusahaan yang terlibat dalam perdagangan internasional dan layanan hotel, dijatuhi hukuman 10 tahun atas tuduhan spionase.

Analis Korea Selatan, Shin Beom-chul, mengatakan Korut kemungkinan mempersiapkan para tahanan untuk dibebaskan setelah pertemuan puncak antara Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump, EDaily melaporkan Selasa.

Korut kemungkinan akan menuntut pencabutan sanksi sebagai balasannya, kata Shin.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Saat Geledah Rumah Arseto, Polisi Menemukan Alat Isap Narkoba dan Airsoft Gun
30 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Sepertu diketahui sebelumnya, Arseto Suryoadji Pariadji dilaporkan atas dua kasus berkaitan dengan dugaan ujaran kebencian. Pada laporan pertama, Arseto ...
Trik Membuat Kue Agar Hasilnya Sempurna dan Tidak Bantat
17 September 2017, by Retno Indriyani
Membuat kue perlu dilakukan dengan teknik yang benar agar hasilnya sempurna. Teknik yang tepat akan menghasilkan kue yang mengembang dan tidak bantat. Masalah ...
Heboh Partai Setan dan Partai Allah Versi Amin Rais
16 April 2018, by oteli w
Heboh Partai Setan dan Partai Allah Versi Amin Rais Pernyataan Amin Rais yang merupakan Ketua Penasihat Persaudaraan Alumni 212 usai mengikuti Gerakan ...
Diet Ubi Sangat Dianjurkan, Inilah 4 Alasannya
10 Februari 2018, by Slesta
Tampang.com – Setiap wanita tentunya ingin memiliki badan yang sangat bagus  bukan? Tidak jarang setiap wanita melakukan diet ketat untuk ...
Anggota/Pengurus  Partai Politik Tidak Deperkenankan Menjadi Calon Dewan Pimpinan Daerah (DPD) 2019
23 Juli 2018, by oteli w
Anggota/Pengurus  Partai Politik Tidak Deperkenankan Menjadi Calon Dewan Pimpinan Daerah (DPD) 2019 Sebelumnya, Hafidz mengajukan uji materi ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite