Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Tiga Orang Amerika yang Ditahan di Korea Utara Dipindahkan ke Hotel, Ini kata Aktivis!

Tiga Orang Amerika yang Ditahan di Korea Utara Dipindahkan ke Hotel, Ini kata Aktivis!

1 Mei 2018 | Dibaca : 394x | Penulis : Slesta

Tiga warga negara AS lainnya yang ditahan di Korea Utara telah dipindahkan dari kamp kerja paksa di negara itu ke lokasi yang dirahasiakan di Pyongyang, menurut seorang aktivis Korea Selatan pada hari Selasa.

Choi Sung-ryong, perwakilan dari Family Assembly kelompok yang Diculik ke Korea Utara, mengatakan Kim Dong Chul, Kim Sang Duk, juga dikenal sebagai Tony Kim, dan Kim Hak-song telah dipindahkan dari lembaga pemasyarakatan, surat kabar Korea Selatan Donga Ilbo melaporkan.

Laporan itu muncul setelah Menteri Luar Negeri AS yang baru diangkat, Mike Pompeo, kemudian direktur CIA, secara pribadi bertemu dengan Kim Jong Un di Pyongyang.

Selama kunjungan itu, Pompeo mengangkat masalah tahanan AS.

Choi mengatakan dia mengkonfirmasi berita tentang transfer dengan sumber di Korea Utara.

Aktivis di Korea Selatan seperti Choi dapat mengakses informasi dari Utara melalui jaringan para pembangkang yang secara diam-diam bekerja di negara itu dan di sepanjang perbatasan China-Korea Utara.

"Hari ini saya berbicara dengan seorang sumber di Korea Utara melalui telepon," kata Choi Selasa. "Kantor atasan Korea Utara pada awal April memerintahkan pembebasan Kim Dong Chul, Kim Sang Duk, dan Kim Hak-song, dan sejak itu mereka telah pulih di sebuah hotel di luar Pyongyang, di mana mereka juga dididik."

Choi juga mengatakan mereka berada dalam program di mana mereka terlibat dalam "pariwisata" Korea Utara.

Choi mengatakan ia sadar Amerika Serikat dan Korea Utara sedang bernegosiasi untuk pembebasan para tahanan.

Kim Hak-song dan Kim Sang Duk bekerja di Universitas Sains dan Teknologi Pyongyang. Kim Dong Chul, presiden perusahaan yang terlibat dalam perdagangan internasional dan layanan hotel, dijatuhi hukuman 10 tahun atas tuduhan spionase.

Analis Korea Selatan, Shin Beom-chul, mengatakan Korut kemungkinan mempersiapkan para tahanan untuk dibebaskan setelah pertemuan puncak antara Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump, EDaily melaporkan Selasa.

Korut kemungkinan akan menuntut pencabutan sanksi sebagai balasannya, kata Shin.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Rutan Cipinang Jadi Hotel Prodeo Ahok
9 Mei 2017, by Retno Indriyani
Setelah melalui berbagai proses persidangan akhirnya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis bersalah kepada Basuki Tjahaja Purnama ...
MIUI 9 Resmi Diluncurkan, Berikut Fitur Keren Yang Dihadirkan
30 Juli 2017, by Zeal
Setelah dinanti-nanti oleh banyak orang, akhirnya Xiaomi telah resmi meluncurkan MIUI 9. Kutom Rom berbasis Android Nougat ini menghadirkan berbagai kelebihan, ...
Inilah 2 Tantangan Industri Sawit Nasional
10 April 2018, by Slesta
Tampang.com – Saat ini, pemerintah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan perekonomian bangsa Indonesia. Salah satu yang sedang ditingkatkan adalah ...
3 Tewas Dalam Kecelakaan Pesawat yang Menyebabkan Api di California
14 Mei 2018, by Slesta
Tiga orang di San Diego County ditemukan tewas dalam kecelakaan pesawat Minggu yang menurut pihak berwenang adalah penyebab kebakaran kuas. Kecelakaan itu ...
Masalah Tidak Selamanya  Menjadi Malapetaka Dalam Hidup Anda
14 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Manusia tidak pernah lepas dari masalah. Setiap orang pasti pernah bahkan sering mengalami masalah dalam hidupnya. Setipa orang memiliki masalah yang berbeda ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab